Wujudkan Pemilu Damai Jurnalis Loteng Deklarasi Anti Hoaks

Senin, 11 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Puluhan jurnalis yang tergabung dalam sejumlah organisasi kewartawanan di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) menggelar deklarasi anti hoaks. Deklarasi tersebut sebagai bentuk gerakan moral para awak media yang bertugas di Loteng, untuk terus melawan hoaks.

Terutama menjelang gelaran Pemilihan Umum (pemilu) 2024 mendatang. Guna mendukung terwujudkan Pemilu 2024 yang damai, berintegritas serta aman.

Pengucapan deklarasi dipimpin langsung Wabup Loteng, Dr. H.M. Nursiah, S.Sos.M.Si, disaksikan perwakilan KPU Loteng, bertempat di Lombok Garden, Mataram, Sabtu (9/12) malam kemarin.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum itu, pada kegiatan yang diinisiasi Persatuan Wartawan Lombok Tengah (PWLT) serta Forum Wartawan Lombok Tengah (FWLT) tersebut, para jurnalis Loteng mendapat pembekalan terkait undang-undang ITE serta penguatan kapasitas oleh kepolisian, pemerintah daerah serta dari KPU Loteng.

BACA JUGA :  Pembahasan RAPBD Super Kilat Persis Legenda Bandung Bondowoso

“Ini langkah yang patut di apresiasi. Bahwa, melawan hoaks bukan soal mudah. Butuh komitmen serta sinergi semua pihak. Tidak terkecuali para jurnalis. Justru diharapkan bisa menjadi yang terdepan dalam upaya melawan hoaks. Apalagi dimomen jelang pemilu seperti sekarang. Perang melawan hoaks harus lebih massif lagi,” terang Wabup Loteng, Dr. H.M. Nursiah, S.Sos.M.Si.

Agar bisa maksimal dalam menjalankan peran melawan hoaks, peningkatan dan penguatan kapasitas jurnalis menjadi satu hal yang mutlak dilakukan.

BACA JUGA :  Lanal Dumai Ikut Serta Dalam Puncak Penanaman Mangrove Nasional

Sehingga para jurnalis, khususnya di Loteng terus didorong untuk tidak berhenti meningkatkan kompetensinya. Agar bisa menjalankan peran serta fungsi secara optimal di masa yang akan datang.

Hal senada juga disampaikan Komisioner KPU Loteng, Adnan Muksin. Menurutnya, peredaran berita hoaks jadi salah satu tantangan yang harus dijawab. Termasuk kaitanya dengan pemilu.

Karena keberadaan hoaks itu juga jadi ancaman dalam upaya mewujudkan Pemilu 2024 yang aman dan damai. Maka peran serta kalangan jurnalis sangatlah diharapkan.

“Berita-berita berkualitas yang dihasilkan para jurnalis bisa menjadi penyeimbangan terhadap kemunculan berita hoaks yang banyak beredar ditengah masyarakat. Terutama melalui media social. Maka kualitas jurnalis juga harus terus ditingkatkan,” imbuhnya.

BACA JUGA :  GT World Challenge Asia 2026 di The Mandalika Dongkrak Ekonomi Lokal

Tidak kalah penting, keberadaan para jurnalis juga diharapkan bisa membantu membangun pemahaman politik yang baik. Baik secara langsung oleh jurnalis itu sendiri atau secara tidak langsung melalui pemberitaan-pemberitaan yang berkualitas.

“Deklarasi anti hoaks ini, merupakan bentuk perlawanan moral para jurnalis Loteng terhadap hoaks yang sudah sangat meresahkan. Terutama menjelang pemilu seperti sekarang ini,” tandas Ketua FWLT, Ahmaf Said.

Berita Terkait

Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng
Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar
Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!
Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda
Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan
KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan
Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat
Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:38 WIB

Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:47 WIB

Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:47 WIB

Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:10 WIB

Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:33 WIB

KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:02 WIB

Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:41 WIB

Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing

BERITA TERBARU

Sport

Gratis! The Mandalika Gelar Nobar FIFA World Cup 2026

Senin, 15 Jun 2026 - 09:14 WIB

Pendidikan

Sumbawa Barat Juara Fahmil Putra MTQ XXXI NTB

Senin, 15 Jun 2026 - 08:02 WIB