Belanja Alkes Produk Dalam Negeri, RSUD NTB Sabet Peringkat I Nasional dari Kemenkes

Rabu, 6 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB meraih peringkat 1 RSUD tingkat Provinsi se – Indonesia dengan Belanja Alat Kesehatan Dalam Negeri Tertinggi pada Nilai Pengadaan lebih dari Rp100 Miliar atau 47,76 persen dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Direktur RSUD Provinsi NTB, dr. H. Lalu Herman Mahaputra, M.Kes., MH mengatakan bahwa capaian penghargaan yang diraih RSUD NTB sebagai motivasi dan dapat meningkatkan kinerja seluruh civitas RSUD Provinsi NTB.

“Diharapkan penghargaan ini untuk memotivasi dan meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan, peningkatan pengembangan dan penggunaan produk dalam negeri untuk sediaan farmasi dan alat kesehatan,” kata Dokter Jack, sapaan akrab Dirut RSUD Provinsi NTB.

BACA JUGA :  Perjudian Gocekan Merajalela, APH Kemana?

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, RSUD Provinsi NTB terus bertekad meningkatkan penggunaan produk dalam negeri sesuai dengan arahan Presiden Jokowi, untuk meningkatkan perekonomian.

“Termasuk alat kesehatan, produk dalam negeri mampu bersaing dengan produk impor dalam peran serta memberikan pelayanan paripurna di RSUD Provinsi NTB,” katanya.

Dokter Jack mengatakan, penghargaan yang diterima akan semakin memacu RSUD Provinsi NTB lebih maju melaju dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat daerah ini.

BACA JUGA :  Dugaan Keterlibatan Oknum Anggota DPRD dalam Program Makan Bergizi Gratis, Kasta NTB Angkat Bicara

“Kita tidak berpuas diri, dan penghargaan ini akan semakin memacu kinerja kami di RSUD NTB untuk lebih baik lagi dalam melayani masyarakat,” tegasnya.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Sekjen Kementerian Kesehatan, Kunta Wibawa Dasa Nugraha.

Kemenkes memberikan penghargaan kepada 468 pihak yang dianggap telah berkontribusi pada kemajuan pembangunan kesehatan di Indonesia. Penghargaan ini diberikan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59 tahun 2023.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Kunta Wibawa Dasa Nugraha menyebutkan, bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus ucapan terima kasih pemerintah terhadap insan-insan kesehatan yang telah memberikan kontribusi dalam mendukung pembangunan kesehatan di Indonesia selama satu tahun ini.

BACA JUGA :  TINGKATKAN PELAYANAN PRIMA, MAHKAMAH AGUNG RESMIKAN 25 GEDUNG BARU

“Kementerian Kesehatan berkomitmen untuk menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas, adil, dan merata. Ini tidak bisa dilakukan sendiri, harus dilakukan bersama-sama secara agresif dan terarah. Untuk itu, terima kasih kasih atas kontribusi semua pihak, semoga sinergi dan kolaborasi hebat ini bisa dilanjutkan bagi pembangunan kesehatan di Indonesia,”kata Kunta.

Berita Terkait

Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan
KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan
Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat
Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing
Pengurus KDKMP Bingung! Kunci Gerai Dibawa Babinsa
Informasi Dugaan Penculikan Anak di Desa Batunyala Lombok Tengah HOAX
Vonis Korupsi PPJ Lombok Tengah, Deklarasi NTB Sebut Pola Korupsi Diduga Masih Berlanjut hingga 2026
Terdakwa Terus Berkelit, Jaksa: “Tolong Sensitif, yang Dikorupsi Itu Uang Token Listrik Rakyat Miskin
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:33 WIB

KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:02 WIB

Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:41 WIB

Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:36 WIB

Pengurus KDKMP Bingung! Kunci Gerai Dibawa Babinsa

Jumat, 8 Mei 2026 - 05:08 WIB

Informasi Dugaan Penculikan Anak di Desa Batunyala Lombok Tengah HOAX

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:16 WIB

Vonis Korupsi PPJ Lombok Tengah, Deklarasi NTB Sebut Pola Korupsi Diduga Masih Berlanjut hingga 2026

Rabu, 29 April 2026 - 16:00 WIB

Terdakwa Terus Berkelit, Jaksa: “Tolong Sensitif, yang Dikorupsi Itu Uang Token Listrik Rakyat Miskin

Selasa, 28 April 2026 - 20:20 WIB

Diduga Ada Pelanggaran Aturan Mutasi, Kasta NTB dan Pemuda Sasak Datangi Kantor BKD

BERITA TERBARU