MSQ Tuding Aksi SAKTI NTB Jakarta Sekadar Akal-Akalan

Kamis, 27 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Loyalis Tuan Guru Bajang (TGB), M. Samsul Qomar (MSQ), merespons rencana aksi yang digelar oleh Satuan Aksi Aktivis NTB Jakarta (SAKTI NTB JAKARTA) hari ini, 27 Februari 2025.

MSQ menilai aksi tersebut sebagai upaya memojokkan TGB dan diduga hanya modus belaka untuk mencari perhatian menjelang bulan Ramadhan.

“Ini paling-paling hanya akal-akalan, bisa jadi sekadar cari tiket pulang ke kampung. Saya ragu kalau aksi ini benar-benar melibatkan 150 orang. Kenyataannya, yang hadir nanti mungkin hanya 7-8 orang. Kecuali ada sponsor yang membiayai, barulah bisa mendatangkan puluhan peserta,” ujar MSQ, yang dikenal setia mendukung TGB dari Partai Demokrat hingga Partai Perindo.

BACA JUGA :  WBP Rutan Kelas I Depok Potong Hewan Kurban

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

MSQ juga menegaskan bahwa isu divestasi Newmont yang diangkat dalam tuntutan aksi tersebut bukanlah hal baru. Menurutnya, isu ini sudah berkali-kali dijelaskan dan diklarifikasi, tetapi terus diangkat oleh kelompok tertentu untuk tujuan tertentu.

“Kami jauh lebih meyakini integritas TGB dibanding kelompok yang mengaku aktivis ini. Mau dilawan dengan cara apa? Adu massa atau adu narasi? Karena sejauh ini, mereka hanya bermain dengan surat undangan di grup WhatsApp. Kita lihat saja bagaimana perkembangannya,” katanya.

Ia menilai cara penyebaran informasi aksi melalui grup WhatsApp dengan kop surat bernuansa kedaerahan menunjukkan bahwa kelompok ini hanya menunggu reaksi dari orang-orang di sekitar TGB, berharap ada perhatian atau respons dari pihak yang bersangkutan.

BACA JUGA :  Padam Saat Pandemi, Workshop Ecoprint Lakshmee dengan Konsep Baru Siap Kembali

Lebih lanjut, MSQ menegaskan bahwa TGB tidak akan gentar menghadapi aksi semacam ini. Menurutnya, TGB adalah sosok yang selalu mengutamakan ketenangan dan sikap santai dalam merespons berbagai tudingan yang dialamatkan kepadanya.

“Beliau tidak perlu menanggapi demo seperti ini, karena justru akan menurunkan marwah beliau. Cukup kami saja atau adik-adik mahasiswa lain yang masih idealis yang melawan narasi semacam ini,” tambahnya.

Sebagai contoh, MSQ menyinggung bagaimana TGB menghadapi pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus NCC di Kejati NTB. Meskipun ada ribuan jamaah yang siap mengepung Kejati NTB sebagai bentuk dukungan, TGB tetap memilih datang sendiri sebagai warga negara yang taat hukum tanpa mengerahkan massa.

BACA JUGA :  Aksi Balap Liar, Trek-trekan, Perang Petasan ??? Polres Loteng Tingkatkan Patroli Ramadhan

“Padahal, saya tahu ribuan jamaah sudah siap turun tanpa komando, tanpa bayaran. Kami sudah membuktikan berkali-kali bahwa setiap ada serangan terhadap TGB, respons kami nyata dengan ribuan massa aksi. Kami tidak pernah kaleng-kaleng,” tegasnya.

MSQ menegaskan bahwa jamaah dan massa TGB cukup dewasa dalam menyikapi berbagai isu yang berkembang. Jika memang diperlukan, loyalis TGB siap merespons dengan kekuatan yang lebih besar. Namun, ia kembali menegaskan bahwa TGB selalu mengedepankan ketenangan dan tidak mudah terpancing oleh isu yang terus diulang-ulang. (Ahmdderi).

Berita Terkait

Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng
Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar
Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!
Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda
Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan
KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan
Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat
Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing
Berita ini 264 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:38 WIB

Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:47 WIB

Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:47 WIB

Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:32 WIB

Dugaan Putusan Pengadilan Cacat Formil: Objek Sengketa 90 Are Jadi 9 Hektar, Eksekusi Lahan di Bilelando Ditunda

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:10 WIB

Dinilai Berbelit dan Tidak Profesional, Pelayanan Tata Ruang PUPR Lombok Tengah Dikeluhkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:33 WIB

KASTA NTB Soroti 54% Anggota DPRD Belum Lapor Kekayaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:02 WIB

Kawal Aset Desa 256 Ribu Meter Persegi, JPN Kejari Lombok Tengah Turun Langsung dalam Pemeriksaan Setempat

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:41 WIB

Flyer Penculikan Anak Hoaks, Pemprov NTB Minta Warga Jangan Terpancing

BERITA TERBARU

Sport

Gratis! The Mandalika Gelar Nobar FIFA World Cup 2026

Senin, 15 Jun 2026 - 09:14 WIB

Pendidikan

Sumbawa Barat Juara Fahmil Putra MTQ XXXI NTB

Senin, 15 Jun 2026 - 08:02 WIB