Kongres X LMND Nyatakan Tetap Lawan Musuh Rakyat

Selasa, 2 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) resmi menyelesaikan Kongres Nasional X yang diselenggarakan pada 27 Agustus – 1 September 2025 di Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Kongres ini dihadiri delegasi kolektif dari berbagai wilayah, kota, dan kabupaten se-Indonesia, serta menghasilkan keputusan penting bagi arah perjuangan organisasi.

Meskipun LMND tengah menyelenggarakan Kongres X sebagai forum tertinggi organisasi, para delegasi tetap mengikuti dan menganalisis secara cermat perkembangan situasi nasional yang bergejolak akhir-akhir ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hal ini menegaskan bahwa LMND tidak pernah melepaskan diri dari realitas rakyat, dan selalu merespons cepat dinamika politik, ekonomi, dan sosial yang terjadi di tanah air,” kata Ketua Umum LMND Pusat, Muh. Isnanin Mukadar, Senin 1 September 2025 kepada wartawan.

BACA JUGA :  rapat kerja wilayah. Ikatan Keluarga Madura DKI Jakarta terselenggara hari ini karena memang tuntutan dari ADART menuju musawarah nasional yang akan diselenggarakan nanti di 2025

Dalam forum ini, LMND membahas perkembangan situasi internasional dan nasional, menetapkan program strategis, serta memilih kepemimpinan nasional yang baru. Kongres juga menegaskan sikap politik LMND untuk melawan sistem “serakah-nomics” yang mencakup imperialisme-neoliberalisme, oligarki, pemerintahan borjuis, dan birokrat korup sebagai penghalang terwujudnya Indonesia yang berdaulat, maju, adil, dan makmur.

“Kami menilai gejolak protes rakyat yang terjadi akhir-akhir ini adalah akumulasi kemarahan akibat ketimpangan ekonomi, praktik korupsi, dan arogansi elit. Oleh karena itu, LMND menegaskan bahwa ekspresi politik rakyat harus dilindungi, dan aparat yang melakukan kekerasan terhadap rakyat harus dihukum,” imbuh Muh. Isnanin Mukadar.

BACA JUGA :  Forum Rakyat NTB Desak Poltekkes Mataram Jawab Keterlambatan Proyek Rp70 Miliar

Presiden Prabowo lanjutnya, disebut memiliki niat baik untuk mengkonsolidasikan kekuatan politik nasional dan melaksanakan program progresif-kerakyatan. Namun, langkah tersebut dinilai terhambat karena lingkaran oligarki dan kompromi dengan musuh rakyat.

LMND menekankan bahwa rekonsiliasi nasional hanya bisa terwujud dengan menyingkirkan kaum serakah-nomics yang merongrong kedaulatan bangsa.

Berikut pernyataan sikap LMND se-Indonesia: 

BACA JUGA :  Polres Loteng Amankan Terduga Pelaku Curanmor Kendaraan Dinas Milik Kadus Landah

1. Mengajak semua elemen rakyat untuk bersama-sama menjaga keutuhan bangsa Indonesia

2. Jangan lagi ada Kompromi dengan kaum Serakah-Nomics/musuh-musuh Rakyat yang terdiri atas:

a. Imperialisme-Neoliberalisme yang tiada henti-hentinya merongrong kedaulatan bangsa

b. Oligarki yang merongrong dan merusak moral elite-elite bangsa

c. Birokrat Korup bermental rente dan komprador

3. Mengajak rakyat mendukung dan mengawal Program-program pemerintah yang pro rakyat agar tidak disabotase musuh-musuh rakyat.

“LMND menegaskan bahwa tidak ada kedamaian tanpa keadilan, dan akan terus berada di garda terdepan perjuangan mahasiswa bersama rakyat Indonesia,” pungkas Muh. Isnanin Mukadar.

Berita Terkait

Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara
Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng
Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar
Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!
Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda
Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan
KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan
Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:55 WIB

Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:38 WIB

Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:47 WIB

Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:47 WIB

Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:10 WIB

Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:33 WIB

KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:02 WIB

Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat

BERITA TERBARU

Pemerintahan

Musdes Barejulat Tetapkan 5 Anggota Panitia Inti Pilkades 2026

Senin, 22 Jun 2026 - 12:54 WIB

Kepolisian

‎Polres Lombok Tengah Ungkap Pelaku Curas di Praya Timur

Senin, 22 Jun 2026 - 08:48 WIB