Rahma dapil jakarta barat 3 partai hanura dari pemuda pancasila

Jumat, 10 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 10 November 2023 – Pada acara penyampaian maklumat ini, generasi muda mengekspresikan kekecewaan terhadap keputusan MKMK kemarin. Mereka menyoroti risiko politik dinasti, membedakannya dari berpolitik keluarga, dan mendukung kembali demokrasi yang inklusif.

BACA JUGA :  TNI Kembali Raih Opini Predikat WTP

Tantangannya adalah menghindari politik dinasti, sambil memiliki harapan untuk masa depan yang lebih demokratis. Generasi muda memberikan pesan kepada sesama milenial dan Gen Z untuk tidak apatis terhadap politik, mengajak mereka aktif berpartisipasi karena keterlibatan mereka dianggap dapat memajukan Indonesia.

BACA JUGA :  Bandara Lombok Catat Pertumbuhan Penumpang 19 Persen Pada Semester I 2023

Sementara itu, terkait dengan amanemen 45 karat, mereka menyoroti perlunya mencopot beberapa undang-undang untuk kembali ke amanemen tersebut. Namun, disampaikan bahwa hanya mencopot tidak cukup, karena itu hanya sebagian dari tanggung jawab konstitusi. Dikemukakan bahwa mencopotnya tidak menggugurkan hasil putusan sebelumnya.(Agus

BACA JUGA :  Kasad Jenderal TNI Dr. H. Dudung Abdurachman Tegaskan Netralitas TNI AD

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng
Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar
Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!
Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda
Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan
KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan
Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat
Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:38 WIB

Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:47 WIB

Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:47 WIB

Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:10 WIB

Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:33 WIB

KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:02 WIB

Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:41 WIB

Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing

BERITA TERBARU