NESIANEWS – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah memperingati Hari Jadi ke-80 pada Selasa, 15 Oktober 2025, di halaman Kantor Bupati Lombok Tengah.
Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, S.IP., M.AP., dengan dihadiri oleh Wakil Gubernur NTB, jajaran Forkopimda, anggota DPR, mantan bupati, tokoh masyarakat dan para tamu undangan lainnya.
Dalam pidatonya, Bupati Pathul Bahri mengenang perjalanan panjang Lombok Tengah dari masa ke masa. Dari dusun yang sunyi hingga menjadi kabupaten yang dikenal dunia lewat Sirkuit Mandalika.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan, peringatan hari jadi bukan hanya seremoni, tetapi momentum meneguhkan kembali semangat perjuangan dan cita-cita para pendiri daerah.
“Lombok Tengah telah menulis sejarahnya sendiri dengan tinta perjuangan, keringat pembangunan, dan doa yang tak pernah padam,” ujar Pathul Bahri.
Bupati juga menyampaikan sejumlah capaian penting di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Bupati HM. Nursiah. Sejak 2021 hingga 2025.
“Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah telah mengangkat 9.795 tenaga PPPK, dan menjadi kabupaten pertama di NTB yang menerapkan manajemen talenta dengan persetujuan resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN),” katanya.
Ia juga menyampaikan, dari sisi pembangunan manusia, angka kemiskinan menurun dari 13,44% menjadi 12,07%, dengan kemiskinan ekstrem turun tajam menjadi 0,72% — terendah di NTB. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik dari 66,72 menjadi 70,4, sementara pertumbuhan ekonomi mencapai 5,77%, tertinggi di provinsi.
Dalam sektor kesehatan, lanjut Pathul Bahri, cakupan jaminan kesehatan (UHC) telah mencapai 99,65%, dan angka stunting turun dari 21,81% menjadi 10,49%. Selain itu, pemerintah daerah telah membangun 719 kilometer jalan mantap, 751 sumur bor, 2.616 rumah layak huni, serta memperluas akses air bersih hingga menjangkau 75% masyarakat.
“Sebagai bentuk perhatian terhadap masyarakat, Pemkab Lombok Tengah juga meluncurkan Kartu Maiq Meres bagi tokoh agama, asuransi petani, nelayan, dan peternak, air gratis untuk 440 rumah ibadah, serta beasiswa kedokteran bagi anak yatim penghafal Al-Qur’an,” jelasnya.
Bupati Pathul juga menegaskan bahwa kekuatan utama Lombok Tengah bukan pada infrastruktur semata, tetapi pada rakyatnya yang bersatu dan bekerja dengan tulus.
“Selama masyarakat Lombok Tengah masih memanggil kami ‘Bupati dan Wakil Bupati’, kami tidak akan berhenti memperjuangkan mereka,” tegasnya dengan suara lantang.
“Dari Gumi Tastura, dari Tanah Tatas Tuhu Trasna, kita kirimkan pesan kepada dunia, Lombok Tengah siap menyongsong masa depan dan berdiri di garis depan perubahan,” serunya.
Dengan tema “Lombok Tengah Masmirah: Mandiri, Berdaya Saing, Sejahtera, dan Harmonis”, peringatan Hari Jadi ke-80 menjadi simbol komitmen bersama menuju Lombok Tengah yang semakin gemilang. (Ad)

































