Rudy Lombok Usulkan Direksi PTAM Giri Menang Harus Juga Diisi Warga Kota Mataram

Selasa, 4 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Tokoh Kota Mataram Furqan Ermansyah atau Rudy Lombok mengusulkan agar direksi PT Air Minum (PTAM) Giri Menang harus diisi juga dengan masyarakat Kota Mataram.

Rudy mengatakan selama ini pelanggan PTAM Giri Menang tidak hanya warga Lombok Barat namun juga warga Kota Mataram sehingga menurutnya lebih ideal jajaran direksi PTAM diberikan juga kepada warga kota Mataram.

BACA JUGA :  Polres Loteng Gunakan Metal Detector Amankan Pleno KPU Kabupaten Lombok Tengah

“Kalau bisa Dirutnya warga Kota Mataram, kan banyak juga yang profesional dan punya kemampuan, supaya lebih adil saja, gilir-giliranlah,” kata Rudy Lombok, Selasa 4 Maret 2025 di Mataram.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rudy menilai selama ini direksi PTAM Giri Menang selalu diisi dari warga Lombok Barat, selain itu ia juga menilai periodesasi kepemimpinan Direktur terlalu lama sehingga menurutnya hal tersebut tidak sehat bagi perusahaan.

BACA JUGA :  Bekerjasama Dengan Komunitas Lokal, KKN Unram Sukseskan Gelaran Pertunjukan Wayang Botol

“Selama ini ya itu-itu saja yang jadi direkturnya, periode kepemimpinannya juga terlalu lama kita takutnya kalau terlalu lama nantinya dapat menimbulkan dominasi ini kan tidak sehat,” katanya.

“Apalagi Bupati sekarang kan mantan Dirut PTAM Giri Menang, takutnya yang ditunjuk ya orang-orangnya dia, tolong supaya lebih adil dan fair,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Kasus Korupsi di Disperindag Dompu Rugikan Negara, Massa Minta Dihukum Berat

Selain itu ia juga menyoroti soal biaya minimum penggunaan air yang dinilai terlalu mahal dan memberatkan masyarakat.

“Tolong dikaji kembali dan dirubah, masak ada orang beli rumah terus tidak ditempati dan tidak pernah menggunakan air harus bayar ratusan ribu perbulan, ini kan terlalu mahal dan tidak masuk akal,” katanya.

Berita Terkait

Semen Mulai Langka di Lombok Tengah, Warga dan Kontraktor Keluhkan Stok Kosong
Kejari Lombok Tengah Pastikan Tahap II Kasus ABH Berjalan Aman Sesuai Prosedur Peradilan Anak
KASTA NTB Buka Suara Soal Jejak Kontrak PT TCN di KLU
Pengerusakan SPPG di Lombok Tengah HOAX!
Polemik “Uang Batal Demo” Rp20 Juta, Konsultan Hukum PDAM: Kami Punya Bukti Chat WhatsApp
Izin Tidak Lengkap dan Langgar Perda, Empat Diskotik di Mataram Digugat
Aksi Unik Kasta NTB: Beri Buket Bunga ke Kejati NTB Usai Gelar Orasi
Pacsa Kebakaran, Pemkab Lombok Tengah Siapkan Penanganan Logistik Hingga Kesehatan di Sade
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 16:16 WIB

Semen Mulai Langka di Lombok Tengah, Warga dan Kontraktor Keluhkan Stok Kosong

Selasa, 15 September 2026 - 19:30 WIB

Kejari Lombok Tengah Pastikan Tahap II Kasus ABH Berjalan Aman Sesuai Prosedur Peradilan Anak

Senin, 14 September 2026 - 21:33 WIB

KASTA NTB Buka Suara Soal Jejak Kontrak PT TCN di KLU

Senin, 14 September 2026 - 04:19 WIB

Pengerusakan SPPG di Lombok Tengah HOAX!

Selasa, 8 September 2026 - 16:32 WIB

Polemik “Uang Batal Demo” Rp20 Juta, Konsultan Hukum PDAM: Kami Punya Bukti Chat WhatsApp

Selasa, 8 September 2026 - 06:12 WIB

Izin Tidak Lengkap dan Langgar Perda, Empat Diskotik di Mataram Digugat

Rabu, 2 September 2026 - 18:28 WIB

Aksi Unik Kasta NTB: Beri Buket Bunga ke Kejati NTB Usai Gelar Orasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Pacsa Kebakaran, Pemkab Lombok Tengah Siapkan Penanganan Logistik Hingga Kesehatan di Sade

BERITA TERBARU