KEK Mandalika Tawarkan Insentif Fiskal Kompetitif dan Infrastruktur Terintegrasi untuk Percepat Realisasi Investasi Strategis

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang dikelola oleh InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) terus memperkuat posisinya sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia melalui kombinasi insentif fiskal yang kompetitif, kemudahan non-fiskal, serta dukungan infrastruktur kawasan yang terintegrasi.

Hal ini menjadikan KEK Mandalika sebagai salah satu kawasan dengan kesiapan investasi paling komprehensif di sektor pariwisata dn ekonomi kreatif di Indonesia.

KEK Mandalika menawarkan berbagai insentif fiskal yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan kepastian investasi, antara lain fasilitas Tax Holiday untuk kegiatan usaha utama, serta skema pengurangan pajak setelah periode insentif berakhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, tersedia pula skema Tax Allowance berupa pengurangan penghasilan kena pajak dari nilai investasi, percepatan depresiasi dan amortisasi, serta pengaturan tarif pajak dividen bagi investor asing.

BACA JUGA :  Bank NTB Syariah Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Kota Mataram

Dari sisi perpajakan tidak langsung, investor juga memperoleh berbagai kemudahan seperti pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas impor barang modal dan barang kena pajak tertentu, pembebasan bea masuk, serta pembebasan pajak penjualan atas barang mewah untuk properti di kawasan KEK.

Direktur Komersial dan Marketing ITDC, Febrina Mediana, menyampaikan bahwa KEK Mandalika tidak hanya menawarkan insentif, tetapi menghadirkan ekosistem investasi yang siap dieksekusi.

“Kami membangun KEK Mandalika sebagai investment-ready ecosystem, di mana insentif fiskal yang kompetitif berpadu dengan kesiapan infrastruktur, kepastian regulasi, serta demand yang terus bertumbuh. Hal ini memberikan confidence bagi investor untuk masuk lebih cepat, lebih efisien, dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan di kawasan,” ujarnya, (29/3/26).

Tidak hanya dari sisi fiskal, KEK Mandalika juga memberikan berbagai kemudahan non-fiskal yang mempercepat proses investasi, termasuk pelayanan perizinan terpadu satu pintu, kemudahan perizinan tenaga kerja asing, serta kepastian hukum melalui hak atas tanah yang bankable dengan jangka waktu hingga 80 tahun.

BACA JUGA :  Indonesian GP 2023: Side Event Seru Tanpa Tiket Tambahan

Pengembangan kawasan KEK Mandalika dilakukan melalui masterplan terintegrasi yang terbagi ke dalam sejumlah zona strategis, antara lain Circuit District, Kuta District, serta area pengembangan berbasis lifestyle and leisure.

Beberapa kawasan unggulan yang ditawarkan meliputi Golf Resort Community seluas 298 hektar, Tanjung Aan Premium Serenity District seluas 146 hektar yang dirancang untuk pengembangan hotel berstandar internasional, serta Eastern Adventure District seluas sekitar 164 hektar yang membuka peluang investasi pada sektor hospitality, entertainment, dan lifestyle destination

Dalam pengembangannya, KEK Mandalika juga mengedepankan prinsip keberlanjutan lingkungan melalui alokasi ruang terbuka hijau sekitar 30%, termasuk kawasan mangrove di sisi timur seluas 45 hektar.

BACA JUGA :  KASTA NTB Serahkan Laporan Dugaan Dana Siluman DPRD ke Kejati, 13 Oknum Disebut Terima Aliran Dana

Dari sisi kinerja, KEK Mandalika menunjukkan traction pasar yang kuat. Sepanjang tahun 2025, jumlah kunjungan wisatawan mencapai lebih dari 1,4 juta orang dengan tingkat okupansi rata-rata sekitar 55%.

Tingkat hunian meningkat signifikan hingga 90%–100% pada periode penyelenggaraan MotoGP, mencerminkan tingginya daya tarik kawasan bagi wisatawan domestik maupun internasional.

Penyelenggaraan berbagai event internasional seperti GT World Challenge Asia dan Asia Road Racing Championship (ARRC), yang didukung oleh keberadaan Sirkuit Mandalika sebagai katalis utama, semakin memperkuat posisi kawasan sebagai destinasi sportstainment tourism kelas dunia sekaligus mendorong multiplier effect terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kawasan.

Dengan dukungan kebijakan pemerintah, kesiapan kawasan, serta pertumbuhan aktivitas pariwisata yang konsisten, KEK Mandalika semakin mempertegas perannya sebagai Indonesia’s Premier Sportstainment Destination. (REL/red)

Berita Terkait

Polisi Buru Pelaku Pengeroyokan yang Terjadi di Desa Puyung
Salat Istisqa, Santunan Anak Yatim Hingga 135 Tangki Air Bersih Disalurkan PDAM Loteng Guna Atasi Kemarau Panjang
PWI Loteng Protes Pencatutan Media dalam Surat Aksi Demo Kejari
Turut Berduka Cita, Sosok Tuan Guru Bagu di Mata Pathul Bahri
Sinergi BUMN di Mandalika: BSI dan ITDC Berkolaborasi
Kecelakaan Maut Makan Korban Jiwa di Kuta, Polresta Loteng Olah TKP
Galian kabel milik PT PLN di kawasan Kaliabang Bungur menyebabkan kemacetan dan jalan berlubang menjadi sorotan Warga Kaliabang
Terjerat Dugaan Pelecehan Seksual, TGH. Imanuddin Serahkan Ponpes ke TGB
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:22 WIB

Polisi Buru Pelaku Pengeroyokan yang Terjadi di Desa Puyung

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Salat Istisqa, Santunan Anak Yatim Hingga 135 Tangki Air Bersih Disalurkan PDAM Loteng Guna Atasi Kemarau Panjang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:19 WIB

PWI Loteng Protes Pencatutan Media dalam Surat Aksi Demo Kejari

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:49 WIB

Turut Berduka Cita, Sosok Tuan Guru Bagu di Mata Pathul Bahri

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:48 WIB

Sinergi BUMN di Mandalika: BSI dan ITDC Berkolaborasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Kecelakaan Maut Makan Korban Jiwa di Kuta, Polresta Loteng Olah TKP

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Galian kabel milik PT PLN di kawasan Kaliabang Bungur menyebabkan kemacetan dan jalan berlubang menjadi sorotan Warga Kaliabang

Kamis, 24 September 2026 - 07:22 WIB

Terjerat Dugaan Pelecehan Seksual, TGH. Imanuddin Serahkan Ponpes ke TGB

BERITA TERBARU