Jelang WWF Ke – 10 Di Bali, Polres Loteng Intensifkan Patroli KRYD

Selasa, 7 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Dalam rangka menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif menjelang Konferensi Internasional WWF ke-10 tahun 2024 di ITDC Nusa Dua Bali, Polres Lombok Tengah menggelar patroli KRYD imbangan di wilayah Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu (4/5).

Kapolres Lombok Tengah AKBP Iwan Hidayat, SIK melalui Kabag Ops AKP Hery Indrayanto, SH saat dikonfirmasi, Minggu (5/5) mengatakan, patroli ini dilakukan untuk mengimbangi kegiatan WWF ke – 10 Bali.

BACA JUGA :  Lanal Bintan Selenggarakan Baksos dan Bakes Dalam Rangka Pengabdian Tiada Henti 34 Tahun Alumni AKABRI 1989 (ALTAR 89)

“Ada tiga wilayah yang dilibatkan dalam kegiatan WWF ke-10 2024, diantaranya selaku tuan rumah Bali, Jawa Timur dan NTB,” kata Hery.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA :  Polsek Praya Timur Lakukan Olah TKP Penemuan Mayat di Desa Beleka

Dengan dilibatkan wilayah NTB dalam kegiatan ini tentunya keamanan khususnya di Kabupaten Lombok Tengah sebagai penunjang kegiatan WWF ke – 10 dengan adanya Bandara Bizam, tentunya akan terus ditingkatkan kegiatan pengamanan menjelang event tersebut.

“Kita sebagai wilayah penunjang kegiatan ini akan terus berupaya maksimal mensukseskan kegiatan ini agar tetap berjalan aman dan lancar,” ujar Hery.

BACA JUGA :  CBA Soroti Proyek Water Tank Yang Mangkrak

Ia pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk sama-sama menjaga kamtibmas khsususnya diwilayah hukum Polres Lombok Tengah guna mensukseskan kegiatan WWF ke – 10 di Nusa Dua Bali dapat berjalan dengan lancar dan aman.

Berita Terkait

Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng
Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar
Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!
Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda
Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan
KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan
Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat
Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:38 WIB

Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:47 WIB

Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:47 WIB

Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:10 WIB

Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:33 WIB

KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:02 WIB

Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:41 WIB

Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing

BERITA TERBARU