NESIANEWS.COM – InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) secara resmi menyerahkan Lahan Lot TTA3-A yang berlokasi di Tanjung Aan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, kepada investor asal Jepang, PT Kleo Mandalika Resort.
Penyerahan lahan ini ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) antara ITDC dan PT Kleo Mandalika Resort di Tanjung Aan, Rabu (6/8/2025).
Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, menyatakan bahwa penandatanganan ini membuktikan langkah strategis dalam mempercepat realisasi investasi di The Mandalika, sekaligus memperkuat daya saing kawasan sebagai destinasi wisata kelas dunia.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
“Penyerahan lahan ini merupakan bagian penting dari upaya ITDC sebagai pengembang dan pengelola The Mandalika yang mendapat mandat dari Pemerintah Republik Indonesia, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2008,” ungkpanya.
Troy mengatakan, Hotel Berbintang 5 berkonsep Luxury Brand Collection akan dibangun oleh PT Kleo Mandalika Resort di atas lahan seluas 101.185 m² dengan nilai investasi Rp2,1 triliun.
“Pembangunan ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja sebesar-besarnya, menggerakan ekonomi khususnya UMKM dan memperluas peluang ekonomi bagi masyarakat lokal,” harap Troy.
“Dukungan dan kolaborasi ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah, swasta dan masyarakat adalah kunci keberhasilan pengembangan kawasan strategis di Lombok Tengah dan NTB,” sambungnya.
ITDC mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparat keamanan dan seluruh pemangku kepentingan atas dukungan yang luar biasa dalam memastikan proses ini berjalan dengan lancar.
Sementara itu, Wakil Bupati Lombok Tengah, H. M. Nursiah, menyampaikan dukungan dan komitmen bersama ITDC, investor, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam pengembangan kawasan tersebut.
Ia berharap Sumber Daya Manusia (SDM) lokal turut dilibatkan, tentunya dengan mempertimbangkan berbagai hal sesuai dengan yang dibutuhkan.
“Setelah kawasan yang dikelola investor ini beroperasi, kami harap dapat menyerap tenaga kerja lokal,” harapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya proses seleksi yang mengacu pada standar kualifikasi yang ditetapkan.
“Silakan diseleksi sesuai kualifikasi yang dibutuhkan. Berdasarkan postur badan, pengalaman, keterampilan, dan pendidikannya, silahkan diseleksi. Bagaimana pun, kami melihat di Novotel yang sudah berbintang lima, cukup banyak warga Lombok Tengah yang bekerja di sana, termasuk di Raja Hotel,” ujarnya. (Der)
































