Kasus Dana “Siluman” DPRD NTB: 13 Anggota Dewan Enggan Kembalikan Uang, 2 Lainnya “Terselamatkan”

Jumat, 27 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Dari kasus dana “siluman” DPRD NTB, ternyata dari total 38 oknum anggota dewan yang menerima, ada 13 yang tak mau mengembalikan, dan 2 orang “terselamatkan”.

​Hal tersebut terungkap dari pengakuan sejumlah orang yang mengantarkan dana tersebut ke sekitar 15 oknum anggota dewan lainnya yang diduga kuat turut menerima dana, namun tak mau mengembalikan.

​Selain itu, bukti berupa puluhan chat WhatsApp yang mengarah pada adanya aliran dana ke 15 oknum anggota dewan yang rata-rata baru menjabat tersebut juga telah dikumpulkan untuk melengkapi bukti atas adanya aliran dana tersebut.

BACA JUGA :  Kampung Bahari Nusantara Lanal Bintan Pintu Menuju Masyarakat Pesisir Sejahtera

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Memang benar, ada dugaan kuat sebanyak 15 orang oknum anggota dewan DPRD NTB juga menerima dana tersebut, namun mereka diam dan tidak mau mengembalikan dana itu,” kata Presiden Kasta NTB, Lalu Wink Haris, Kamis, 26 Maret 2026, kepada wartawan.

​Seperti kejadian yang telah terbuka ke publik, oknum anggota dewan yang ternyata turut menerima dana itu juga bervariasi. Ada yang menerima Rp100 juta, Rp150 juta, hingga yang paling banyak Rp200 juta.

BACA JUGA :  Mabes TNI Pilih Loteng Lokasi Serbuan Teritorial Karena Bupatinya Sangat Welcome

​Namun, dari 15 yang turut menerima, ada anggota dewan yang “terselamatkan” dari peristiwa tersebut. Di mana, mereka yang “selamat” itu karena ada satu orang yang pergi haji dan satu lagi menolak karena dana tidak sama dengan yang mendapatkan nilai uang terbanyak, yakni Rp200 juta.

​”Kami dalam waktu dekat akan melaporkan kejadian ini ke Kejati NTB dan mendesak agar segera diproses sesuai hukum yang berlaku,” pungkas Lalu Wink Haris.

BACA JUGA :  Kunjungi Kebon Kongok, Lalu Iqbal Sebut Pengelolaan Sampah Mendesak

​LWH, akronim aktivis kawakan ini, meminta agar semua diberlakukan secara adil. Jangan sampai anggota dewan yang punya iktikad baik mengembalikan malah dihukum, namun mereka yang turut menerima dan tak punya iktikad baik mengembalikan malah enak menikmati uangnya tanpa dijerat oleh hukum.

​”Inisial anggota DPRD yang diduga sudah menerima uang ‘siluman’ tetapi tidak mau mengembalikan antara lain E, D, A, R, Y, I, A, S, Z, S, S, TS, dan R,” pungkas LWH. (Red)

Berita Terkait

Diduga Tahan Duit Bantuan ke Korban, Kantor Hotman 911 NTB Didatangi Massa
Terjaring OTT KPK, Bupati Lombok Barat Dibawa ke Jakarta!
Aksi Damai Pemuda Batujai: Transparansi Proyek, Bansos, dan Pelayanan Desa Jadi Tuntutan
Kasta NTB Soroti Pengelolaan DBHCHT 2026, Desak Anggaran Berpihak pada Petani Tembakau
Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Terus Benahi Potensi Pendapatan Daerah
Di Balik Video Viral Penangkapan Warga di Praya Barat Daya, Ini Penjelasan Kuasa Hukum
Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara
Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng
Berita ini 229 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:06 WIB

Diduga Tahan Duit Bantuan ke Korban, Kantor Hotman 911 NTB Didatangi Massa

Senin, 20 Juli 2026 - 21:58 WIB

Terjaring OTT KPK, Bupati Lombok Barat Dibawa ke Jakarta!

Senin, 20 Juli 2026 - 20:16 WIB

Aksi Damai Pemuda Batujai: Transparansi Proyek, Bansos, dan Pelayanan Desa Jadi Tuntutan

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:25 WIB

Kasta NTB Soroti Pengelolaan DBHCHT 2026, Desak Anggaran Berpihak pada Petani Tembakau

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:53 WIB

Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Terus Benahi Potensi Pendapatan Daerah

Senin, 29 Juni 2026 - 14:10 WIB

Di Balik Video Viral Penangkapan Warga di Praya Barat Daya, Ini Penjelasan Kuasa Hukum

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:55 WIB

Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:38 WIB

Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng

BERITA TERBARU