‎Polres Loteng Lakukan Pengecekan SPPBE, Ungkap Penyebab Kelangkaan Gas LPG 3 Kg

Minggu, 21 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kelangkaan gas LPG 3 Kg di Kabupaten Lombok Tengah, Sat Reskrim Polres Lombok Tengah lakukan inspeksi mendadak ke Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) PT. Permata Indah Dewata.

‎Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, IPTU Lukluk Il Maqnun, S.Tr.K., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pengecekan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok masyarakat.

BACA JUGA :  Komisi I DPRD Loteng, Rekomendasikan Segera Mutasi

‎”Berdasarkan hasil pengecekan yang dilakukan oleh anggota Unit Tipidter di SPPBE Labulia, ditemukan bahwa ketersediaan stok di tingkat agen atau SPPBE berada dalam kondisi normal dan aman,” kata IPTU Lukluk Il Maqnun, S.Tr.K., S.I.K., M.H, (21/9/25).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Namun, hasil temuan di lapangan mengidentifikasi akar permasalahan kelangkaan di tingkat konsumen. Menurut laporan yang kami terima, penyebab utama kelangkaan gas LPG 3 kg adalah ditiadaannya pasokan stok tambahan dari Pertamina ke pangkalan-pangkalan.

BACA JUGA :  Logistik MotoGP 2023 Tiba, Polres Loteng Lakukan Pengamanan Dan Pengawalan

‎”Akibat ditiadaannya stok tambahan tersebut, terjadi ketidakseimbangan antara tingginya permintaan masyarakat dengan jumlah stok yang tersedia di pangkalan. Inilah yang menjadi penyebab utama kelangkaan,” jelasnya lebih lanjut.

‎Ia menyampaikan pihaknya akan terus melakukan monitoring dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mencari solusi terbaik agar pasokan gas LPG 3 kg kembali stabil dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

BACA JUGA :  TITIK TEMU akan Rilis Lagu 'Satukan Tuju' Bertepatan Dengan HUT RI ke-79

‎”Kami imbau masyarakat untuk tetap tenang dan serta tidak melakukan pembelian dalam jumlah berlebihan (panic buying) supaya masyarakat yang lain yang lain bisa tercover untuk mendapatkan gas LPG 3 kg,” pungkasnya. (Ahmd)

Berita Terkait

Dua Pengedar Ekstasi dan Sabu Asal Malang Diringkus Polresta Lombok Tengah
Eks Pimpinan Ponpes Abul Barokat Resmi Ditahan Polresta Loteng
Perempuan M (57) Ditemukan Terbakar di Area Perkebunan Batukliang
‎Pimpinan Ponpes di Praya Timur jadi DPO
Jelang MotoGP Mandalika 2026, Polresta Loteng Pastikan Kondisi Fisik Personel Tetap Prima
Warga Terdampak Kekeringan, Polresta Lombok Tengah Salurkan 5.000 Liter Air Bersih
Pilkades! Polresta Loteng Imbau Bakal Calon Kepala Desa Bersatu Jaga Kamtibmas
Polresta Loteng Edukasi Warga Terkait Karhutla
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Eks Pimpinan Ponpes Abul Barokat Resmi Ditahan Polresta Loteng

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Perempuan M (57) Ditemukan Terbakar di Area Perkebunan Batukliang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:50 WIB

‎Pimpinan Ponpes di Praya Timur jadi DPO

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Polresta Loteng Pastikan Kondisi Fisik Personel Tetap Prima

Sabtu, 19 September 2026 - 16:59 WIB

Warga Terdampak Kekeringan, Polresta Lombok Tengah Salurkan 5.000 Liter Air Bersih

Jumat, 18 September 2026 - 20:53 WIB

Pilkades! Polresta Loteng Imbau Bakal Calon Kepala Desa Bersatu Jaga Kamtibmas

Jumat, 18 September 2026 - 20:49 WIB

Polresta Loteng Edukasi Warga Terkait Karhutla

Jumat, 18 September 2026 - 20:45 WIB

Polresta Loteng Amankan Pria S (20) Terduga Pelaku Curanmor

BERITA TERBARU

Wisata

ICANN87 Perkuat Posisi The Nusa Dua di Panggung Global

Selasa, 20 Okt 2026 - 22:03 WIB