Petani di Lombok, Hati-hati Bawa Golok ke Kebun, Nanti Jadi TSK 

- Wartawan

Rabu, 18 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Diduga hanya gara-gara bawa golok ke kebun, 2 orang petani warga Desa Sengkol Kecamatan Pujut Lombok Tengah, ditetapkan jadi tersangka atau TSK.

Warga tersebut, dua orang petani bersaudara bernama Muhaibul Habibi dan Ahmad Syahrul Wahyudi yang pada Jumat 13 Oktober 2023 diamankan oleh pihak kepolisian saat sedang berada di kebun.

“Betul, saat berada ditanahnya di atas bukit yang sangat jauh dari jalan raya,  didatangi oleh Kapolres dan seluruh jajaranya. Mereka (datang) karena melihat dari jauh ada spanduk masyarakat yang menuntut ITDC membayar lahannya,”tutur Setia Dharma SH, Selasa 17 Oktober 2023, selaku kuasa hukum tersangka.

BACA JUGA :  Jadi Korban Musibah Kebaran, Rumah Seorang Nenek di Lombok, Dibangun Ulang LSM Kasta NTB

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak kepolisian saat itu, kemudian mencopot paksa spanduk dan membawa kedua orang klienya tersebut ke Mapolres Lombok Tengah, serta spanduk dan golok yang merupakan peralatan mereka saat berkebun.

Satu hari kemudian, tepatnya tanggal 14 Oktober 2023, Mapolres setempat mengeluarkan Surat Penetapan Tersangka nomor: S TAP/C8/x/RES.1.24/2023/Reskrim yang menetapkan Muhaibul Habibi sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana pasal 2 ayat 1 UU Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang senjata tajam. Pihak Polres juga langsung melakukan penanahanan.

BACA JUGA :  Ops Antik Rinjani 2023 Polres Lombok Tengah Ungkap 6 Kasus Narkoba Dengan 8 Tersangka

“Bagaimana bisa pemasangan spanduk berujung kejahatan terhadap keamanan nasional? Dan siapa yang tidak punya golok saat pergi ke kebunnya?” tandas Setia Dharma.

“Hanya butuh 1 hari seseorang di Lombok ini bisa langsung jadi tersangka dengan tuduhan yang sangat “berat” sekali,”imbuh Setia Dharma.

BACA JUGA :  Respon Cepat, Brimob NTB Bantu Padamkan Kebakaran Toko di Sumbawa

Pihaknya tegas Setia Dharma,  akan melaporkan hal ini ke Kompolnas dan Irwasum, juga akan melakuka praperadilan atas kejadian tersebut.

Kapolres Lombok Tengah, AKBP.  Iwan Hidayat dikonfirmasi terkait hal tersebut via WA menjelaskan, kalau kasus itu tidak ditangani oleh pihaknya, namun ditangani oleh Ditreskrimum Mapolda NTB.

“Krimum Polda (NTB) yang nangani Bro (Brother),”kata Kapolres singkat.

Saat ditegaskan, apakah penahanan hingga penetapan tersangka juga dikeluarkan oleh Ditreskrimum Polda NTB, hingga saat ini Kapolres belum memberi jawaban.

Berita Terkait

Pria Diduga Pelaku Curanmor Di Pantai Tanjung Aan Dibekuk Polisi
Menyetubuhi 2 Gadis, 3 Pria Terduga Pelaku Diamankan Satreskrim Polres Loteng
Polda NTB Tetapkan SW Tersangka Kasus Investasi Online
2 Terduga Pelaku Pencurian Kabel SKTM 20KV Diamankan Kepolisian
Nekat Mencuri, Terduga 4 Pelaku Diamankan Polsek Lunyuk 
Ribuan Gram Narkotika dan Ratusan Botol Miras Hasil Ops Pekat Dimusnahkan 
Edarkan Sabu, Seorang Pria Diamankan Polres Loteng
23 Kasus Terungkap, Ribuan Nyawa Terselamatkan Dari Bahaya Narkoba

Berita Terkait

Minggu, 14 April 2024 - 06:00 WIB

Pria Diduga Pelaku Curanmor Di Pantai Tanjung Aan Dibekuk Polisi

Sabtu, 13 April 2024 - 11:44 WIB

Menyetubuhi 2 Gadis, 3 Pria Terduga Pelaku Diamankan Satreskrim Polres Loteng

Selasa, 9 April 2024 - 19:10 WIB

Polda NTB Tetapkan SW Tersangka Kasus Investasi Online

Selasa, 9 April 2024 - 04:13 WIB

2 Terduga Pelaku Pencurian Kabel SKTM 20KV Diamankan Kepolisian

Senin, 8 April 2024 - 22:00 WIB

Nekat Mencuri, Terduga 4 Pelaku Diamankan Polsek Lunyuk 

Kamis, 4 April 2024 - 21:28 WIB

Ribuan Gram Narkotika dan Ratusan Botol Miras Hasil Ops Pekat Dimusnahkan 

Kamis, 4 April 2024 - 21:19 WIB

Edarkan Sabu, Seorang Pria Diamankan Polres Loteng

Kamis, 4 April 2024 - 03:55 WIB

23 Kasus Terungkap, Ribuan Nyawa Terselamatkan Dari Bahaya Narkoba

BERITA TERBARU