Nomor WhatsApp di Hack, Bupati Lombok Tengah Klarifikasi

Rabu, 13 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Nomor WhatsApp Bupati Lombok Tengah, H.L. Pathul Bahri, diserang hacker yang memanfaatkan identitas orang nomor satu di Lombok Tengah itu untuk meminta sejumlah uang ke masyarakat.

Melalui pesan WhatsApp, Bupati seolah-olah meminta uang sebesar 10 juta kepada warga. Isi pesan WhatsApp yang beredar adalah:

BACA JUGA :  Opdes Hearing di DPRD, Minta Kesejahteraan Diperhatikan

“Assalamualaikum, boleh minta tolong ini lagi ada keperluan mau transfer 10jt mbengking lgi error gbisa dibuka bisa bantu transfer dulu insyaallah nanti diganti kalau bisa tiang kirim no rekening nya.”

ADVERTISEMENT

BACA JUGA :  Warga Gemel Bersyukur Dapat Bantuan Beras

SCROLL TO RESUME CONTENT

Atas kejadian ini, Bupati Lombok Tengah, H.L. Pathul Bahri, langsung mengklarifikasi. Dia membantah telah meminta sejumlah uang kepada masyarakat.

“Nomor HP saya kena hack, masyarakat jangan percaya terhadap isi pesan singkat yang dikirimkan melalui WhatsApp itu, itu penipuan,” ungkapnya, (13/8/25).

BACA JUGA :  BKAD Lombok Tengah Percepat Realisasi Anggaran Melalui Bimbingan Teknis

Untuk itu, dia meminta kepada siapapun yang menerima pesan serupa untuk mengonfirmasi langsung kepadanya.

“Kalau suatu saat ada dapat pesan ataupun telepon yang meminta sejumlah uang, sebaiknya jangan percaya atau setidak-tidaknya konfirmasi kebenarannya kepada saya,” tutupnya.

Berita Terkait

Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara
Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng
Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar
Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!
Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda
Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan
KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan
Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:55 WIB

Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:38 WIB

Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:47 WIB

Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:47 WIB

Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:10 WIB

Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:33 WIB

KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:02 WIB

Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat

BERITA TERBARU

Pemerintahan

Musdes Barejulat Tetapkan 5 Anggota Panitia Inti Pilkades 2026

Senin, 22 Jun 2026 - 12:54 WIB