Bupati Lombok Tengah, Dukung APH Usut FEC

- Wartawan

Jumat, 8 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COMN- Bupati Lombok Tengah, H. L. Pathul Bahri, S.IP., M.AP., dengan tegas mendukung upaya penegak hukum dalam mengungkap kasus bisnis Feature E-commerce (FEC) yang melibatkan namanya.

Bupati menegaskan bahwa namanya dicatut dalam kasus tersebut tanpa persetujuannya.

“Meskipun pernah diundang untuk menghadiri acara launching kantor FEC, saya tidak hadir,”kata Bupati, Jumat 8 September 2023 di temui di Kantornya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA :  Lanal Bintan Laksanakan Penataran Kemampuan Potensi Maritim TA 2023 Yang Diselenggarakan Oleh Spotmaral

Bahkan lebih lanjut, Bupati menyatakan bahwa ia merasa terkejut saat mengetahui adanya karangan bunga yang dikirim atas namanya, meskipun pihaknya tidak pernah memesan karangan bunga tersebut.

Bupati meminta penegak hukum untuk segera menyelesaikan persoalan ini, mengingat banyaknya korban yang terlibat dalam kasus ini.

Ia menegaskan bahwa meskipun pernah memberikan izin untuk pengambilan foto dirinya oleh pebisnis FEC di kantornya, itu hanyalah permintaan lumrah yang diizinkannya sebagai seorang bupati. Namun itu tidak ada kaitan dengan dirinya terlibat dalam bisnis FEC.

BACA JUGA :  5 Tersangka Ilegal Fishing Diamankan Polda NTB

Menurut Bupati, kedatangan sejumlah petinggi FEC menemui dirinya untuk menyampaikan keinginan menyewa Hotel Aerotel sebagai kantor, dirinya mempersilakan melalui mekanisme yang telah diatur. Akan tetapi mereka tidak melanjutkan proses penyewaan tersebut.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa sejak awal, ia memiliki keraguan terhadap keuntungan yang dijanjikan oleh FEC, yang menurutnya tidak masuk akal. Namun demikian ia tidak memiliki kewenangan untuk menuduh bisnis tersebut sebagai penipuan.

BACA JUGA :  Bertemu Capres Ganjar Pranowo, Pro GP Akan Bekerja Maksimal Menangkan Ganjar

Dalam kasus ini, Bupati sangat dirugikan oleh tindakan pihak FEC yang mencatut namanya tanpa izin untuk kepentingan mereka sendiri.

“Kasus FEC ini telah menciptakan polemik di Lombok Tengah, dan saya berharap agar penegak hukum dapat segera membawa kejelasan dalam kasus ini demi keadilan bagi para korban,”imbuh  Bupati.

Bupati juga berpesan kepada masyarakat agar lebih hati-hati dengan modus penipuan serupa. Bisa saja sekarang FEC hilang, nanti muncul lagi hal serupa tapi bungkusnya berbeda.

Berita Terkait

Polda NTB Sikat 376 Tersangka dalam Operasi Rinjani 2024
17 Kasus Berhasil Diungkap Polres Loteng Dalam Operasi Jaran Rinjani 2024
Tersangka Pelecehan di Sekotong Akhirnya Ditangkap Kepolisian
Pria Diduga Curi Kotak Amal Mushalla Diamankan Polsek Jonggat
Setelah 3 Orang Divonis, Kejari Loteng Kembali Tetapkan 1 Tersangka Dari Kasus Korupsi BLUD RSUD Praya
Diduga Curi Kotak Amal Masjid, Seorang Pria Diamankan Kepolisian
5 Orang dan 2,247 Kg Barang Bukti Mashroom Diamankan Polres Lombok Utara
Tiga Terduga Pelaku Pengedar Narkoba Diamankan Polres Loteng

Berita Terkait

Sabtu, 15 Juni 2024 - 03:05 WIB

Polda NTB Sikat 376 Tersangka dalam Operasi Rinjani 2024

Kamis, 13 Juni 2024 - 16:57 WIB

17 Kasus Berhasil Diungkap Polres Loteng Dalam Operasi Jaran Rinjani 2024

Sabtu, 8 Juni 2024 - 15:00 WIB

Tersangka Pelecehan di Sekotong Akhirnya Ditangkap Kepolisian

Selasa, 4 Juni 2024 - 12:09 WIB

Pria Diduga Curi Kotak Amal Mushalla Diamankan Polsek Jonggat

Selasa, 4 Juni 2024 - 06:20 WIB

Setelah 3 Orang Divonis, Kejari Loteng Kembali Tetapkan 1 Tersangka Dari Kasus Korupsi BLUD RSUD Praya

Minggu, 19 Mei 2024 - 13:04 WIB

Diduga Curi Kotak Amal Masjid, Seorang Pria Diamankan Kepolisian

Kamis, 9 Mei 2024 - 05:39 WIB

5 Orang dan 2,247 Kg Barang Bukti Mashroom Diamankan Polres Lombok Utara

Jumat, 3 Mei 2024 - 20:34 WIB

Tiga Terduga Pelaku Pengedar Narkoba Diamankan Polres Loteng

BERITA TERBARU

Politik

Sugiarto Terpilih Menahkodai Partai Hanura 2024-2029

Minggu, 16 Jun 2024 - 06:58 WIB