NESIANEWS.COM – Ginjal adalah organ kecil di dalam tubuh yang berbentuk seperti kacang merah dan terletak di pinggang kiri dan kanan. Setiap hari, ginjal bekerja tanpa henti menyaring racun, menjaga keseimbangan cairan, hingga mengatur tekanan darah. Namun, banyak orang baru menyadari pentingnya ginjal ketika fungsinya sudah terganggu dan harus menjalani cuci darah.
Di Pulau Lombok, dengan angka hipertensi dan diabetes yang terus bertambah, risiko penyakit ginjal kronis semakin mengkhawatirkan. Padahal, penyakit ini pada umumnya bisa dicegah dengan langkah sederhana seperti minum air putih cukup, makan sehat, rutin berolahraga, dan memeriksakan kesehatan secara teratur.
Gagal Ginjal: Permasalahan yang Semakin Meningkat
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Ginjal bekerja setiap saat menyaring darah dan membuang limbahnya dalam bentuk urin. Ketika ginjal tidak mampu lagi menjalankan tugas penting ini, maka terjadilah gagal ginjal. Kondisi tersebut bisa terjadi mendadak (gagal ginjal akut) atau berlangsung perlahan-lahan dalam waktu lama (gagal ginjal kronis).
Di Indonesia, angka penderita gagal ginjal kronis terus meningkat dari tahun ke tahun. Data BPJS menunjukkan biaya pengobatan gagal ginjal kronis mencapai Rp11 triliun pada 2024. Jumlah tersebut naik signifikan bila dibandingkan pada 2019 sebesar Rp6,5 triliun.
Dampak Gagal Ginjal terhadap Masyarakat
Gagal ginjal bukan hanya masalah kesehatan, tapi juga masalah sosial dan ekonomi. Pasien gagal ginjal harus bolak-balik ke rumah sakit, minimal dua hingga tiga kali seminggu untuk cuci darah. Biaya transportasi, hilangnya waktu kerja, dan tekanan mental menjadi permasalahan yang tidak sederhana bagi pasien juga keluarga dengan gagal ginjal.
7 Langkah Sehat Menjaga Ginjal
Untuk menjaga ginjal tetap sehat, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan sehari-hari, yaitu:
1. Minum cukup air putih (rata-rata 1,5 liter per hari)
2. Kontrol tekanan darah dan gula darah
3. Batasi garam dalam masakan (kurang dari 5 gram per hari)
4. Pola makan seimbang (perbanyak sayur, buah, dan ikan laut segar)
5. Aktivitas fisik teratur (tidak harus olahraga berat)
6. Hindari rokok dan alkohol
7. Periksa kesehatan ginjal secara berkala (pemeriksaan urin rutin dan kadar kreatinin darah)
Dengan melakukan langkah-langkah sederhana ini, kita dapat menjaga ginjal tetap sehat dan mencegah gagal ginjal. Mari kita jaga ginjal kita dengan sepenuh hati untuk kehidupan yang lebih sehat dan sejahtera.
Mengubah Kebiasaan, Menyelamatkan Generasi
Kesehatan ginjal bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk keluarga. Anak-anak yang terbiasa melihat orang tua mereka rajin minum air putih, makan sayur, dan rutin olahraga, akan meniru kebiasaan baik tersebut. Jika generasi muda kita terbiasa dengan makanan instan, minuman manis kemasan, dan gaya hidup malas bergerak, risiko penyakit ginjal akan semakin besar di masa depan.
Peran Masyarakat dalam Mencegah Gagal Ginjal
Masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah gagal ginjal. Dengan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan ginjal, masyarakat dapat melakukan langkah-langkah pencegahan yang efektif. Selain itu, masyarakat juga dapat membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini penyakit ginjal.
Mari Jaga Ginjal Kita
Menjaga ginjal bukan hanya tugas kesehatan pribadi, tetapi juga tentang merawat kehidupan dan masa depan masyarakat di Lombok. Dari pesisir pantai Senggigi hingga kaki Rinjani, kita semua punya peran untuk memulai langkah sederhana: minum air putih yang cukup, membatasi garam dan gula, berolahraga, serta memeriksakan kesehatan secara rutin. Dengan ginjal yang sehat, kita bisa bekerja, beribadah, dan membangun keluarga dengan lebih kuat. Lombok yang sehat dimulai dari ginjal yang dijaga sepenuh hati.
Penulis : dr.Rilnia Metha Sofia, & dr.Fachrur Razi SpPD.
































