Gubernur NTB Dampingi Menteri PUPR Tinjau Proyek Strategis Libatkan Masyarakat Lokal

Senin, 20 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dody Hanggodo melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) selama beberapa hari untuk meninjau sejumlah proyek strategis di Pulau Lombok dan Sumbawa.

Kunjungan bertujuan mempercepat pelaksanaan proyek sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto sekaligus memastikan pelibatan masyarakat lokal dalam setiap kegiatan pembangunan.

Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja tersebut.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak ada hal baru, kunjungan Pak Menteri PUPR selama dua hari ini untuk memastikan semua arahan presiden berjalan dengan baik. Tadi, kami mendampingi beliau meninjau revitalisasi irigasi yang sudah lama ada, namun tidak lagi berfungsi optimal. Sekarang sedang direvitalisasi dengan melibatkan masyarakat lokal,” tutur Miq Iqbal.

BACA JUGA :  Gibran Serahkan BSU di NTB: Utamakan Kebutuhan Anak, Bukan Rokok!

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan salah satu prioritas pembangunan ke depan adalah peningkatan akses jalan alternatif di Pulau Lombok.

“Kondisi jalur tengah di Lombok sudah padat, sehingga kami memerlukan jalur alternatif. Hal ini juga telah dibahas dan mendapat arahan langsung dari Bapak Menteri,” tandasnya.

Selain di Lombok, perhatian pemerintah pusat juga tertuju pada Pulau Sumbawa. Kunjungan lapangannya menggunakan helikopter. Menteri PUPR bersama Gubernur NTB meninjau sejumlah titik strategis, termasuk rencana pembangunan bendungan baru, proyek jalan penghubung antarwilayah sepanjang 1,1 kilometer di kawasan rawa, serta penyambungan Jalan Samota (Sumbawa–Moyo–Tambora) yang masih terputus pada beberapa titik.

Menteri PUPR Dody Hanggodo menegaskan kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan presiden untuk mempercepat program prioritas nasional di daerah.

BACA JUGA :  Miliki Troboson Luar Biasa, Pathul Bahri Dianugerahi Penghargaan TOP 100 Leader Choice

“Pada prinsipnya, kami berusaha mempercepat apa yang telah dikonstruksikan oleh Bapak Presiden kepada para pembantunya. Salah satunya, melalui program Instruksi Presiden tentang Jalan Daerah yang harus segera dirampungkan, agar manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat”, ujarnya.

Dirinya menambahkan, seluruh proyek pembangunan harus melibatkan masyarakat setempat, agar manfaatnya lebih inklusif.

“Harapannya, masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi benar-benar merasakan manfaat pembangunan. Seperti pada salah satu proyek investasi yang kami kunjungi, seluruh tenaga kerjanya masyarakat lokal,” imbuhnya.

Adapun di Pulau Sumbawa, rombongan meninjau pula proyek bendungan, sistem irigasi, serta ruas jalan penghubung antar kabupaten yang belum tersambung. Beberapa lokasi rencananya dikaji secara teknis. Mengingat kondisi geografis yang menantang, berupa rawa dan perbukitan.

BACA JUGA :  Akomodasi Penginapan Ilegal di Tanjung Aan Bikin Rugi, Kades Sengkol Dukung Land Clearing

“Pengecekan kami lakukan menggunakan helikopter karena medan di Sumbawa cukup berat. Banyak wilayah berada di atas bukit. Ini bukan soal gaya, tapi kebutuhan agar peninjauan bisa lebih efektif,” urainya.

Menteri PUPR menutup kunjungannya dengan menegaskan komitmen pemerintah pusat mempercepat pelaksanaan program prioritas. Memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung masyarakat.

“Semua ini bagian dari upaya mewujudkan arahan Presiden Prabowo, untuk menghadirkan pembangunan yang merata dan inklusif di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Revitalisasi jaringan irigasi dapat segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan daerah.

“Bersama pemerintah, kami berkomitmen menghadirkan pembangunan yang tidak hanya besar secara infrastruktur, tetapi juga bermanfaat nyata bagi rakyat NTB,” pungkasnya. (edo/dyd/kominfotikntb)

Berita Terkait

Data Akurat Kunci Pembangunan NTB yang Tepat Sasaran
Menata Ulang Arah Pembangunan: NTB Kejar Target Satu Digit Kemiskinan
68 ASN Lombok Tengah Berangkat Haji, Keberangkatan Kloter Pertama Mulai 22 April 2026
Pemprov NTB dan Kementerian ATR/BPN Bahas Sinkronisasi Tata Ruang, Pengamanan Aset Daerah, dan Pengendalian Lahan
Gubernur NTB Lantik 34 Pejabat Eselon, Tegaskan Target Kinerja Harus Tercapai, Tantangan Semakin Kompleks
RKPD 2027: Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah Serap Aspirasi Warga Lewat Musrenbang
Pemprov NTB Perkuat Sinergi Pusat-Daerah, Jemput Program Kepemudaan Kemenpora RI
10 Tahun Kesiapsiagaan Bencana, A-PAD Indonesia Perkuat Pariwisata Tangguh di Bali Nusra
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 21:11 WIB

Menata Ulang Arah Pembangunan: NTB Kejar Target Satu Digit Kemiskinan

Kamis, 16 April 2026 - 06:10 WIB

68 ASN Lombok Tengah Berangkat Haji, Keberangkatan Kloter Pertama Mulai 22 April 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 21:08 WIB

Pemprov NTB dan Kementerian ATR/BPN Bahas Sinkronisasi Tata Ruang, Pengamanan Aset Daerah, dan Pengendalian Lahan

Sabtu, 11 April 2026 - 08:04 WIB

Gubernur NTB Lantik 34 Pejabat Eselon, Tegaskan Target Kinerja Harus Tercapai, Tantangan Semakin Kompleks

Kamis, 9 April 2026 - 09:35 WIB

RKPD 2027: Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah Serap Aspirasi Warga Lewat Musrenbang

Rabu, 8 April 2026 - 12:22 WIB

Pemprov NTB Perkuat Sinergi Pusat-Daerah, Jemput Program Kepemudaan Kemenpora RI

Rabu, 8 April 2026 - 06:09 WIB

10 Tahun Kesiapsiagaan Bencana, A-PAD Indonesia Perkuat Pariwisata Tangguh di Bali Nusra

Rabu, 1 April 2026 - 05:55 WIB

Serahkan LKPD Unaudited 2025 ke BPK, Bupati Lombok Tengah Tekankan Pentingnya Transparansi dan Akuntabilitas

BERITA TERBARU