Nasabah Trauma, Keluarga Protes Video Penagihan PNM di Jonggat yang Disebar Tanpa Izin

Rabu, 30 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Video penagihan terhadap nasabah PT Permodalan Nasional Madani (PNM) di Kecamatan Jonggat beredar luas di media sosial dan menimbulkan keberatan dari pihak keluarga nasabah.

Video tersebut diunggah oleh akun Facebook, TikTok, dan Instagram atas nama Erma Damayanti pada Senin, 28 April 2025.

Hurni, salah satu perwakilan keluarga nasabah, menyatakan keberatan atas unggahan video tersebut karena dilakukan tanpa izin dari pihak keluarga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekarang saya keberatan anak saya di ekspose, tidak ada maaf, ini ada Undang-undangnya tidak pernah minta izin,” katanya saat mendatangi kantor PNM di Jonggat, (29/4/25).

BACA JUGA :  MyLombok Street Food Festival Mandalika Suguhkan Kuliner Hingga Live Musik

Hurni menyebutkan bahwa saat ini Nova (nasabah) masih mengalami trauma akibat kejadian tersebut. Ia bukan hanya direkam, tetapi juga diancam akan dilaporkan ke polisi, yang membuatnya menangis.

“Dengan kata maaf hari ini bisa selesai, tapi itu video sudah menyebar luas keseluruh dunia. Kalau secara damai biasa tidak bisa, lanjut ke jalur hukum” tegas Hurni.

Sementara itu, Erma pegawai PNM yang menggunggah video tersebut, mengatakan bahwa pengunggahan itu dilakukannya untuk memberikan edukasi kepada nasabah lainnya.

BACA JUGA :  Tim Supervisi Korsabhara Baharkam Polri Kunjungi Polres Loteng

“Tidak ada tujuan, tapi sebagai edukasi saja. Saya juga tidak menyangka video yang saya unggah itu akan viral, jelasnya.

Setelah video tersebut viral di media sosial, Erma segera mengunggah video klarifikasi pada keesokan harinya (30/4/25) melalui akun media sosialnya.

“Saya meminta maaf kepada seluruh keluarga dari Ibu Nova yang saya upload videonya kemarin sampai videonya viral, yang mengakibatkan keluarga dari Ibu Nova merasa tersinggung dan keberatan atas perbuatan saya sendiri. Sekali lagi saya atas nama pribadi dari lubuk hati yang paling dalam, saya meminta maaf dan saya menyesali perbuatan saya kemarin dan saya berjanji tidak mengulanginya lagi,” katanya dalam video klarifikasi yang dibuatnya.

BACA JUGA :  DPP KASTA NTB Resmi Laporkan Tiga Dugaan Korupsi Besar di Lombok Barat ke Kejati NTB

Tak hanya itu, Roki Kepala Region PNM Jonggat menyampaikan permintaan maaf atas apa yang dilakukan oleh pegawainya terhadap nasabah yang diviralkan tersebut.

“Dari saya juga untuk pihak korban, nasabah dan keluarga, saya meminta maaf mewakili semua. Saya meminta maaf dengan terjadinya viral ini, saya berharap juga tidak terjadi di nasabah-nasabah yang lain,” ujarnya.

Berita Terkait

Aksi Unik Kasta NTB: Beri Buket Bunga ke Kejati NTB Usai Gelar Orasi
Pacsa Kebakaran, Pemkab Lombok Tengah Siapkan Penanganan Logistik Hingga Kesehatan di Sade
Menteri Pariwisata Siagakan Poltekpar Lombok untuk Bantu Korban Kebakaran di Sade
Diduga Tidak Menjalankan Tupoksi dengan Baik, BARA NTB Minta Direktur PLN NTB Dipecat
Dugaan Penyimpangan DD/ADD Selong Belanak Mulai Diproses Kejari Loteng
Laporan Dugaan Kelalaian Dukcapil Kota Bekasi Bergulir ke Inspektorat
KASTA NTB Lombok Barat: Kursi Wakil Bupati Jadi Incaran, Luka Rakyat Belum Terobati
Kejari Lombok Tengah Soroti Dugaan Perusahaan Cangkang PMA, NJOP Jomplang, dan Anomali Transaksi Tanah Wisata
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 18:28 WIB

Aksi Unik Kasta NTB: Beri Buket Bunga ke Kejati NTB Usai Gelar Orasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Pacsa Kebakaran, Pemkab Lombok Tengah Siapkan Penanganan Logistik Hingga Kesehatan di Sade

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:29 WIB

Menteri Pariwisata Siagakan Poltekpar Lombok untuk Bantu Korban Kebakaran di Sade

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:07 WIB

Diduga Tidak Menjalankan Tupoksi dengan Baik, BARA NTB Minta Direktur PLN NTB Dipecat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:35 WIB

Dugaan Penyimpangan DD/ADD Selong Belanak Mulai Diproses Kejari Loteng

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Laporan Dugaan Kelalaian Dukcapil Kota Bekasi Bergulir ke Inspektorat

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:55 WIB

KASTA NTB Lombok Barat: Kursi Wakil Bupati Jadi Incaran, Luka Rakyat Belum Terobati

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:13 WIB

Kejari Lombok Tengah Soroti Dugaan Perusahaan Cangkang PMA, NJOP Jomplang, dan Anomali Transaksi Tanah Wisata

BERITA TERBARU

Budaya

Pascakebakaran, Nyemulaq Awali Kebangkitan Sade

Jumat, 4 Sep 2026 - 07:33 WIB

Pemerintahan

Lalu Basarudin Janji Bawa Desa Kateng Jadi Lebih Maju

Rabu, 2 Sep 2026 - 14:37 WIB