Umar Tarip Meminta Pemda Tingkatkan Distribusi Alat dan Mesin Pertanian Modern

Senin, 7 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Anggota DPRD Kabupaten Loteng Umar Tarip Praksi PKB Daerah Pemilihan Kecamatan Pujut dengan Praya Timur, meminta kepada Pemda daerah untuk terus menggencarkan mekanisasi pertanian dengan meningkatkan distribusi alat dan mesin pertanian (alsintan) modern bagi petani atau Perontokan Gabah yang lebih besar.

Hal ini dilakukan seiring panen Raya yang diperkirakan akan berlangsung secara masif di Kecamatan Pujut dan Praya Timur.

Sebelumnya pemerintah Kabupaten telah menyalurkan sejumlah unit combine ukuran besar ke berbagai Kecamatan guna meningkatkan kemudahan bagi para petani agar panen Raya lebih efensensi atau kemudahan bagi petani saat penen Raya tiba, namun untuk tahun ini di Kecamatan Praya Timur khususnya banyak masyarakat terkendala panen Raya karena kurangnya Alat panen bahkan Kurangnya Tenaga perontokan Gabah (Tenaga orang merampek saat musim panen tiba).

BACA JUGA :  Bupati Lombok Tengah Kesalkan Pejabatnya yang Pintar tapi Minim Kreasi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk itu kata Tarip, pihaknya berharap kedepan agar pemerintah hadir untuk melihat kondisi masyarakat dengan cara memberikan perhatian serius soal alat panen agar petani lebih Efensensi dalam menghadapi Panen Raya Tiba.

“Masyarakat saat ini sangat butuh Alat Panen Raya atau perontokan Gabah Lantaran tenaga sangat kekurangan bahkan tidak ada,” jelasnya.

Ia juga berharap kedepan agar Pemda menganggarkan alokasi dana yang lebih besar untuk pemberian bantuan unit combine harvester besar yang akan membantu proses panen dan perontokan gabah lebih cepat dan efisien.

percepatan mekanisasi menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas pertanian diloteng.

“Dengan mekanisasi, petani dapat memanen lebih cepat, lebih efisien, dan dengan hasil yang lebih baik,” tutur Tarip pada 7 April 2025.

BACA JUGA :  Terpukau, Istana Undang Tari Kolosal Pembukaan Fornas Tampil di HUT RI ke-80

Dengan dukungan mekanisasi yang terus ditingkatkan serta potensi panen yang besar, pemerintah optimistis produksi pangan nasional akan semakin meningkat.

Langkah ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan nasional tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani di Loteng.

“Tahun ini, setelah Lebaran, panen raya akan berlangsung, Pemda juga harus menyiapkan bantuan alsintan agar petani dapat memperoleh hasil optimal dengan kualitas yang lebih baik,” ujar Tarip.

Penggunaan combine harvester dinilai mampu mengurangi losses hingga 3-5% dibandingkan metode panen manual. Selain itu juga dapat menyelesaikan panen dalam waktu 3-4 jam per hektare, jauh lebih cepat dibandingkan cara tradisional yang memakan waktu 2-3 hari per hektare.

Tarip juga menambahkan penggunaan power thresher dapat meningkatkan efisiensi perontokan padi secara signifikan dibandingkan metode manual.

BACA JUGA :  KPU Kembali Gunakan Sirekap di Pemilu 2024, Berikut Alurnya

“Dengan kapasitas rata-rata 300-600 kg per jam, power thresher mampu mempercepat proses perontokan padi dibandingkan cara manual yang hanya sekitar 50-100 kg per jam dengan tenaga kerja terbatas. Selain itu, dapat menekan kehilangan hasil hingga 1-2%. Mesin ini juga dilengkapi blower yang membantu memisahkan kotoran dan sekam, sehingga menghasilkan gabah yang lebih bersih,” ujar Tarip.

Angka menunjukkan besarnya kapasitas produksi yang perlu didukung dengan teknologi modern agar petani dapat memanen dengan optimal.

“Kami memastikan petani mendapatkan akses terhadap alsintan yang memadai. Dengan dukungan ini, kita tidak hanya meningkatkan produksi tetapi juga mempercepat pencapaian swasembada pangan yang berkelanjutan,” ujarnya terkait modernisasi petani untuk panen Raya.

Berita Terkait

Lalu Abdusahid dan Kades Kelebuh Serap Aspirasi Warga Melalui Reses DPRD
Tahun 2026 Angka Kemiskinan di Lombok Tengah Menurun
Rakornas TPAKD 2026, Perkuat Akses Keuangan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Masyarakat
Mayjen TNI Edi Saputra Tiba di NTB, Awali Tugas sebagai Pangdam XXX/Rinambora
HUT Ke-81 Lombok Tengah, Dulu Hanya Sebagai Penonton Sekarang Berkembang Pesat
57 Perusahaan dengan 1.282 Lowongan Kerja Ramaikan Job Fair Masmirah Lombok Tengah 2026
Antisipasi Ancaman Peretasan dan Kebocoran Data Publik, Pemkab Loteng Perkuat Keamanan Siber
Naik Kelas, Pathul Bahri Lantik Pejabat Baru RSUD Praya
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:32 WIB

Lalu Abdusahid dan Kades Kelebuh Serap Aspirasi Warga Melalui Reses DPRD

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Tahun 2026 Angka Kemiskinan di Lombok Tengah Menurun

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Rakornas TPAKD 2026, Perkuat Akses Keuangan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Masyarakat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Mayjen TNI Edi Saputra Tiba di NTB, Awali Tugas sebagai Pangdam XXX/Rinambora

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:26 WIB

HUT Ke-81 Lombok Tengah, Dulu Hanya Sebagai Penonton Sekarang Berkembang Pesat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:22 WIB

57 Perusahaan dengan 1.282 Lowongan Kerja Ramaikan Job Fair Masmirah Lombok Tengah 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Antisipasi Ancaman Peretasan dan Kebocoran Data Publik, Pemkab Loteng Perkuat Keamanan Siber

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Naik Kelas, Pathul Bahri Lantik Pejabat Baru RSUD Praya

BERITA TERBARU

Peristiwa

Polisi Buru Pelaku Pengeroyokan yang Terjadi di Desa Puyung

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:22 WIB