LSM KASTA NTB Pasang Badan Kawal Guru Agama yang Diduga Dianiaya Oknum Kades

Jumat, 3 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Dugaan aksi kekerasan menimpa seorang tenaga pendidik di salah satu Sekolah Dasar di Kecamatan Janapria, Lombok Tengah. Seorang guru agama berinisial MY diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh oknum Kepala Desa berinisial S, setelah sebelumnya terjadi perselisihan terkait pendisiplinan siswa di sekolah.

​Insiden tersebut dilaporkan terjadi di lingkungan sekolah saat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) masih berlangsung. Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketegangan bermula ketika MY memberikan teguran atau hukuman disiplin kepada salah satu siswa yang merupakan anak dari sang Kepala Desa.

BACA JUGA :  Mengusung Tema New Year Start With You, 17.518 Wisatawan Banjiri The Mandalika di Malam Tahun Baru 2025

​Tak terima buah hatinya ditegur, oknum Kades tersebut diduga tersulut emosi hingga mendatangi sekolah dan melakukan tindakan fisik terhadap MY. Kejadian ini pun memicu reaksi keras dari kalangan pendidik dan aktivis, salah satunya dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) KASTA NTB wilayah Janapria.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA :  Ganjar Pranowo Nongkrong di Taman Musik Bersama Mojang Bujang Bandung

​Abdul Siman, S.Pd., anggota LSM KASTA NTB sekaligus rekan seprofesi korban di wilayah tersebut, menyatakan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam. Ia memastikan lembaga akan mengawal laporan korban agar mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya.

​”Kami siap mendampingi korban dan akan memperjuangkan keadilan bagi guru tersebut. Kami menuntut agar aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti kasus ini sesuai dengan peraturan yang berlaku, mengingat guru berhak mendapatkan rasa aman dalam menjalankan tugas mendidik,” tegas Abdul Siman saat memberikan keterangan, (3/4/26).

BACA JUGA :  Sandiaga Uno, Perputaran Ekonomi Selama MotoGP 2023 Mencapai Rp4,5 Triliun

​Siman menambahkan bahwa aksi premanisme di lingkungan sekolah tidak bisa ditoleransi dengan alasan apa pun. Menurutnya, sekolah harus menjadi zona aman yang bebas dari intimidasi pihak luar, termasuk pejabat publik.

​”Kasus ini menyoroti pentingnya penghormatan terhadap wewenang guru di sekolah serta perlindungan hukum bagi tenaga pendidik agar dapat mengajar dengan aman dan nyaman,” pungkasnya. (red)

Berita Terkait

Pacsa Kebakaran, Pemkab Lombok Tengah Siapkan Penanganan Logistik Hingga Kesehatan di Sade
Menteri Pariwisata Siagakan Poltekpar Lombok untuk Bantu Korban Kebakaran di Sade
Diduga Tidak Menjalankan Tupoksi dengan Baik, BARA NTB Minta Direktur PLN NTB Dipecat
Dugaan Penyimpangan DD/ADD Selong Belanak Mulai Diproses Kejari Loteng
Laporan Dugaan Kelalaian Dukcapil Kota Bekasi Bergulir ke Inspektorat
KASTA NTB Lombok Barat: Kursi Wakil Bupati Jadi Incaran, Luka Rakyat Belum Terobati
Kejari Lombok Tengah Soroti Dugaan Perusahaan Cangkang PMA, NJOP Jomplang, dan Anomali Transaksi Tanah Wisata
Diduga Tahan Duit Bantuan ke Korban, Kantor Hotman 911 NTB Didatangi Massa
Berita ini 122 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Pacsa Kebakaran, Pemkab Lombok Tengah Siapkan Penanganan Logistik Hingga Kesehatan di Sade

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:29 WIB

Menteri Pariwisata Siagakan Poltekpar Lombok untuk Bantu Korban Kebakaran di Sade

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:07 WIB

Diduga Tidak Menjalankan Tupoksi dengan Baik, BARA NTB Minta Direktur PLN NTB Dipecat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:35 WIB

Dugaan Penyimpangan DD/ADD Selong Belanak Mulai Diproses Kejari Loteng

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Laporan Dugaan Kelalaian Dukcapil Kota Bekasi Bergulir ke Inspektorat

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:55 WIB

KASTA NTB Lombok Barat: Kursi Wakil Bupati Jadi Incaran, Luka Rakyat Belum Terobati

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:13 WIB

Kejari Lombok Tengah Soroti Dugaan Perusahaan Cangkang PMA, NJOP Jomplang, dan Anomali Transaksi Tanah Wisata

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:06 WIB

Diduga Tahan Duit Bantuan ke Korban, Kantor Hotman 911 NTB Didatangi Massa

BERITA TERBARU