Wabup Loteng Datangi Lokasi Tenggelamnya Perahu Pemancing dr. L Wisnu Aditya Aliwardana

Minggu, 21 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Tragedi tenggelamnya Perahu pemancing yang diterjang ombak di pantai Tonting-Tonting, Dusun Lancing, Desa Mekar Sari, Kecamatan Praya Barat, Rabu, 17 April 2024 yang lalu mengundang simpati Wakil Bupati Lombok Tengah H. M. Nursiah S.Sos., M.Si.

Wakil Bupati pada Minggu, 21 April 2024 mendatangi langsung lokasi kejadian tenggelamnya perahu yang menenggelamkan dr. L. Wisnu Aditya Aliwardana (27) “Korban” dan hingga saat ini belum ditemukan.

BACA JUGA :  Pelaku Sabung Ayam Kocar-kacir Dibubarkan Polres Loteng

Korban merupakan warga Desa Kateng, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah yang diduga tenggelam pada Rabu, 17 April 2024, pukul 16:00 WIB.

ADVERTISEMENT

BACA JUGA :  Safari ke Wilayah Batukliang, Kapolres Loteng Berikan Bantuan Dan Santuni Anak Yatim

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran Wakil Bupati yang langsung menemui keluarga korban di tenda yang dipasang oleh pihak BPBD Lombok Tengah ini sedikit tidak menjadi semangat tersendiri bagi keluarga korban.

Sembari mendengar kronologis kejadian, Wakil Bupati tersebut memberikan semangat dan berharap dr. L. Wisnu dapat segera ditemukan dalam keadaan sehat.

BACA JUGA :  Bupati Loteng : Kecimol Merupakan Salah Satu Mata Pencaharian, Harus Taati Aturan!

“Mewakili Pemerintah Daerah Lombok Tengah dan mengenai kendala kurangnya penyelam. Nanti kita cari penyelam tambahan,” jelas Wabup dan langsung menelpon ketua komunitas penyelam di NTB.

Tim gabungan TNI, POLRI, Basarnas dan Relawan Masyarakat hingga saat ini masih terus melakukan pecarian.

Berita Terkait

Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara
Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng
Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar
Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!
Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda
Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan
KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan
Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat
Berita ini 232 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:55 WIB

Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:38 WIB

Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:47 WIB

Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:47 WIB

Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:10 WIB

Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:33 WIB

KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:02 WIB

Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat

BERITA TERBARU

Pemerintahan

Musdes Barejulat Tetapkan 5 Anggota Panitia Inti Pilkades 2026

Senin, 22 Jun 2026 - 12:54 WIB