Police Goes To School, Cara Satlantas Polres Loteng Ajak Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan Lalu-lintas

Selasa, 23 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Police Goes To School adalah progam dari Satuan Lalu-lintas Polres Lombok Tengah untuk mencegah kenakalan remaja serta memberikan pendidikan tertib lalu lintas kepada para pelajar di SMAN 4 Praya, Selasa (23/1).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Sat Lantas IPTU I Ketut Arnawa bersama anggota. IPTU I Ketut Arnawa saat dikonfirmasi usai kegiatan mengatakan sosialisasi ini bertujuan guna meningkatkan kesadaran tertib berlalulintas kepada para pelajar di Kabupaten Lombok Tengah khususnya para pelajar SMAN 4 Praya.

BACA JUGA :  Diduga TKA China Ilegal, ARM Datangi DPRD NTB

Ia menyampaikan sebagaimana arahan Pak Kapolres Lombok Tengah, dalam sosialisasi ini kami memberikan pendidikan kepada para siswa-siswi untuk tertib berlalu lintas dijalan raya dan sadar tata cara berlalu lintas yang baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Gunakan helm standar SNI, patuhi rambu – rambu lalu-lintas, tidak kebut-kebutan dijalan raya dan yang paling penting tidak menggunakan knalpot brong yang dapat mengganggu pengendara/masyarakat lainnya,” terang Arnawa.

BACA JUGA :  Reformasi Besar di SMK, NTB Mulai Benahi Kualitas Pendidikan

Melalui program Police Goes To School, lanjut dia, Satlantas Polres Lombok Tengah konsisten dalam upayanya untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadi pelopor keselamatan berkendara dan membudayakan keselamatan sebagai kebutuhan.

“Salah satu upayanya adalah dengan menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini. Dengan menanamkan tertib berlalu lintas sejak dini, maka disiplin berlalu lintas akan tercipta dengan sendirinya,” jelasnya.

BACA JUGA :  Polisi Sahabat Anak, Polres Loteng terima kunjungan PAUD Kartini Wakul

Selain itu, Arnawa juga mengingatkan kepada para siswa dan siswi untuk meningkatkan disiplin serta menghindari segala pelanggaran baik di dalam maupun di luar sekolah.

Lebih lanjut, kata Arnawa, salah satu bentuk disiplin nyata yang bisa langsung dilakukan oleh para pelajar adalah langsung kembali ke rumah masing-masing selepas sekolah dan tidak nongkrong guna menghindari terjadinya perkelahian/tawuran antar pelajar.

Berita Terkait

Tekan Modus SPJ Fiktif Hingga Praktik Mark-up, Kejari Lombok Tengah Kawal Pengelolaan Dana BOSP
Kendalikan Inflasi, Pemkab Lombok Tengah Luncurkan BESTI
Poltekpar Lombok Kebanjiran Pendaftar, Kuota Mahasiswa Baru Naik dari 360 Menjadi 560
Cegah Generasi Muda Terjerat Judol dan Pinjol Ilegal, Diskominfo Loteng Edukasi Siswa SMAN 1 Praya Barat Daya
Peduli Kondisi Pesantren di Tengah Polemik, Kasta NTB Beri Dukungan Moral untuk Santri
88 SMP Negeri di Lombok Tengah Ikuti Bimtek PPID
Bupati Pathul Bahri Buka MTQH XXXII Praya Timur, Dorong Lahirnya Generasi Qur’ani Berprestasi
Pemkab Lombok Tengah Lepas 955 Mahasiswa KKP UIN Mataram
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Tekan Modus SPJ Fiktif Hingga Praktik Mark-up, Kejari Lombok Tengah Kawal Pengelolaan Dana BOSP

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Kendalikan Inflasi, Pemkab Lombok Tengah Luncurkan BESTI

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:37 WIB

Poltekpar Lombok Kebanjiran Pendaftar, Kuota Mahasiswa Baru Naik dari 360 Menjadi 560

Senin, 27 Juli 2026 - 16:22 WIB

Cegah Generasi Muda Terjerat Judol dan Pinjol Ilegal, Diskominfo Loteng Edukasi Siswa SMAN 1 Praya Barat Daya

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:38 WIB

Peduli Kondisi Pesantren di Tengah Polemik, Kasta NTB Beri Dukungan Moral untuk Santri

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:55 WIB

88 SMP Negeri di Lombok Tengah Ikuti Bimtek PPID

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:31 WIB

Bupati Pathul Bahri Buka MTQH XXXII Praya Timur, Dorong Lahirnya Generasi Qur’ani Berprestasi

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:32 WIB

Pemkab Lombok Tengah Lepas 955 Mahasiswa KKP UIN Mataram

BERITA TERBARU