Poltekpar Lombok Kebanjiran Pendaftar, Kuota Mahasiswa Baru Naik dari 360 Menjadi 560

Selasa, 28 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Tingginya minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok kembali terlihat pada proses penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027.

Seluruh program studi yang dibuka mencatat jumlah pendaftar jauh melampaui daya tampung, bahkan tingkat persaingan di setiap program studi mencapai lebih dari 300 persen dari kuota yang tersedia.

Direktur Politeknik Pariwisata Lombok Dr Ali Muhtasom dalam keterangannya mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pendidikan vokasi pariwisata terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap Poltekpar Lombok sebagai institusi pendidikan tinggi yang mencetak sumber daya manusia profesional di bidang pariwisata dan industri perhotelan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Secara umum peminatnya cukup luar biasa. Kalau dipresentasikan, setiap program studi memiliki jumlah peminat lebih dari 300 persen dari kuota yang tersedia,” ujarnya, (28/7/26).

Besarnya animo masyarakat tersebut mendapat perhatian dari Kementerian Pariwisata. Tahun ini Poltekpar Lombok memperoleh tambahan kuota penerimaan mahasiswa baru yang cukup signifikan. Jika pada tahun-tahun sebelumnya kampus tersebut hanya mendapatkan kuota sebanyak 360 mahasiswa, maka pada tahun akademik ini kuota resmi ditingkatkan menjadi 560 mahasiswa.

BACA JUGA :  Puluhan Vendor Tuntut Segera Pelunasan Utang Event MXGP Senilai Rp 8 Miliar

Menurut Direktur, penambahan kuota tersebut merupakan bentuk kepercayaan Kementerian Pariwisata terhadap perkembangan Poltekpar Lombok, sekaligus sebagai upaya memenuhi kebutuhan tenaga kerja pariwisata yang semakin besar di Indonesia.

“Kami bersyukur karena tahun ini diberikan tambahan kuota dari 360 menjadi 560 mahasiswa. Ini tentu menjadi kesempatan yang lebih luas bagi putra-putri Nusa Tenggara Barat untuk memperoleh pendidikan tinggi vokasi di bidang pariwisata,” katanya.

Ia menjelaskan, peningkatan kuota tersebut membuka peluang yang lebih besar bagi lulusan SMA, SMK, maupun MA, khususnya dari wilayah Nusa Tenggara Barat seperti Kabupaten Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Barat, maupun daerah lainnya untuk mengenyam pendidikan di Poltekpar Lombok.

Meski kuota bertambah cukup besar, tingginya jumlah pendaftar tetap membuat persaingan masuk sangat ketat. Ribuan calon mahasiswa mengikuti proses seleksi untuk memperebutkan kursi di berbagai program studi yang ditawarkan.

Direktur mengungkapkan bahwa komposisi mahasiswa yang diterima dari Kabupaten Lombok Tengah masih menjadi salah satu yang terbesar dibandingkan daerah lainnya di NTB. Hal tersebut menunjukkan besarnya minat generasi muda Lombok Tengah terhadap dunia pendidikan pariwisata sekaligus peluang karier di sektor yang terus berkembang.

BACA JUGA :  Selamat Ulang Tahun Pak Presiden Jokowi

Untuk mengakomodasi tambahan kuota tersebut, Poltekpar Lombok juga melakukan penyesuaian kapasitas ruang belajar. Jika sebelumnya satu rombongan belajar diisi sekitar 30 mahasiswa, tahun ini jumlah mahasiswa dalam setiap kelas ditingkatkan menjadi 35 orang sehingga seluruh kuota 560 mahasiswa dapat terpenuhi tanpa mengurangi kualitas proses pembelajaran.

“Biasanya satu kelas berisi 30 mahasiswa, tetapi tahun ini kami tingkatkan menjadi 35 mahasiswa per kelas agar seluruh kuota dapat terakomodasi,” jelasnya.

Saat ini, seluruh mahasiswa baru telah menyelesaikan proses registrasi dan memasuki tahapan persiapan akademik. Sebelum mengikuti perkuliahan, mereka akan menjalani kegiatan Pra-Pembentukan Sikap Dasar Profesi (Pra-PSDP) yang dijadwalkan berlangsung pada 3 hingga 7 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter mahasiswa Poltekpar Lombok. Selain memberikan pengenalan terhadap lingkungan kampus, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan disiplin, etika profesi, jiwa pelayanan, kepemimpinan, serta budaya kerja yang menjadi ciri khas industri pariwisata.

BACA JUGA :  ITDC Bentuk Paguyuban Bagi Pedagang Asongan di KEK Mandalika

Setelah rangkaian Pra-PSDP selesai dilaksanakan, mahasiswa baru akan mengikuti perkuliahan perdana sebagai awal perjalanan akademik mereka di Poltekpar Lombok.

Di balik meningkatnya kuota penerimaan, Direktur juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh calon mahasiswa yang telah mengikuti proses seleksi. Ia mengakui masih banyak peserta yang belum berhasil diterima karena tingginya tingkat persaingan.

“Kami mohon maaf kepada calon mahasiswa yang belum berkesempatan diterima tahun ini. Minat masyarakat yang sangat tinggi membuat proses seleksi berlangsung sangat kompetitif,” ungkapnya.

Ia berharap para peserta yang belum lolos tidak berkecil hati dan tetap semangat melanjutkan pendidikan maupun meningkatkan kompetensi diri untuk kembali mencoba pada kesempatan berikutnya.

Dengan bertambahnya jumlah mahasiswa baru menjadi 560 orang, Politeknik Pariwisata Lombok optimistis mampu terus berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia pariwisata yang unggul, profesional, berdaya saing global, serta siap mendukung pengembangan destinasi pariwisata nasional, khususnya di Nusa Tenggara Barat yang terus berkembang sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia.

Berita Terkait

Perluas Wawasan Akademik dan Organisasi, Falma Buton Wakili UIN Mataram di Ajang Internasional
Kapolresta Loteng Beri Semangat dan Edukasi Pelajar saat Upacara Berbeda di SMAN 4 Praya
Tak Sekadar Sekolah Umum, SMPN 1 Praya Tengah Tumbuhkan Tradisi Tahfiz dan Kajian Kitab
Poltekpar Lombok Perkuat Link and Match Industri Lewat Career Expo 2026
Dihadiri Ribuan Masyarakat! Pemdes Desa Mantang Sukses Gelar Tabligh Akbar UAS
Boyong 13 Emas di Tingkat Provinsi, 17 Peserta Asal Lombok Tengah Perkuat NTB pada MTQ Nasional Semarang
Tekan Modus SPJ Fiktif Hingga Praktik Mark-up, Kejari Lombok Tengah Kawal Pengelolaan Dana BOSP
Kendalikan Inflasi, Pemkab Lombok Tengah Luncurkan BESTI
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Perluas Wawasan Akademik dan Organisasi, Falma Buton Wakili UIN Mataram di Ajang Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Kapolresta Loteng Beri Semangat dan Edukasi Pelajar saat Upacara Berbeda di SMAN 4 Praya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Tak Sekadar Sekolah Umum, SMPN 1 Praya Tengah Tumbuhkan Tradisi Tahfiz dan Kajian Kitab

Rabu, 30 September 2026 - 12:14 WIB

Poltekpar Lombok Perkuat Link and Match Industri Lewat Career Expo 2026

Minggu, 13 September 2026 - 07:45 WIB

Dihadiri Ribuan Masyarakat! Pemdes Desa Mantang Sukses Gelar Tabligh Akbar UAS

Rabu, 9 September 2026 - 17:38 WIB

Boyong 13 Emas di Tingkat Provinsi, 17 Peserta Asal Lombok Tengah Perkuat NTB pada MTQ Nasional Semarang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Tekan Modus SPJ Fiktif Hingga Praktik Mark-up, Kejari Lombok Tengah Kawal Pengelolaan Dana BOSP

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Kendalikan Inflasi, Pemkab Lombok Tengah Luncurkan BESTI

BERITA TERBARU

Kepolisian

Polresta Loteng Gelar Operasi Patuh Rinjani 2026

Senin, 26 Okt 2026 - 16:28 WIB

Pemerintahan

Tahun 2026 Angka Kemiskinan di Lombok Tengah Menurun

Senin, 26 Okt 2026 - 16:22 WIB