NESIANEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menggelar Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025 bertempat di Ballroom Bupati Lombok Tengah, 11 Agustus 2025.
Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. H. M. Nursiah, S.Sos., M.Si., dan dihadiri oleh seluruh kepala puskesmas, camat, dan kepala desa se Lombok Tengah.
Nursiah mengungkapkan bahwa angka stunting di Lombok Tengah saat ini mencapai 9,56%. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar 9,86%.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini sebenarnya kita ingin mengompori semangat kepala desa, camat, dan puskesmas yang hadir dalam rapat ini,” ujar Nursiah.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi dari setiap desa dalam menangani stunting. Dari 135 desa di Lombok Tengah, terdapat 40 desa yang masih memiliki angka stunting tinggi.
“Kami mendorong semua kepala desa untuk bersaing menjadi contoh penanganan stunting. Karena setiap desa mempunyai potensi yang bisa mendukung penurunan angka stunting,” jelasnya.
Nursiah berharap seluruh desa dapat menunjukkan kreativitas dan komitmennya dalam percepatan penurunan stunting. Ia menegaskan bahwa persaingan sehat antardesa akan mendorong terciptanya solusi inovatif. (Der)
Gambar: SS Youtube Diskominfo Lombok Tengah
































