Pelajar Kelas 2 SD Meninggal Terseret Arus Air Saluran Irigasi, Ini Penjelasan Kapolsek Pringgarata

Minggu, 21 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM, LOMBOK TENGAH, NTB – Pelajar SDN 2 Jurang Sate meninggal dunia setelah terseret arus air saluran irigasi di Dusun Selakalas Desa Sepakek Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah pada Sabtu 20/05/2023 sekira pukul 15.00 wita.

Korban atas nama Gozali Adhar, laki laki, 8 tahun merupakan pelajar kelas 2 di SDN Jurang Sate alamat Dusun Selakalas Desa Sepakek Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Irfan Nurmansyah, SIK, MM melalui Kapolsek Pringgarata AKP Sulyadi Muchdip dalam laporan tertulisnya membenarkan adanya peristiwa tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA :  BKAD Lombok Tengah Pastikan Efisiensi Anggaran Tidak Ganggu Pelayanan Publik

Menerima informasi tentang adanya peristiwa tersebut, anggota Polsek Pringgarata langsung menuju TKP melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi.

AKP Sulyadi Muchdip menyampaikan kronologis kejadiannya berdasarkan keterangan saksi bahwa sekitar pukul 11.00 wita, korban pulang dari Sekolahnya kemudian sekitar pukul 11.30 wita korban bersama 4 orang temannya mandi di saluran Irigasi yang berjarak sekitar 500 meter dari rumah korban.

Menurut informasi dari salah satu teman korban bahwa beberapa saat mandi di saluran Irigasi tersebut, korban bersama salah satu temannya hanyut terbawa arus air.

Kemudian kedua teman korban berupaya membantu keduanya, salah seorang temannya bisa diselamatkan, sedangkan korban terlepas dan terbawa arus air.

BACA JUGA :  Aparat di NTB Tidak Meminta Pendapat Ahli Dari Perumus UU ITE? Potensi Penegakan Hukum Yang Ugal-Ugalan

Kemudian teman teman korban naik kejalan dan berupaya untuk mencari korban dengan cara mengikuti aliran sungai tersebut namun tidak ditemukan.

Karena merasa ketakutan, teman teman korban tidak berani menceritakan hal tersebut.

Selanjutnya sekitar pukul 13.00 wita teman teman korban yang lain memberitahukan ketemannya bahwa menemukan pakaian korban disekitar TKP.

Salah seorang warga mendatangi TKP dan mengetahui peristiwa tersebut langsung memberitahukan ke orang tua korban. Kedua orang tua korban bersama warga berupaya melakukan pencarian di sepanjang saluran Irigasi tersebut.

BACA JUGA :  Musrenbang RKPD 2026: Pemberantasan Narkoba di Kecamatan Praya Jadi Prioritas

Sekitar pukul 15.00 wita salah satu warga menemukan korban dalam posisi tersangkut di plat beton saluran Irigasi yang berjarak sekitar 1000 meter dari TKP.

Korban dilarikan ke Puskesmas Keru untuk mendapatkan pertolongan, namun korban dinyatakan Meninggal Dunia oleh petugas medis Puskesmas dan Jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka.

Menurut keterangan orang tua korban bahwa korban tidak bisa berenang.

Orang tua korban menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima petistiwa tersebut sebagai sebuah musibah yang dibuktikan dengan menandatangani surat pernyataan penolakan.

Berita Terkait

‎Kecelakaan di Rambitan Renggut Dua Nyawa, Polisi Lakukan Olah TKP
Polisi Buru Pelaku Pengeroyokan yang Terjadi di Desa Puyung
Salat Istisqa, Santunan Anak Yatim Hingga 135 Tangki Air Bersih Disalurkan PDAM Loteng Guna Atasi Kemarau Panjang
PWI Loteng Protes Pencatutan Media dalam Surat Aksi Demo Kejari
Turut Berduka Cita, Sosok Tuan Guru Bagu di Mata Pathul Bahri
Sinergi BUMN di Mandalika: BSI dan ITDC Berkolaborasi
Kecelakaan Maut Makan Korban Jiwa di Kuta, Polresta Loteng Olah TKP
Galian kabel milik PT PLN di kawasan Kaliabang Bungur menyebabkan kemacetan dan jalan berlubang menjadi sorotan Warga Kaliabang
Berita ini 134 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 06:49 WIB

‎Kecelakaan di Rambitan Renggut Dua Nyawa, Polisi Lakukan Olah TKP

Selasa, 3 November 2026 - 20:22 WIB

Polisi Buru Pelaku Pengeroyokan yang Terjadi di Desa Puyung

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Salat Istisqa, Santunan Anak Yatim Hingga 135 Tangki Air Bersih Disalurkan PDAM Loteng Guna Atasi Kemarau Panjang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:19 WIB

PWI Loteng Protes Pencatutan Media dalam Surat Aksi Demo Kejari

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:49 WIB

Turut Berduka Cita, Sosok Tuan Guru Bagu di Mata Pathul Bahri

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:48 WIB

Sinergi BUMN di Mandalika: BSI dan ITDC Berkolaborasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Kecelakaan Maut Makan Korban Jiwa di Kuta, Polresta Loteng Olah TKP

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Galian kabel milik PT PLN di kawasan Kaliabang Bungur menyebabkan kemacetan dan jalan berlubang menjadi sorotan Warga Kaliabang

BERITA TERBARU