Beri Kesaksian Berbeda: Titin dan Suroto Pro Kontra Vina Cirebon di Podcast RJL 5

Sabtu, 15 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Beri Kesaksian Berbeda: Titin dan Suroto Pro Kontra Vina Cirebon di Podcast RJL 5*

Kasus pembunuhan Vina Cirebon banyak menuai pro kontra muncul ke publik podcast Fajar Aditya bersama pengacara Titin Prialianti tayang di kanal YouTube RJL 5 pada 15/06/24.Titin merupakan pengacara Vina Cirebon semenjak tahun 2016 yang lalu, dalam kesaksiannya sebagai pengacara bahwa pada persidangan dengan kesaksian Suroto mengalami perbedaan.

BACA JUGA :  Kejari Sisir Potensi Kerugian Negara di Kasus Korupsi Hibah KONI Lombok Tengah

Menurut Titin ‘’saya juga sebenarnya kaget ketika ketika Suroto ditayangkan media, begitu dramatisir, sebetulnya fakta persidangan tidak seperti itu, dan itu tertuang dalam keputusan pengadilan” keterangannya dalam podcast YouTube RJL 5. Ceritanya Suroto ngalir kemana-mana, yang sedramatisir dalam keterangannya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ulasan yang begitu komprehensif oleh disampaikan oleh Titin terhadap kasus Vina Cirebon di RJL 5, terkait dengan motornya yang sebelumnya mulus dan hanya sebatas, “di fakta persidangan dalam temuan polisi, di mediang jalan ditemukan motor itu baret” ujarnya

BACA JUGA :  Dinilai Diskriminatif, Diskominfo NTB Akan Didemo Seratusan Wartawan

Kasus pembunuhan Vina Cirebon Fajar Aditya sering kali menghadirkan pembicara dari berbagai sudut pandang tokoh, ahli, saksi, pencipta film Vina Sebelum 7 Hari, Reza Indragiri, dan Ustad melihat dari sisi gaib Vina Cirebon di kanal YouTube RJL 5.

Fajar Aditya mengatakan bahwa “kasus pembunuhan Vina Cirebon bagi kami RJL 5 itu belum selesai, banyak pertanyaan dilakukan oleh netizen makanya diperlukan pemberian informasi yang informatif dan aktual untuk seluruh rakyat Indonesia” ketika dihubungi oleh awak media.

BACA JUGA :  Lantamal I Laksanakan Penandatanganan Pakta Integritas Panitia Seleksi Caba da

“Terutama untuk keluarga vina serta keluarga para terpidana yang menunggu kesaksian kasus anaknya yang belum selesai” ucap Fajar merupakan mahasiswa Magister Antropologi Universitas Indonesia.

Berita Terkait

Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda
Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan
KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan
Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat
Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing
Pengurus KDKMP Bingung! Kunci Gerai Dibawa Babinsa
Informasi Dugaan Penculikan Anak di Desa Batunyala Lombok Tengah HOAX
Vonis Korupsi PPJ Lombok Tengah, Deklarasi NTB Sebut Pola Korupsi Diduga Masih Berlanjut hingga 2026
Berita ini 130 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:10 WIB

Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:33 WIB

KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:02 WIB

Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:41 WIB

Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:36 WIB

Pengurus KDKMP Bingung! Kunci Gerai Dibawa Babinsa

Jumat, 8 Mei 2026 - 05:08 WIB

Informasi Dugaan Penculikan Anak di Desa Batunyala Lombok Tengah HOAX

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:16 WIB

Vonis Korupsi PPJ Lombok Tengah, Deklarasi NTB Sebut Pola Korupsi Diduga Masih Berlanjut hingga 2026

BERITA TERBARU