Lurah Rengas Minta Warganya Kolaborasi Dalam Membangun

Minggu, 11 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Lurah Rengas Yanah Rosyanah meminta warganya untuk berkolaborasi di dalam melaksanakan pembangunan. Dengan kerja sama yang baik maka pemerataan pembangunan dapat tercapai.

Permintaan itu diungkapkannya dalam kegiatan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Rengas yang dihadiri perwakilan lingkungan. Musrenbang itu berlangsung di aula Kelurahan Rengas Ciputat Timur, pada Sabtu 10 Juni 2023.

Menurut Yanah, para warga yang mewakili lingkungan dapat menyampaikan usulannya dalam kegiatan tersebut. Namun dia meminta usul yang disampaikan merupakan kebutuhan prioritas. Serta, kata dia, usulan tentang kegiatan fisik atau pemberdayaan yang diajukan dapat bermasalahat bagi masyarakat luas apabila direalisasikan.

BACA JUGA :  Tawa Menggema di Sidang ITE Fihir, Saksi Sebut Kabar Angin dari Wanita Malam, PS !!

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk itu, kata Yanah, diperlukan kerja sama antar lingkungan sehingga pembangunan dapat berlangsung dengan berkesinambungan. Sehingga target pemerataan pembangunan dapat dicapai.

Selain itu masyarakat juga harus sama-sama menjaga hasil pembangunan yang telah dilaksanakan tahun kemarin. Dengan saling menjaga membuktikan ada rasa memiliki dan sayang terhadap lingkungan sendiri.

BACA JUGA :  Kasta NTB Meminta Agar Polda NTB Serius Menuntaskan Dugaan Perusakan Habitat dan Lingkungan Laut di Perairan Gili Trawangan

“Kami berharap juga satu dengan yang lain harus saling mendukung, biar semua nanti dapat pemerataan dalam pembangunan infrastruktur,” pesannya.

Camat Ciputat Timur, Hamdani HS mengatakan Musrenbang adalah wadah untuk mengusulkan perencanaan pembangunan. Dengan wadah ini pembangunan dapat tertata dengan baik di wilayah. Tentu pemerintah akan mengutamakan usulan yang prioritas mengingat anggaran yang terbatas.

“Karena memang anggaran terbatas, maka yang lebih mendesak akan didahulukan,” ujarnya.

Selain pembangunan fisik, kata dia, pihaknya juga menampung usulan pemberdayaan masyarakat. Dengan tujuan pemuda di lingkungan dapat diberdayakan. Melalui berbagai kegiatan, baik tentang ekonomi kerakyatan, dan pelatihan-pelatihan lainnya. Termasuk juga usulan tentang pendidikan dan kesehatan.

BACA JUGA :  Polres Loteng Kembalikan Motor Curian Kepada Pemiliknya

“Juga menjalankan program-program dari Bapak Walikota seperti program Tangsel Terang. Jika ada titik di lingkungan bapak dan ibu gelap dan diajukan melalui usulan musrenbang ini, bisa melalui program Tangsel Terang,” imbuhnya.

Kelurahan Rengas mendapatkan pagu anggaran sebesar Rp 2 miliar, untuk pembangunan fisik 60 persen dan pemberdayaan 40 persen.

Berita Terkait

Kasta NTB Soroti Pengelolaan DBHCHT 2026, Desak Anggaran Berpihak pada Petani Tembakau
Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Terus Benahi Potensi Pendapatan Daerah
Di Balik Video Viral Penangkapan Warga di Praya Barat Daya, Ini Penjelasan Kuasa Hukum
Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara
Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng
Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar
Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!
Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda
Berita ini 9 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:25 WIB

Kasta NTB Soroti Pengelolaan DBHCHT 2026, Desak Anggaran Berpihak pada Petani Tembakau

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:53 WIB

Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Terus Benahi Potensi Pendapatan Daerah

Senin, 29 Juni 2026 - 14:10 WIB

Di Balik Video Viral Penangkapan Warga di Praya Barat Daya, Ini Penjelasan Kuasa Hukum

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:55 WIB

Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:38 WIB

Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:47 WIB

Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:47 WIB

Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda

BERITA TERBARU

Pendidikan

88 SMP Negeri di Lombok Tengah Ikuti Bimtek PPID

Selasa, 14 Jul 2026 - 14:55 WIB

Teknologi

UMKM Lantan Didorong Naik Kelas Lewat Pemasaran Digital

Senin, 13 Jul 2026 - 21:25 WIB