Ketua DPP PDIP Bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat mengungkapkan, berpalingnya Gibran Rakabuming Raka dari PDIP

Selasa, 31 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,Ketua DPP PDIP Bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat mengungkapkan, berpalingnya Gibran Rakabuming Raka dari PDIP merupakan salah satu kesalahannya.

Djarot merasa bertanggung jawab karena diberi amanah oleh partai berlogo banteng untuk mengembangkan ideologi dan memperkuat kaderisasi.
“Di beberapa hal saya gagal, termasuk pembangkangan Mas Gibran. Tidak ada loyalitas dan disiplin,” ucap Djarot saat ditemui di kawasan Matraman, Jakarta Pusat, Senin, 30/10/2023.

BACA JUGA :  Gerakan Transformasi 08 hadir dengan tujuan untuk mewujudkan Transformasi Bangsa di segala bidang kehidupan, baik Politik, Hukum, Birokrasi, serta sektor-sektor pelayanan publik, salah satunya dengan mendukung Program Transformasi yang dicanangkan oleh Prabowo

Djarot juga mengkritik sikap Gibran yang dianggap kurang sabar. Baginya, hal ini merupakan contoh buruk bagi kader muda

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak langsung potong kompas karena ada karpet merah, sehingga semuanya ditabrak,” ujarnya.

Djarot merasa prihatin dengan situasi saat ini, terutama karena nilai-nilai yang diajarkan di sekolah partai tidak dijalankan dengan baik.

BACA JUGA :  Operasi Bayi Kembar Siam, RSUD NTB Gandeng RS Dr Soetomo Surabaya

“Saya merasa tertusuk dan prihatin, ternyata nilai-nilai yang kita tanamkan di sekolah partai masih ada yang seperti itu hanya demi kekuasaan,” tuturnya.

Djarot menjelaskan bahwa di sekolah partai, selalu ditekankan tiga aspek utama: pertama, sikap ikhlas; kedua, disiplin terhadap negara dan partai; ketiga, loyalitas, di mana setiap kader yang terlibat diharapkan memiliki kesetiaan terhadap ideologi, tujuan negara, dan aturan partai.

BACA JUGA :  Lapak-lapak UMKM di Depan Lapangan Puyung Masih Terbilang Semrawut, Ini Kata Kades!

Meskipun mengakui kegagalannya, Djarot menyebut satu kesuksesan dari sekolah partai yaitu Ganjar Pranowo.

“Ada beberapa yang gagal tapi ada juga yang berhasil seperti Ganjar Pranowo,” katanya.*

Berita Terkait

Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda
Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan
KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan
Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat
Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing
Pengurus KDKMP Bingung! Kunci Gerai Dibawa Babinsa
Informasi Dugaan Penculikan Anak di Desa Batunyala Lombok Tengah HOAX
Vonis Korupsi PPJ Lombok Tengah, Deklarasi NTB Sebut Pola Korupsi Diduga Masih Berlanjut hingga 2026
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:10 WIB

Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:33 WIB

KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:02 WIB

Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:41 WIB

Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:36 WIB

Pengurus KDKMP Bingung! Kunci Gerai Dibawa Babinsa

Jumat, 8 Mei 2026 - 05:08 WIB

Informasi Dugaan Penculikan Anak di Desa Batunyala Lombok Tengah HOAX

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:16 WIB

Vonis Korupsi PPJ Lombok Tengah, Deklarasi NTB Sebut Pola Korupsi Diduga Masih Berlanjut hingga 2026

BERITA TERBARU