Partai Garuda Bicara Soal Isu Adanya Bacapres Bakal “Dijegal” Lawan Politik

Kamis, 11 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Jubir Partai Garuda Teddy Gusnaidi bicara terkait beredarnya wacana salah satu bakal calon presiden (bacapres) akan dijegal oleh lawan politik. Menurutnya, penjegalan seorang bacapres hanya bisa dilakukan oleh partai politik pengusungnya sendiri.

“Hentikan narasi yang dibangun oleh beberapa partai politik bahwa, ada yang mau menjegal bakal capresnya untuk tidak maju di pilpres, seolah-olah ada kekuatan, baik dari pemerintah maupun lawan politik yang bisa menjegal bakal calon mereka. Tentu ini narasi yang harus diluruskan agar masyarakat mengerti,” kata Teddy dalam keterangan tertulis, Rabu 10/5/2023 kepada sejumlah wartawan di Jakarta.

BACA JUGA :  Dua Pesan Pathul Bahri Saat Kumpulkan PAC se-Pulau Lombok: Menangkan Pilpres dan Pilih Rannya Agustyra Kristiono di Pileg

Menurutnya, mengacu pada UUD 45 dan UU Pemilu yang bisa mengajukan atau mengusulkan bakal capres adalah partai politik peserta pemilu dan tentu saja yang bisa menjegal adalah partai politik peserta pemilu itu sendiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau mereka ingin seseorang menjadi capres, tinggal mereka ajukan ke KPU, maka resmi sudah orang yang mereka inginkan menjadi capres dan bisa berlaga di pilpres. Begitupun jika mereka ingin membatalkan orang tersebut untuk menjadi capres, ya dengan cara tidak mengajukan ke KPU. Semudah itu,” tuturnya.

BACA JUGA :  23 Kasus Terungkap, Ribuan Nyawa Terselamatkan Dari Bahaya Narkoba

Ia mengatakan penjegalan bukan dari pihak lain. Menurutnya, jika sosok yang digadang-gadang untuk menjadi capres dan akhirnya tidak bisa mewujudkan maka fix 100% penjagalan itu dilakukan oleh kumpulan partai yang mengusung capres tersebut.

“Atau memang ini alasan mereka untuk membatalkan orang yang tadinya ingin mereka calonkan?,” kata Teddy.

Menurutnya, isu penjegalan bacapres bisa menjadi pelajaran politik yang bermanfaat bagi masyarakat. Sehingga masyarakat tidak mudah termakan oleh narasi tidak bertanggung jawab terkait pemilu.

“Ini bagian dari pendidikan politik, agar masyarakat mengerti dan tidak termakan dengan narasi sesat tentang pemilu,” tutupnya.

BACA JUGA :  Sinta Agathia Ajak Warga NTB Doakan Kepemimpinan Iqbal-Dinda Berjalan Lancar

Sebelumnya, dikutip dari CNN Indonesia diketahui Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengakui ada penjegalan yang diterima oleh bakal capres yang diusung Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan untuk maju sebagai calon presiden di Pilpres 2024.

Meski demikian, Paloh mengklaim tak mengetahui siapa pihak yang menjegal Anies supaya tak maju pilpres belakangan ini. Ia hanya mengibaratkan proses penjegalan Anies ini ibarat angin, terasa namun tak bisa ditangkap bentuknya.

Berita Terkait

Kasta NTB Sayangkan Pelaporan Aktivis Perempuan Oleh Gubernur NTB
Bukan Sekadar Jabatan, Logis NTB Pertanyakan Independensi Musyafirin di Bank NTB Syariah
KASTA NTB Tuntut PDIP Sikapi Musyafirin: Masih Aktif di Partai, Nyaman Jadi Komisaris Bank NTB
Dua Kader Bertarung di Muscam XI Golkar Pujut, Nursiah Sebut Keduanya Putra Terbaik
Menagih Transparansi Administrasi Pertanahan: “Jangan Biarkan Masyarakat Cari Kepastian Sendiri”
Ketua DPD Gerindra NTB Tutup Diklat Laskar Gerindra 2026
9.068 Warga Labulia Masuk DPT Pilkades 2026
Jelang Pilkades, Kejari Lombok Tengah Minta Inspektorat Audit Dana Desa
Berita ini 54 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Kasta NTB Sayangkan Pelaporan Aktivis Perempuan Oleh Gubernur NTB

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Bukan Sekadar Jabatan, Logis NTB Pertanyakan Independensi Musyafirin di Bank NTB Syariah

Rabu, 30 September 2026 - 08:49 WIB

KASTA NTB Tuntut PDIP Sikapi Musyafirin: Masih Aktif di Partai, Nyaman Jadi Komisaris Bank NTB

Sabtu, 26 September 2026 - 17:44 WIB

Dua Kader Bertarung di Muscam XI Golkar Pujut, Nursiah Sebut Keduanya Putra Terbaik

Kamis, 24 September 2026 - 10:13 WIB

Menagih Transparansi Administrasi Pertanahan: “Jangan Biarkan Masyarakat Cari Kepastian Sendiri”

Selasa, 15 September 2026 - 15:22 WIB

Ketua DPD Gerindra NTB Tutup Diklat Laskar Gerindra 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:15 WIB

9.068 Warga Labulia Masuk DPT Pilkades 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:50 WIB

Jelang Pilkades, Kejari Lombok Tengah Minta Inspektorat Audit Dana Desa

BERITA TERBARU

Wisata

ICANN87 Perkuat Posisi The Nusa Dua di Panggung Global

Selasa, 20 Okt 2026 - 22:03 WIB