Tim PAKEM Lombok Tengah Dorong Literasi dan Deteksi Dini Terkait Informasi Keagamaan di Media Sosial

Selasa, 21 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Maraknya penyebaran informasi dan isu-isu keagamaan melalui media sosial menjadi perhatian Tim Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM) Kabupaten Lombok Tengah.

Selain memperkuat koordinasi lintas instansi, tim juga mendorong peningkatan literasi masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Tim PAKEM yang digelar di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Tengah, Selasa (21/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertemuan tersebut dihadiri unsur Kementerian Agama, Kejaksaan Negeri Lombok Tengah, Polres Lombok Tengah, Kodim 1620/Lombok Tengah, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Dinas Pendidikan, serta para penyuluh agama.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Lombok Tengah, Alfa Dera, melalui Kasubsi II Intelijen I Putu Gede Surya Trisnawan mengatakan perkembangan media sosial membawa tantangan baru dalam menjaga kerukunan masyarakat. Informasi yang beredar dengan cepat, apabila tidak disikapi secara bijak, berpotensi menimbulkan kesalahpahaman hingga memicu konflik sosial.

BACA JUGA :  Penemuan Mayat Bayi Di Pringgarata, Polres Loteng Lakukan Penyelidikan

“Pendekatan yang kita lakukan harus tetap objektif, terukur, humanis, dan sesuai koridor hukum. Karena itu, koordinasi antara aparat penegak hukum, pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat menjadi sangat penting sebagai langkah deteksi dini dan pencegahan dini,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, para penyuluh agama menyampaikan bahwa media sosial kini menjadi salah satu sarana penyebaran berbagai informasi keagamaan, termasuk konten yang berpotensi mengandung ujaran kebencian maupun informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Kondisi tersebut dinilai memerlukan penguatan edukasi kepada masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.

BACA JUGA :  Samsat Kabupaten Bekasi berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik demi kenyamanan Masyarakat bayar Pajak

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Tengah, H. Lalu Syahdi, meminta seluruh penyuluh agama terus meningkatkan komunikasi dengan masyarakat serta aktif memantau perkembangan di wilayah masing-masing. Menurutnya, informasi yang diperoleh dari masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan sejak dini.

Sementara itu, perwakilan Polres Lombok Tengah mengingatkan bahwa kewaspadaan harus terus ditingkatkan mengingat perkembangan teknologi informasi memungkinkan penyebaran berbagai paham dilakukan dengan lebih cepat melalui ruang digital.

Dalam rapat juga muncul usulan agar edukasi mengenai moderasi beragama, literasi digital, dan kesadaran hukum tidak hanya diberikan kepada masyarakat umum, tetapi juga menyasar lingkungan sekolah. Langkah tersebut dinilai penting untuk membekali generasi muda agar mampu menyaring informasi secara kritis serta tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang dapat memecah belah persatuan.

BACA JUGA :  Gubernur NTB Lantik 9.411 PPPK Paruh Waktu: Tekankan Kualitas dan Komitmen

Sebagai tindak lanjut, Tim PAKEM Kabupaten Lombok Tengah akan memperkuat koordinasi dengan para penyuluh agama, meningkatkan pemantauan terhadap informasi yang berkembang di masyarakat, serta menggelar forum bersama tokoh lintas agama untuk memperkuat pemahaman dan menyamakan persepsi dalam menjaga kerukunan umat beragama.

Kejaksaan Negeri Lombok Tengah menegaskan bahwa fungsi Tim PAKEM bukan semata melakukan pengawasan, tetapi juga mengedepankan langkah-langkah edukatif dan preventif. Melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan, diharapkan masyarakat semakin bijak dalam menggunakan media sosial, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, serta terus menjaga toleransi, persatuan, dan kondusivitas di Kabupaten Lombok Tengah.

Berita Terkait

Desa Bilebante Wakili Lombok Tengah di Ajang Desa Berprestasi NTB 2026
Prestasi Lombok Tengah! HM Nursiah Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan 2026
Pathul Bahri Lepas 75 ASN Purna Tugas Lombok Tengah Priode Februari – Oktober
Rahman Rahim Day 1448 H, Pemkab Lombok Tengah Santuni Belasan Ribu Anak Yatim Piatu di 12 Kecamatan
Perkuat Kesiapsiagaan Siber Daerah, Wakil Bupati Lombok Tengah Terima STR TTIS dari Kepala BSSN
Musdes Barejulat Tetapkan 5 Anggota Panitia Inti Pilkades 2026
Libatkan 1.061 Petugas, Sensus Ekonomi 2026 Mulai Dilaksanakan di Lombok Tengah
Kejari Lombok Tengah Dorong Pertukaran Data Riil PLN-Bapenda, Pajak Listrik Rp30 Miliar Harus Terverifikasi dan Berdampak bagi Masyarakat
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:44 WIB

Tim PAKEM Lombok Tengah Dorong Literasi dan Deteksi Dini Terkait Informasi Keagamaan di Media Sosial

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:56 WIB

Desa Bilebante Wakili Lombok Tengah di Ajang Desa Berprestasi NTB 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:46 WIB

Prestasi Lombok Tengah! HM Nursiah Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:07 WIB

Pathul Bahri Lepas 75 ASN Purna Tugas Lombok Tengah Priode Februari – Oktober

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:58 WIB

Rahman Rahim Day 1448 H, Pemkab Lombok Tengah Santuni Belasan Ribu Anak Yatim Piatu di 12 Kecamatan

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:29 WIB

Perkuat Kesiapsiagaan Siber Daerah, Wakil Bupati Lombok Tengah Terima STR TTIS dari Kepala BSSN

Senin, 22 Juni 2026 - 12:54 WIB

Musdes Barejulat Tetapkan 5 Anggota Panitia Inti Pilkades 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:33 WIB

Libatkan 1.061 Petugas, Sensus Ekonomi 2026 Mulai Dilaksanakan di Lombok Tengah

BERITA TERBARU

Sumber gambar: IG Prokopimlobar

Peristiwa

Terjaring OTT KPK, Bupati Lombok Barat Dibawa ke Jakarta!

Senin, 20 Jul 2026 - 21:58 WIB