Selenggarakan Musrenbang, Empat Isu Prioritas Menjadi Fokus Menuju Lombok Tengah Emas 2045

Selasa, 11 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah berhasil menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Pendidikan untuk pertama kalinya.

Kegiatan yang digelar di Illira Lite Hotel, Lombok Tengah (10/2/25) ini dilaksanakan untuk memastikan bahwa isu-isu prioritas bidang pendidikan bisa termuat dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah tahun 2026 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.

Selain itu, Musrenbang ini juga bertujuan untuk menyusun usulan kegiatan dan kebijakan prioritas yang mendukung isu-isu pendidikan serta menguatkan kolaborasi lintas sektor dalam merancang solusi berbasis data.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Musrenbang Tematik Pendidikan ini mengambil tema ‘Mewujudkan Anak Cerdas, Berkarakter dan Berwawasan Lingkungan Menuju Lombok Tengah Emas 2045.

BACA JUGA :  ITDC Luncurkan Program School Holiday Campaign Selama Musim Libur Sekolah

Ada empat isu prioritas yang menjadi fokus pada Musrembang Tematik Pendidikan ini, yaitu penguatan pendidikan karakter, peningkatan capaian literasi dan numerasi siswa sekolah/madrasah, pencegahan perkawinan anak usia sekolah, dan integrasi perubahan iklim dalam pembelajaran.

Keempat isu ini dipandang sebagai kunci untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Lombok Tengah dan mendukung visi Lombok Tengah Emas 2045.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Tengah, H. Lalu Firman Wijaya, hadir untuk membuka kegiatan dengan didampingi oleh pimpinan perangkat daerah Kepala Bapperida, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Kadis Perpustakaan & Arsip Daerah, Kadis Dinsos, Kepala Bakesbangpol, dan Kadis DP3AP2KB.

Dalam kesempatan tersebut, Lalu Firman mengapresiasi terselenggaranya Musrembang Tematik Pendidikan Kab. Lombok Tengah untuk pertama kalinya ini, sekaligus juga mendorong Bapperida untuk menjadikan ini sebagai agenda rutin tahunan.

BACA JUGA :  Raih 990 Poin, Desa Semparu Raih Juara 1 Lomba Perpusdes 2025 Lombok Tengah

“Gagasan ini dilahirkan dari kolaborasi Bapperida, Dinas Dikbud, dan Kemenag dengan dukungan INOVASI NTB,” ujarnya.

Lalu Firman menambahkan, bahwa sektor pendidikan telah berkontribusi pada peningkatan SPM Kabupaten Lombok Tengah. Dia berharap semua pihak tidak boleh lengah dan terus bahu membahu untuk menjadi lebih baik lagi.

“Peningkatan yang sekarang telah dicapai tidak boleh membuat semua pihak berpuas diri, melainkan harus terpacu maju menuju capaian yang paripurna. Untuk itu, perlu perencanaan berkelanjuta untuk terus meningkat ke arah yang kita diharapkan,” tegasnya.

Kegiatan Musrembang Tematik Pendidikan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan di sektor pendidikan, seperti Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi NTB, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi NTB, Kanwil Kemenag NTB, Universitas Mataram, Uniqba, Konsorsium NTB Membaca, Lombok Sustainability Consulting, Kelompok Kerja Pengawas Sekolah (KKPS) lingkup Dinas Dikbud Lombok Tengah, Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) lingkup Kemenag Lombok Tengah, dan Solidaritas Perempuan Mataram.

BACA JUGA :  Raihan Ammar Pasukan Pengibar Bendera HUT RI ke-79 Perwakilan NTB

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari serangkaian diskusi terpumpun (FGD), eksplorasi, dan refleksi yang telah dilaksanakan sejak Agustus 2024 hingga Januari 2025 bersama program INOVASI.

“Musrenbang Tematik Pendidikan ini diharapkan dapat menghadirkan sinergi dan komitmen bersama dari semua pihak untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas di Kabupaten Lombok Tengah, menuju Lombok Tengah Emas 2045,” tutupnya.

Berita Terkait

Dihadiri Ribuan Masyarakat! Pemdes Desa Mantang Sukses Gelar Tabligh Akbar UAS
Boyong 13 Emas di Tingkat Provinsi, 17 Peserta Asal Lombok Tengah Perkuat NTB pada MTQ Nasional Semarang
Tekan Modus SPJ Fiktif Hingga Praktik Mark-up, Kejari Lombok Tengah Kawal Pengelolaan Dana BOSP
Kendalikan Inflasi, Pemkab Lombok Tengah Luncurkan BESTI
Poltekpar Lombok Kebanjiran Pendaftar, Kuota Mahasiswa Baru Naik dari 360 Menjadi 560
Cegah Generasi Muda Terjerat Judol dan Pinjol Ilegal, Diskominfo Loteng Edukasi Siswa SMAN 1 Praya Barat Daya
Peduli Kondisi Pesantren di Tengah Polemik, Kasta NTB Beri Dukungan Moral untuk Santri
88 SMP Negeri di Lombok Tengah Ikuti Bimtek PPID
Berita ini 98 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 07:45 WIB

Dihadiri Ribuan Masyarakat! Pemdes Desa Mantang Sukses Gelar Tabligh Akbar UAS

Rabu, 9 September 2026 - 17:38 WIB

Boyong 13 Emas di Tingkat Provinsi, 17 Peserta Asal Lombok Tengah Perkuat NTB pada MTQ Nasional Semarang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:03 WIB

Tekan Modus SPJ Fiktif Hingga Praktik Mark-up, Kejari Lombok Tengah Kawal Pengelolaan Dana BOSP

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Kendalikan Inflasi, Pemkab Lombok Tengah Luncurkan BESTI

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:37 WIB

Poltekpar Lombok Kebanjiran Pendaftar, Kuota Mahasiswa Baru Naik dari 360 Menjadi 560

Senin, 27 Juli 2026 - 16:22 WIB

Cegah Generasi Muda Terjerat Judol dan Pinjol Ilegal, Diskominfo Loteng Edukasi Siswa SMAN 1 Praya Barat Daya

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:38 WIB

Peduli Kondisi Pesantren di Tengah Polemik, Kasta NTB Beri Dukungan Moral untuk Santri

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:55 WIB

88 SMP Negeri di Lombok Tengah Ikuti Bimtek PPID

BERITA TERBARU