Galian kabel milik PT PLN di kawasan Kaliabang Bungur menyebabkan kemacetan dan jalan berlubang menjadi sorotan Warga Kaliabang

Minggu, 4 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Proyek galian kabel milik PT PLN (Persero) di kawasan Kaliabang Bungur, Kecamatan Bekasi Utara, memicu keluhan dari para pengendara dan warga setempat. Selain minimnya kehadiran petugas pengatur lalu lintas di lokasi, sisa-sisa galian meninggalkan lubang besar yang dinilai membahayakan para pengguna jalan, Minggu (4/10/2026).

​Berdasarkan pantauan di lapangan, penumpukan kendaraan tak terhindarkan di sepanjang koridor utama. Para pengendara roda dua maupun roda empat terpaksa memperlambat laju kendaraan dan mengalihkan alur jalan guna menghindari lubang bekas galian yang memakan sebagian badan jalan.

BACA JUGA :  KASTA NTB Serahkan Laporan Dugaan Dana Siluman DPRD ke Kejati, 13 Oknum Disebut Terima Aliran Dana

​Salah seorang pengguna jalan yang enggan disebutkan namanya menyampaikan rasa kecewanya atas proyek galian di wilayah Bekasi Utara yang dinilai tak kunjung usai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Galian ini enggak kelar-kelar, mulai dari POM Bensin Permata Hijau, lanjut lagi sampai ke Bungur. Banyak sekali lubang bekas galian. Jalan yang tadinya sudah rapi dan bagus malah rusak kembali,” ungkapnya saat ditemui di lokasi.

BACA JUGA :  Pilkada Loteng 2024: Oke Wiredarme Tentukan Arah Dukungan Politik

​Menanggapi keluhan tersebut, Pengawas Lapangan Proyek, Dodo, mengonfirmasi bahwa pekerjaan tersebut merupakan proyek lanjutan milik PLN yang dikerjakan oleh kontraktor mitra. Ia juga mengungkapkan adanya pendampingan dari oknum aparat guna menjaga keamanan di sekitar area kerja.

​”Iya pak, setelah seluruh pekerjaan selesai, lubang-lubang bekas galian pasti akan kami tambal kembali. Pak ‘G’ [oknum tentara] juga ikut menjaga di lokasi ini,” jelas Dodo kepada awak media.

​Sikap sigap ditunjukkan oleh Pemerintah Kecamatan Bekasi Utara dalam merespons keluhan masyarakat. Camat Bekasi Utara, Ikhwanudin Rahmat, menegaskan bahwa pihaknya akan segera mengoordinasikan dan memanggil pihak penanggung jawab proyek tersebut.

BACA JUGA :  Kasus Dugaan Intimidasi Wartawan, Polres Loteng Segera Periksa Saksi

​”Pihak kecamatan akan segera menindaklanjuti dan mengkoordinasikan pekerjaan galian PLN ini agar tidak memicu bahaya serta gangguan arus lalu lintas yang berlarut,” tegas Ikhwanudin

​Warga berharap penanganan dan perbaikan bekas galian dapat dilakukan dengan cepat serta memperhatikan standar keselamatan jalan agar tidak terus menelan korban atau memicu kemacetan yang lebih parah. (Herdy. R)

Berita Terkait

Terjerat Dugaan Pelecehan Seksual, TGH. Imanuddin Serahkan Ponpes ke TGB
Semen Mulai Langka di Lombok Tengah, Warga dan Kontraktor Keluhkan Stok Kosong
Kejari Lombok Tengah Pastikan Tahap II Kasus ABH Berjalan Aman Sesuai Prosedur Peradilan Anak
KASTA NTB Buka Suara Soal Jejak Kontrak PT TCN di KLU
Pengerusakan SPPG di Lombok Tengah HOAX!
Polemik “Uang Batal Demo” Rp20 Juta, Konsultan Hukum PDAM: Kami Punya Bukti Chat WhatsApp
Izin Tidak Lengkap dan Langgar Perda, Empat Diskotik di Mataram Digugat
Aksi Unik Kasta NTB: Beri Buket Bunga ke Kejati NTB Usai Gelar Orasi
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Galian kabel milik PT PLN di kawasan Kaliabang Bungur menyebabkan kemacetan dan jalan berlubang menjadi sorotan Warga Kaliabang

Kamis, 24 September 2026 - 07:22 WIB

Terjerat Dugaan Pelecehan Seksual, TGH. Imanuddin Serahkan Ponpes ke TGB

Senin, 21 September 2026 - 16:16 WIB

Semen Mulai Langka di Lombok Tengah, Warga dan Kontraktor Keluhkan Stok Kosong

Selasa, 15 September 2026 - 19:30 WIB

Kejari Lombok Tengah Pastikan Tahap II Kasus ABH Berjalan Aman Sesuai Prosedur Peradilan Anak

Senin, 14 September 2026 - 21:33 WIB

KASTA NTB Buka Suara Soal Jejak Kontrak PT TCN di KLU

Senin, 14 September 2026 - 04:19 WIB

Pengerusakan SPPG di Lombok Tengah HOAX!

Selasa, 8 September 2026 - 16:32 WIB

Polemik “Uang Batal Demo” Rp20 Juta, Konsultan Hukum PDAM: Kami Punya Bukti Chat WhatsApp

Selasa, 8 September 2026 - 06:12 WIB

Izin Tidak Lengkap dan Langgar Perda, Empat Diskotik di Mataram Digugat

BERITA TERBARU