Bupati Lombok Tengah Temui Pimpinan GO, Bimbel Calon Dokter Jalur Tahfiz

Selasa, 16 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM, Lombok Tengah – Bupati Lombok Tengah tidak main main memperjuangkan para Tahfiz menjadi Calon Dokter. Buktinya Bupati menyiapkan bimbingan belajar selama kurang lebih dua bulan kepada Calon Dokter tersebut. Untuk itu Bupati bersama Kadis Pendidikan, Direktur Rumah Sakit, Direktur PDAM dan sejumlah pengurus Yayasan Yatim Tersenyum bertemu pimpinan Ganesha Operation di Mataram Senin siang.

Bupati Lombok Tengah H.L.Pathul Bahri mengatakan para penghafal Alquran harus diberikan tempat yany istimewa oleh pemerintah daerah. Mereka adalah anak anak pengagum Alquran. Disamping itu anak anak Tahfiz tersebut memiliki kecerdasan diatas rata rata meskipun demikian dirinya tetap menganggap bimbingan belajar itu penting dalam rangka menghadapi seleksi terkahir nanti di Unram. “Mereka harus dibimbel, sebagai gambaran umum mengenai soal soal yang keluar nanti saat seleksi termasuk menambah wawasan mereka” kata Bupati.
Bupati menegaskan untuk biaya bimbingan belajar 15 orang Calon Dokter jalur Tahfiz tersebut ditanggung Yayasan Peduli Yatim Tersenyum. “Tidak ada biaya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) melainkan dari Yayasan dan sumbangan ASN” kata Bupati.

BACA JUGA :  LSM di NTB Ini, Apresiasi Kapolres Lombok Tengah Karena Hal Ini

Sebelumnya seluruh calon penerima beasiswa jalur Tahfiz tersebut telah melalui serangkaian tes, mulai dari tes tulis, tes hafalan hingga visitasi sosial ekonomi ke masing masing rumah peserta. Mereka akan diseleksi kembali dan menjadi penentu nanti pada tes akademik di Universitas Mataram. Dari 15 orang yang dinyatakan lolos dan ikut Bimbel akan disaring kembali menjadi 10 orang. Untuk itu Bupati Bupati Lombok Tengah yang dikabarkan bakal maju menjadi NTB satu itu meminta kepada seluruh peserta bimbel untuk serius mengikuti bimbingan belajar tersebut hingga tuntas. “Kami hanya fasilitasi, soal lolos tidaknya itu sangat tergantung dari hasil seleksi di Universitas Mataram Fakultas Kedokteran, untuk itu harus tekun mengikuti Bimbel untuk membantu peserta menjawab soal soal nanti” jelasnya.

BACA JUGA :  Hari ke 11 Pencarian dr. Wisnu, Dit Polairud Gunakan Remotely Operated Vehicle (ROV)

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA :  Bupati dan Wakil Bupati Loteng Resmikan Infrastruktur di Hari Bhakti PU Ke-78

Berita Terkait

Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda
Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan
KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan
Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat
Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing
Pengurus KDKMP Bingung! Kunci Gerai Dibawa Babinsa
Informasi Dugaan Penculikan Anak di Desa Batunyala Lombok Tengah HOAX
Vonis Korupsi PPJ Lombok Tengah, Deklarasi NTB Sebut Pola Korupsi Diduga Masih Berlanjut hingga 2026
Berita ini 23 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:10 WIB

Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:33 WIB

KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:02 WIB

Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:41 WIB

Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:36 WIB

Pengurus KDKMP Bingung! Kunci Gerai Dibawa Babinsa

Jumat, 8 Mei 2026 - 05:08 WIB

Informasi Dugaan Penculikan Anak di Desa Batunyala Lombok Tengah HOAX

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:16 WIB

Vonis Korupsi PPJ Lombok Tengah, Deklarasi NTB Sebut Pola Korupsi Diduga Masih Berlanjut hingga 2026

BERITA TERBARU