NESIANEWS.COM – Wujudkan pembelajaran yang adaptif dan berpusat pada murid, SMP Negeri 3 Janapria menyelenggarakan Workshop dan Penyegaran Penyusunan Perangkat ajar Kurikulum Merdeka, Rabu (7/2/24).
Kegiatan ini dilaksanakan dengan memberdayakan komunitas belajar lintas sekolah.
Sebagai narasumber Rif Anuddin, S.Pd.MA ketua komunitas belajar SMPN 1 Janapria dan Ahmad Junaidi, S,Pd yang juga kepala SMPN 3 Janapria.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Adapun kegiatan yang bertempat di ruang laboratorium SMPN 3 Janapria ini dihadiri oleh semua dewan guru dengan fokus pembahasan terkait penyusunan perangkat ajar meliputi perumusan Capaian Pembelajaran, Tujuan Pembelajaran, Analisis Tujuan Pembelajaran dan Modul Ajar.
Kepala SMPN 3 Janapria Ahmad Junaidi, S.pd. mengatakan, berdasarkan capaian raport pendidikan tahun sebelumnya, salah satu hal yang masih harus menjadi fokus pengembangan adalah terkait kualitas pembelajaran.
“Sehingga kegiatan pengembangan kompetensi guru melalui berbagai kegiatan sangat dibutuhkan” ungkapnya.
Dengan kegiatan seperti ini juga sebagai salah satu upaya untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas layanan sebagai pemimpin di satuan Pendidikan untuk melaksanakan program berbasis data.
Beliau meyakini bahwa jika dilaksanakan secara konsisten dan menjadi program berkelanjutan maka akan mendatangkan banyak manfaat positif.
Guru dengan kompetensi yang baik akan mampu memberikan layanan belajar yang lebih optimal dan murid akan merasakan proses belajar yang lebih berkualitas.
“Jika demikian maka tentu sekali bukan hanya prestasi murid yang akan meningkat akan tetapi ekosistem sekolah yang berpihak pada murid akan benar-benar terwujud,” ujarnya.
Selain itu, Burhan, S.Pd Wakil kepala sekolah SMPN 3 Janapria menambahkan , bahwa kegiatan ini mendapatkan respon positif dari semua dewan guru, antusiasme terlihat dari bagaimana setiap peserta terlibat aktif dalam sesi diskusi.
Kemasan kegiatan yang tidak kaku dan strategi narasumber dalam menyampaikan materi membuat peserta merasa sangat menikmati kegiatan yang dilaksanakan serta mempertajam wawasan terkait bagaimana merencanakan pembelajaran yang lebih berkualitas.
“Meskipun hitungannya masih belum lama, kehadiran kepala sekolah kami ini betul-betul memberikan semangat dan suasana kerja yang berbeda karena sangat peduli dan mendukung terhadap pengembangan kompetensi guru,” tutupnya.
































