Forum P3SRS nasional : Tegakkan keadilan dan kepastian hukum, Tangkap/Pecat para oknum ASN yang terlibat

Kamis, 21 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Ketua kordinator aksi dan penanggung jawab perjuangan forum P3SRS nasional dalam sambutanya, menyampaikan kami semua yang hadir pada hari ini meminta plt Gubenur dki jakarta (Heru budi hartono), agar permasalahan permasalahan yang ada di beberapa apartemant yang ada dijakarta saat ini, Agar plt. Gubenur dki jakarta supaya menindaklajutin, perihal perihal aduan yg sudah kami sampaikan, segerahlah melakukan tindakan tegas dengan membongkar sampai akar rumput siapa saja oknum ASN yang terlibat di dalamnya.” Ucap Haris Nasution.S.H. ketua kordinator aksi Forum P3SRS nasional.

Masih ditempat yang sama, Haris nasution menambahkan, Saat ini para pemilik dan para penghuni yang selama ini merasa ditindas, dan diperalat oleh para oknum oknum ASN, Kami harapkan segera kiranya pemrov dki jakarta dibawah pimpinan (Heru budi hartono), melakukan Audit keuangan, mencari siapa saja oknum oknum yang bertanggung jawab selama ini, Mereka yang diduga telah menerima gratifikasi. Dan ada juga yang melakukan pembukaan rekening atas nama pribadi, ada apa ini, ada siapa dibelakang kejadian ini.” Ucap Kordinator aksi lapangan Haris nasution.S.H.

BACA JUGA :  Kunjungan Kerja ke Wilayah Landak, Pangdam XII/TPR Kunjungi Mapolres


Adapun perwakilan dari apartemant basura city, Ratna Anita Lubis yang juga sebagai ketua (PWBC) perkumpulan warga basura city yang beralamat di kampung Melayu Jakarta timur, ketika ditemui rekan rekan media menyampaikan, Kami dari awal sudah memperhatikan adanya pembentukan P3RS dari awal proses pembentukan itu semua sudah tidak benar. Karena yang seharusnya menyelenggarakan pemilihan adalah warga pemilik/penghuni rusun/apartemant itu sendiri. Akan tetapi semua diambil alih oleh pengelola atau pengembang yg dibentuk secara tertutup dan terselubung. Adapun yang mengetahui terutama warga warga binaan dia. dan sebagian besar tidak mengetahui sama sekali. Ini sangat kacau sekali.” Ucap Ratna anita lubis.

BACA JUGA :  Santi kerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Poso

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

(Ratna anita lubis), juga menambahkan Kami juga Sudah pernah ke kantor DPRD dki jakarta, dan bertemu dengan anggota DPRD DKI jakarta (Inggard Joshua), tanggal 11 September 2023. Dan kami juga sudah di arahkan dan rekomendasikan, Akan kita ulang/di evaluasi kembali pemilihan yang ada. Fungsi DPRKP adalah untuk mengawasi pembentukan P3SRS, pengelola hanya memfasilitasi warga, dan pemilik lah yang mempunyai hak untuk pesta demokrasi. Sebagai penghargaan sebagai pemilik suara.” Ucap Ratna anita lubis yang mewakili apartemant basura city.

BACA JUGA :  Eggi Sudjana mengomentari dengan pujian kinerja Ketua Umum Partai Negoro Faisal Asegaf

Kami juga sudah berjumpa dengan Walikota Jakarta timur, dan kami juga difasilitasi untuk pertemuan sebagai tindak lanjut dari pertemuan di gedung DPRD DKI Jakarta. Tanggal 11 September 2023 kemarin yg dihadiri, walikota timur, dinas DPRKP, lurah Cipinang besar Selatan camat Jatinegara, Dan para pengembang yang didampingi para pengacaranya. Serta para staff staff pengelola dan GM pengelola basura sesuai arahan dari DPRD. Tapi kenapa tidak dijalankan sama sekali, padahal hanya tinggal menunggu keputusan plt gubenur dki jakarta dan DPRKP.

Sumber : Sekretariat lintas pers DKI jakarta

Reooter supriyadi

Berita Terkait

Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng
Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar
Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!
Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda
Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan
KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan
Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat
Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:38 WIB

Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:47 WIB

Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:47 WIB

Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:10 WIB

Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:33 WIB

KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:02 WIB

Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:41 WIB

Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing

BERITA TERBARU

Sport

Gratis! The Mandalika Gelar Nobar FIFA World Cup 2026

Senin, 15 Jun 2026 - 09:14 WIB