Aster Panglima TNI Tinjau 8.000 Pohon Mangrove di Desa Pagatan Besar

Kamis, 27 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Aster Panglima TNI Tinjau 8.000 Pohon Mangrove di Desa Pagatan Besar*

TNI AL, Banjarmasin,- Untuk melihat secara langsung perkembangan pertumbuhan tanaman Mangrove pasca penanaman serentak pada 15 Mei lalu, Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno, S.H., didampingi Unsur Forkopimda Kalimantan Selatan melaksanakan peninjauan ke lokasi penanaman mangrove di Desa Pagatan Besar, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalsel, Kamis (27/7/2023).

Kegiatan ini bertujuan untuk melihat secara langsung sejauh mana perkembangan pertumbuhan tanaman mangrove pasca penanaman secara nasional yang telah dicanangkan Presiden RI Joko Widodo pada 15 Juli 2023 lalu pada 37 provinsi. Di wilayah Kalimantan Selatan TNI, Polri, Instansi terkait, Pelajar/Mahasiswa, Pramuka dan Masyarakat telah menanam sebanyak 8.000 pohon Mangrove dengan luas area tanam 10.000 m².

BACA JUGA :  ITDC Nusantara Utilitas Cetak Sejarah Perusahaan Pertama Berizin Resmi Pengolahan Air Laut

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum melaksanakan peninjauan, Komandan Lanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Agus Setyawan, S.H., melaporkan pelaksanaan kegiatan penanaman Mangrove kepada Aster Panglima TNI di Balairung Tuntung Pandang Bupati Tanah Laut. Dalam paparannya, Danlanal Banjarmasin menjelaskan hasil penanaman mangrove sampai saat ini 85% berkembang baik, 15% masih belum tumbuh normal. Perawatan Mangrove terus dilaksanakan oleh seluruh jajaran agar pohon mangrove yang telah ditanam bisa tumbuh dengan baik.

Aster Panglima TNI mengimbau jajarannya di daerah ini bersama stakeholder serta masyarakat sekitar agar memelihara bibit mangrove, serta menyampaikan bahwa tanaman mangrove memiliki banyak manfaat diantaranya untuk pelestarian alam pesisir pantai karena diakarnya menjadi habitat hidup biota laut seperti kepiting, udang dan menjadi sumber peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir pantai, untuk buah dimanfaatkan sebagai sirup, penghasil oksigen 5 kali lebih besar dari tanaman yang lain dan menjaga pantai agar tidak abrasi.

BACA JUGA :  Pelapor Heran Gelar Perkara kasus dugaan Ijazah Palsu Oknum Anggota DPRD Loteng Diambil Alih Polda NTB

“Diharapkan penanaman mangrove yang telah dilakukan secara serentak tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, akan tetapi supaya dirawat kelangsungan hidupnya agar bisa tumbuh dan berkembang dengan baik,” ujar Aster Panglima TNI.

Hadir dalam kegiatan, Kepala Dinas Kehutanan Ibu Hj. Fathimatuzzahra, S.Hut., MP., Danlanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Vincentius Endy Hadi Putra, M.Han., Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Agus Setyawan, S.H., Dir Binmas Polda Kalsel Kombes Pol Sri Damar Alam, S.I.K., S.H., Kasiter Korem 101/Ant Letkol Inf OO Sahrojat, S.Ag., M.Tr.(Han)., Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel diwakilkan Kabid Penataan Hukum Lingkungan Ahmad Dadang Sugian Noor, S.Hut., MS., Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel Rusdi Hartono, S.Pi., MP., Bupati Tanah Laut Drs. H. Sukamta, Dandim 1009/Tanah Laut Letkol Inf Indar Irawan, S.E., M.Han., Kapolres Tanah Laut AKBP Rofikoh Yunianto, Kejari Kabupaten Tanah Laut Teguh Imanto, S.H., M.Hum.,

BACA JUGA :  Masyarakat Mengadu! ATM Penerima BPNT PKH Dipegang Kadus, Bantuan Tak Kunjung Diberikan


Kepala Desa Pagatan Hambrani, Masyarakat Desa Pagatan Besar.

(Red ,supriyadi

Berita Terkait

Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng
Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar
Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!
Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda
Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan
KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan
Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat
Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:38 WIB

Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:47 WIB

Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:47 WIB

Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:10 WIB

Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:33 WIB

KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:02 WIB

Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:41 WIB

Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing

BERITA TERBARU

Sport

Gratis! The Mandalika Gelar Nobar FIFA World Cup 2026

Senin, 15 Jun 2026 - 09:14 WIB