NESIANEWS.COM – Sahdi Sahputra terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) III DPD Kasta NTB DPD Lombok Timur pada Sabtu, 25 Juli 2026 di Lesehan Dirgahayu Jerowaru.
Dalam proses pemilihan yang cukup menegangkan dari penyusunan tata tertib hingga berlangsungnya pengambilan suara, Sahdi Saputra meraih suara signifikan yakni 11 suara. Sementara pesaing lainya yakni Masrur Rifki Hamdi dan incumbent yakni Risdiana memperoleh masing-masing 3 suara.
Atas hasil perolehan suara tersebut, pimpinan sidang yakni Sudirman Zaid akhirnya menetapkan Sahdi Saputra sebagai Ketua DPD Kasta NTB Lombok Timur periode 2026-2028.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pidato perdananya, Sahdi Saputra menyampaikan, bahwa setelah pemilihan hari itu, dia meminta semua anggota Kasta NTB Lombok Timur untuk bersatu, walau sebelumnya beda pilihan saat Musda.
Kedepan, Kasta NTB DPD Lombok Timur harus terus bergerak dan merapatkan barisan dalam menjalankan program-program Kasta NTB DPD Lombok Timur ke depan.
“Semua kedepanya harus merapatkan barisan, soliditas dan solidaritas. Kita harus melebarkan sayap, anggota Kasta NTB DPD Lombok Timur harus full,” ujar Sahdi Saputra.
Pihaknya juga akan melanjutkan program-program terbaik yang telah dijalankan oleh Ketua Kasta NTB DPD Lombok Timur sebelumnya.
Dibalik demokratis dan sengitnya Musda Kasta NTB DPD Lombok Timur, mencuat isu kalau Presiden Kasta NTB Lalu Wink Haris mencoba melakukan interpensi untuk memuluskan kembali incumbent untuk tetap pimpin DPD Kasta NTB Lombok Timur. Namun, interpensi tersebut gagal.
“Kami tidak tahu soal interpensi itu, apa ada atau tidak. Tetapi sesuai kesepakatan tadi saat penyusunan tata tertib pemilihan ketua, bahkan unsur DPP (Dewan Pemimpinan Pusat) tidak ada hak suaranya,” jelas Sudirman Zaid, selaku pimpinan sidang Musda.
Sementara itu, Presiden LSM Kasta NTB Lalu Wink Haris dikonfirmasi terkait isu interpensi yang dilakukannya atas Musda III DPD Kasta NTB Lombok Timur, membantahnya.
“Tidak ada interpensi itu, di Kasta NTB ini selalu ke depankan demokratisasi. Semua harus sesuai AD/ART, silahkan anggota DPD Lombok Timur memilih ketuanya, tidak ada interpensi saya, apalagi interpensi DPP,” tandasnya.
LWH akronim Presiden Kasta NTB ini, berhara kepemimpinan baru bisa lebih baik dari kepemimpinan sebelumnya. Lanjutkan program kepemimpinan yang lama, karena selama ini sudah sangat baik.
“Dan satu lagi, ketua baru jangan bikin saya banyak mikir lagi dong,” pungkasnya.
































