Di Lombok Tengah, LSM Kasta NTB Nyatakan Pemda Setempat “Omong Kosong” Soal Pemerataan Pembangunan Karena Hal Ini!!

Kamis, 11 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Ruas jalan berstatus jalan kabupaten di Desa Karang Sidemen Kecamatan Batukliang Utara (BKU) Lombok Tengah rusak parah dan diduga tak ada perhatian dari pemda setempat.

Untuk itu salah satu LSM di sana bernama Kasta NTB, nyatakan Pemda Setempat “omong kosong” soal pemerataan pembangunan wilayah utara dan selatan, karena nyatanya hingga saat ini ada jalan rusak parah yang tak jua diperbaiki.

Pengurus Kasta Kecamatan BKU M.Romi Prayudi menyatakan kekecewaannya atas tidak adanya perhatian Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah, atas rusaknya jalan yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah tersebut.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kerusakan jalan tersebut sudah sangat parah. Sampai beberapa kali sudah menyebabkan kecelakaan yang dialami oleh masyarakat yang setiap hari menjadikan jalan tersebut sebagai satu satunya akses transportasi sehari-hari,”ungkap Romi.

BACA JUGA :  Lalu Iqbal Gelar Silaturahim Bersama Pimpinan Media NTB

Ruas jalan sepanjang kurang lebih 4,5 kilometer tersebut, sudah sejak lama dijanjikan oleh pemerintah daerah untuk mendapatkan perbaikan, yang ternyata sampai hari ini hanya omong-kosong saja.

“Sejak beberapa tahun yang lalu pemkab loteng menjanjikan perbaikan jalan tersebut tetapi ternyata hanya janji palsu kecam Romi yang juga warga desa karang sidemen tersebut,”imbuh Romi.

Jalan dari Kelebut menuju Repok Sintung Desa Karang Sidemen itu, seperti tidak bertuan dan “dianak tirikan” pemkab selama bertahun tahun tanpa perbaikan kata.

“Kami di BKU terutama di Desa Karang Sidemen ini adalah sumber utama penyuplai air bersih bagi kebutuhan air melalui PDAM Loteng untuk kebutuhan Warga Loteng, tetapi kami di sini minim perhatian bahkan untuk sekedar mendapatkan akses jalan yang baik dan layak,”ucap Romi.

BACA JUGA :  Polres Loteng Gelar Apel Operasi Patuh Rinjani 2024

Sumber daya alam diwilayahnya dieksploitasi demi kepentingan masyarakat banyak, tetapi malah diabaikan oleh Pemda. Untuk itu, pihaknya berharap Pemerintah Daerah Lombok Tengah, agar segera merealisasikan janji untuk perbaikan ruas jalan tersebut.

“Atau hentikan bicara soal keadilan dan pemerataan pembangunan Utara selatan yang selama ini selalu disampaikan oleh pejabat-pejabat Loteng, karena itu cuma omong-kosong dan tidak ada buktinya,”tegas Romi.

Di desa karang sidemen lanjut Romi, ada destinasi wisata danau biru dan wisata alam lainnya, tetapi miris sekali masih ada ruas jalan kabupaten yang kondisinya hancur lebur dan tidak layak.

BACA JUGA :  Perekat Nusantara dan TPDI, Akan Kembali Laporkan Mantan Ketua MK Anwar Usman

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Lombok Tengah, HL. Rahardian dikonfirmasi via WA-nya terkait hal tersebut menyatakan kalau sudah ada anggaran untuk perbaikan jalan tersebut.

“Insya Allah untuk tahun ini, kami ada anggaran untuk pemeliharaan. Inginnya sih rekondisi, tapi kondisi APBD kita belum memungkinkan,”kata Rahardian.

Saat ditanya soal berapa jumlah anggaran untuk ruas jalan tersebut, Kepala Dinas tidak memberikan jawaban. Begitu juga saat ditanya mengenai bulan apa jalan yang dimaksud akan mulai dilakukan pemeliharaan.

Berita Terkait

Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda
Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan
KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan
Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat
Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing
Pengurus KDKMP Bingung! Kunci Gerai Dibawa Babinsa
Informasi Dugaan Penculikan Anak di Desa Batunyala Lombok Tengah HOAX
Vonis Korupsi PPJ Lombok Tengah, Deklarasi NTB Sebut Pola Korupsi Diduga Masih Berlanjut hingga 2026
Berita ini 147 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:10 WIB

Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:33 WIB

KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:02 WIB

Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:41 WIB

Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:36 WIB

Pengurus KDKMP Bingung! Kunci Gerai Dibawa Babinsa

Jumat, 8 Mei 2026 - 05:08 WIB

Informasi Dugaan Penculikan Anak di Desa Batunyala Lombok Tengah HOAX

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:16 WIB

Vonis Korupsi PPJ Lombok Tengah, Deklarasi NTB Sebut Pola Korupsi Diduga Masih Berlanjut hingga 2026

BERITA TERBARU