Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko, ITDC Raih Tiga Penghargaan TOP GRC Awards 2026

Jumat, 11 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) kembali memperoleh apresiasi atas komitmennya dalam memperkuat tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan sebagai bagian dari transformasi bisnis perusahaan.

Dalam ajang TOP GRC Awards 2026 yang diselenggarakan di Ballroom 5, Hotel Raffles Jakarta, Rabu (9/9), ITDC meraih tiga penghargaan, yaitu TOP GRC Awards 2026 – #4 Star, The High Performing Board of Commissioners on GRC 2026, serta The Most Committed GRC Leader 2026 yang diberikan kepada Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar. Penghargaan diterima oleh Komisaris Independen ITDC, Ekos Albar, yang hadir mewakili ITDC.

Penghargaan tersebut menjadi apresiasi terhadap upaya ITDC membangun penerapan Governance, Risk Management, and Compliance (GRC) yang semakin terintegrasi dalam strategi, proses bisnis, pengawasan, serta pengambilan keputusan perusahaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komisaris Independen ITDC, Ekos Albar, mengatakan bahwa penguatan GRC membutuhkan komitmen bersama antara Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh insan perusahaan.

“Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi kami untuk terus memperkuat tata kelola perusahaan. GRC tidak boleh berhenti sebagai sistem pengawasan dan kepatuhan, tetapi harus menjadi budaya yang melekat dalam proses bisnis dan pengambilan keputusan. Dewan Komisaris akan terus mendorong penguatan fungsi pengawasan dan manajemen risiko agar ITDC menjalankan perannya sebagai master developer dan asset manager secara prudent, adaptif, dan berkelanjutan,” ujar Ekos Albar.

BACA JUGA :  Polres Loteng Laksanakan Patroli Ke Kantor KPU dan Bawaslu Loteng

GRC dari Compliance Menjadi Business Enabler

Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, menegaskan bahwa meningkatnya skala dan kompleksitas bisnis ITDC menuntut GRC untuk ditempatkan bukan hanya sebagai mekanisme pengendalian, tetapi sebagai bagian dari business judgement dalam setiap keputusan strategis.

ITDC saat ini mengembangkan dan mengelola tiga kawasan pariwisata dengan karakteristik yang berbeda, yaitu The Nusa Dua di Bali, The Mandalika di Nusa Tenggara Barat, dan The Golo Mori di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Sebagai master developer dan asset manager, ITDC tidak hanya mengembangkan kawasan dan infrastruktur, tetapi juga mengelola aset serta membangun ekosistem bisnis dan pariwisata di dalamnya.

“Bagi ITDC, GRC bukan sekadar compliance. GRC adalah fondasi dalam mengambil keputusan bisnis yang tepat, melindungi perusahaan dari risiko, sekaligus membantu kita melihat peluang dan menciptakan nilai. Karena itu, GRC harus hadir sejak strategi dirumuskan, risiko diidentifikasi, keputusan dibuat, hingga implementasi dan kinerja dievaluasi,” ujar Ahmad Fajar.

BACA JUGA :  Diskominfo Lombok Tengah Tingkatkan Pengamanan Ruang Siber Kolaborasi dengan BSSN

Menurutnya, penerapan GRC yang efektif harus mampu memberikan perspektif yang utuh kepada manajemen dalam memahami hubungan antara strategi, risiko, kepatuhan, pengendalian internal, audit, ESG, dan kinerja perusahaan.

Pendekatan tersebut diwujudkan ITDC melalui penerapan Integrated GRC, antara lain melalui RKAP berbasis risiko, Risk Appetite Statement, Rapat Direksi dan Forum Manajemen Risiko, serta penguatan fungsi komite yang mendukung pengawasan dan pengendalian perusahaan.

Tone from the Top, Role Model, dan Budaya GRC

Menurut Ahmad Fajar, keberhasilan penerapan GRC pada akhirnya sangat bergantung pada tone from the top, keteladanan pimpinan, serta konsistensi perusahaan dalam membangun awareness dan pembelajaran sehingga GRC semakin melekat dalam budaya organisasi.

GRC tidak cukup hanya hadir dalam kebijakan, prosedur, ataupun forum pengawasan. Prinsip-prinsip tersebut harus menjadi bagian dari cara perusahaan menentukan prioritas, menilai risiko dan peluang, serta mengambil keputusan bisnis.

BACA JUGA :  Kejari Lombok Tengah Bidik Pengamanan dan Korupsi Aset Daerah dan Desa

“Penghargaan bukan tujuan akhirnya. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kita membangun sistem GRC yang kuat dan berkelanjutan, sehingga GRC menjadi budaya dan tetap bekerja dalam setiap proses pengambilan keputusan perusahaan. Itulah legacy yang ingin kita bangun,” ujar Ahmad Fajar.

Bagi ITDC, keberhasilan GRC karena itu tidak semata-mata diukur dari tingkat kepatuhan terhadap prosedur, tetapi dari kemampuannya mendukung keputusan bisnis yang lebih baik, peningkatan kinerja dan efisiensi, perlindungan aset, serta penciptaan nilai jangka panjang bagi perusahaan dan seluruh pemangku kepentingan.

Hal tersebut sejalan dengan pendekatan yang telah dikembangkan ITDC untuk menjadikan GRC sebagai enabler bagi pertumbuhan bisnis yang sehat, adaptif, dan berkelanjutan.

Pendekatan Integrated GRC tersebut menjadi bagian dari prinsip yang terus diperkuat ITDC:

Protect Value. Create Value. Sustain Value.

Melindungi nilai perusahaan melalui tata kelola dan pengelolaan risiko yang baik, menciptakan peluang dan kinerja baru melalui keputusan bisnis yang berkualitas, serta memastikan nilai tersebut dapat terus tumbuh dan dipertahankan secara berkelanjutan.

Berita Terkait

CocoSam, Monkey Cave, dan Teh Prabu Raih Penghargaan di Bidang Kewirausahaan, Lingkungan, dan Ekonomi Digital
Angkat Teh Prabu dan Wisata Monkey Cave! Dua Pemuda dari Satu Desa di Lombok Tengah Sabet Juara Dua
Lewat Olahan Kelapa, Samsudin Asal Sukadana Lombok Tengah Raih Juara I Pemuda Pelopor NTB
ITDC Raih Peringkat 33, MGPA Peringkat 79 pada Ajang Perdana Danantara CX-100
Praya Raih Juara Umum 1 Festival LASQI Nusantara Jaya Tahun 2026
ITDC Raih The Eighth BUMN Brand Equity Awards 2026
Gandeng BRI Peduli, ITDC Bekali Ratusan Volunteer Lokal untuk Waste Management MotoGP
Mantapkan MotoGP 2026, ITDC dan Polda NTB Gelar Simulasi Keamanan di Sirkuit Mandalika
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:34 WIB

CocoSam, Monkey Cave, dan Teh Prabu Raih Penghargaan di Bidang Kewirausahaan, Lingkungan, dan Ekonomi Digital

Senin, 2 November 2026 - 07:10 WIB

Angkat Teh Prabu dan Wisata Monkey Cave! Dua Pemuda dari Satu Desa di Lombok Tengah Sabet Juara Dua

Senin, 2 November 2026 - 07:00 WIB

Lewat Olahan Kelapa, Samsudin Asal Sukadana Lombok Tengah Raih Juara I Pemuda Pelopor NTB

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:57 WIB

ITDC Raih Peringkat 33, MGPA Peringkat 79 pada Ajang Perdana Danantara CX-100

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:17 WIB

Praya Raih Juara Umum 1 Festival LASQI Nusantara Jaya Tahun 2026

Rabu, 30 September 2026 - 05:09 WIB

ITDC Raih The Eighth BUMN Brand Equity Awards 2026

Selasa, 29 September 2026 - 07:35 WIB

Gandeng BRI Peduli, ITDC Bekali Ratusan Volunteer Lokal untuk Waste Management MotoGP

Senin, 28 September 2026 - 15:22 WIB

Mantapkan MotoGP 2026, ITDC dan Polda NTB Gelar Simulasi Keamanan di Sirkuit Mandalika

BERITA TERBARU