Menu MBG di Salah Satu Ponpes di Loteng Basi dan Ada Ulatnya!

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima oleh siswa di salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) di Semoyang, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, pada Rabu, 21 Januari 2026, ada ulatnya dan sudah basi.

Selain sudah basi dengan bau busuk, bahan makanan yang disajikan MBG juga ada yang masih mentah alias belum matang.

BACA JUGA :  Sidang 105 Miliar Fihirudin Ditunda, Baiq Isvie cs Tidak Hadir

Pada buah naga yang disajikan, penuh dengan ulat membuat para siswa yang menerima menjadi ketakutan dan mual serta tidak mau memakannya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, sayur pada makanan pokoknya juga masih mentah sehingga tidak layak untuk dimakan.  Para siswa menjadi jijik dan nafsu makan merekapun hilang. Ditambah telur rebus juga bau busuk.

BACA JUGA :  Polres Loteng Gelar Konfrensi Pers Akhir Tahun 2023

“Kejadian sama juga dialami oleh sejumlah sekolah negeri, cuma mereka takut bicara terbuka,” ungkap salah seorang guru inisial R yang menyampaikan ke redaksi.

Dia berharap pihak terkait segera melakukan evaluasi atas kejadian tersebut agar tidak terulang lagi. Atau agar memberikan efek jera, pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) penyalur MBG diberikan sangsi sesuai hukum yang berlaku.

BACA JUGA :  Kasta NTB DPD Lobar Hearing di DPRD Setempat, Humas BWS Malah Ungkap Hal Yang Dinilai Bohong

Sementara itu, pihak SPPG dikonfirmasi terkait hal tersebut via WA, hingga berita ini diturunkan belum memberikan jawaban.

Berita Terkait

Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!
Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda
Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan
KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan
Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat
Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing
Pengurus KDKMP Bingung! Kunci Gerai Dibawa Babinsa
Informasi Dugaan Penculikan Anak di Desa Batunyala Lombok Tengah HOAX
Berita ini 107 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:47 WIB

Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:10 WIB

Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:33 WIB

KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:02 WIB

Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:41 WIB

Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:36 WIB

Pengurus KDKMP Bingung! Kunci Gerai Dibawa Babinsa

Jumat, 8 Mei 2026 - 05:08 WIB

Informasi Dugaan Penculikan Anak di Desa Batunyala Lombok Tengah HOAX

BERITA TERBARU

Peristiwa

Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!

Rabu, 3 Jun 2026 - 23:47 WIB