Polemik Isu Sasak, Tuan Guru di Lombok Sampaikan Pandangan

Kamis, 11 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Menyikapi adanya pemberitaan di berbagai media tentang Sasak yang dikaitkan dengan Kepala Dinas Sosial Ahsanul Khalik, TGH. Sanusi salah seorang Penghulu Majelis Adat Sasak, menyampaikan pandangan yang sangat indah.

Menurutnya,  Sasak menjunjung tinggi adanya berbagai perbedaan pendapat antara para tokoh, dan sangat terbuka menerima berbagai masukan, kritikan dan bahkan sesuatu yang sangat pahit untuk kita dengarkan.

Semua komponen sasak memiliki hak dalam berbicara tentang sasak, dan alangkah bijak nya kita semua mengayomi itu dengan tidak ribut di media, karena kita bangsa sasak ini bangsa yang mencintai hidup harmoni, dimulai dari harmonoli dengan alam, dengan diri sendiri, dengan orang lain dan bermuara pada kehidupan berbangsa dan bernegara.

BACA JUGA :  Dinilai Mengancam Mata Pencaharian Pelaku Wisata Lokal, Warga Tolak Penggusuran Lahan di Tanjung Aan!

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sifat dasar bangsa sasak yang tidak suka konflik kita jadikan pijakan bersama untuk menelaah dengan seksama berbagai hal yang terkait sasak dan kesasakan kita,”jelas TGH.Sanusi, Kamis 11/5/2023 dalam rilisnya.

Dirinya lanjut Tuan Guru,  sudah mendengarkan video yang agak utuh dan juga membaca di berbagai media klarifikasi yang dilakukan pak Ahsanul Khalik.

Ia mendapatkan suatu gambaran yang jelas tentang kesasakan dan bagaimana Ahsanul membangunkan semangat kesasakan itu, karena nya pada pandanganya dirinya memgajak saling merangkul, untuk membangun semangat kebersamaan masayarakat sasak, yang dilandasi semangat ketulusan, kepedulian sesama dan persahabatan serta penghormatan.

BACA JUGA :  Monitoring SPBU Dilakukan Subdit Tipidter Dit Reskrimsus Polda NTB di Kota Mataram

Lebih lanjut TGH. Sanusi mengatakan, kita jadikan kearifan lokal sasak yang terus kita kembangkan dalam penyelesaian masalah yang ada berupa ; keimanan kepada Allah, toleransi, kerja sama, menghargai pendapat orang lain, memahami kultur yang ada di masyarakat, berfikir kritis dan sistimatis, menyelesaikan konflik dengan musyawarah tanpa kekerasan dan bersifat politis dan lain-lain yang selama ini kita junjung tinggi.

“Karenanya, silahkan siapa saja generasi sasak ini, bicaralah tentang sasak pada komunitas sasak untuk membangun semangat perubahan sasak di masa depan, dan kita kaji bersama untuk membangun semangat kebersamaan itu,”imbuhnya.

BACA JUGA :  MCLC Perluas Materi Edukasi Anak dan Keluarga di Tengah Pembangunan Kawasan

Kalau riibut saling menyalahkan, nanti tidak ada yang peduli dan tidak juga mau bicara tentang Kesasakan yang ada pada diri generasi sasak.

“Dan itu masalah besar bagi kita semua orang sasak, karenanya saya mengajak kepada semua para Lingsir sesepuh Sasak bahkan di nusa tenggara barat supaya lebih arif mendudukkan diri sebagai pengayom, menyampaikan nasehat nasehat untuk bisa ditauladani anak generasi kedepan,”pungkas TGH. Sanusi

Berita Terkait

Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda
Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan
KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan
Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat
Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing
Pengurus KDKMP Bingung! Kunci Gerai Dibawa Babinsa
Informasi Dugaan Penculikan Anak di Desa Batunyala Lombok Tengah HOAX
Vonis Korupsi PPJ Lombok Tengah, Deklarasi NTB Sebut Pola Korupsi Diduga Masih Berlanjut hingga 2026
Berita ini 38 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:10 WIB

Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:33 WIB

KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:02 WIB

Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:41 WIB

Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:36 WIB

Pengurus KDKMP Bingung! Kunci Gerai Dibawa Babinsa

Jumat, 8 Mei 2026 - 05:08 WIB

Informasi Dugaan Penculikan Anak di Desa Batunyala Lombok Tengah HOAX

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:16 WIB

Vonis Korupsi PPJ Lombok Tengah, Deklarasi NTB Sebut Pola Korupsi Diduga Masih Berlanjut hingga 2026

BERITA TERBARU