Kapolres Loteng Himbau Masyarakat Hindari Provokasi Usai Bentrokan Warga Di Pujut

Sabtu, 9 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Kepala Kepolisian Resor Lombok Tengah AKBP Iwan Hidayat, S.I.K menghimbau seluruh Masyarakat Kabupaten Lombok Tengah untuk menjauhi provokasi usai bentrokan warga di Kecamatan Pujut.

“Kami minta kepada masyarakat tetap tenang dan tidak saling memprovokasi atas peristiwa bentrokan antar warga Desa Ketare dan Segala Anyar,” katanya.

Saat ini pihaknya bersama pemerintah daerah Kabupaten Lombok Tengah, Kodim 1620/Lombok Tengah beserta instansi terkait juga turun langsung kelokasi kejadian untuk menenangkan dan mehimbau warga.

BACA JUGA :  Ternyata! Ada Potensi Besar Penghamburan Uang Negara Pada Program MBG

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami minta masing-masing pihak agar menahan diri dan menyerahkan proses hukum sepenuhnya ke pihak Kepolisian serta tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat merugikan kedua belah pihak.

Iya juga memastikan pasca kejadian kondisi saat ini masih relatif kondusif dan terkendali. Polres Lombok Tengah juga menerjunkan ratusan personel gabungan yang diback up personel Brimob, Polda dan TNI.

BACA JUGA :  RS Polri Serahkan 5 Jenazah di Kali Bekasi ke Keluarga

“Kita juga melakukan penjagaan ketat dan penyekatan dikedua Desa untuk mengantisipasi terjadinya bentrokan susulan,” katanya.

AKBP Iwan menjelaskan bentrok tersebut merupakan imbas dari amukan massa akibat pencurian lampu papan reklame di Jalan Bypass BIL-Mandalika tadi malam sekitar pukul 01.00 wita.

BACA JUGA :  Ijazah Palsu, Oknum Anggota DPRD Loteng Ditetapkan Sebagai Tersangka

“Ini imbas kejadian tadi malam, warga Ketare tidak terima tadi malam warganya yang diduga mencuri dipukuli warga Kadek, Segala Anyar,” jelas Iwan.

Akibat dari bentrok tersebut, dua warga Desa Segala Anyar menjadi korban. Dimana korban saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Mandalika.

Berita Terkait

Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara
Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng
Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar
Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!
Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda
Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan
KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan
Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:55 WIB

Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:38 WIB

Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:47 WIB

Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:47 WIB

Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:10 WIB

Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:33 WIB

KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:02 WIB

Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat

BERITA TERBARU

Pemerintahan

Musdes Barejulat Tetapkan 5 Anggota Panitia Inti Pilkades 2026

Senin, 22 Jun 2026 - 12:54 WIB