MFoS Final Round 2025 : Persaingan Ketat di Free Practice

Jumat, 12 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Mandalika Festival of Speed (MFoS) Final Round 2025 resmi dimulai hari ini di Pertamina Mandalika International Circuit. Gelaran yang berlangsung pada 12–14 Desember 2025 ini menjadi penutup rangkaian festival motorsport terbesar di Mandalika, menghadirkan berbagai kategori balap mobil, time attack, dan atraksi otomotif sepanjang akhir pekan.

Hari pertama diisi dengan rangkaian free practice dari seluruh kelas. Para pembalap memanfaatkan sesi ini untuk mempelajari karakter lintasan, menyempurnakan setup kendaraan, serta menyiapkan strategi terbaik menuju kualifikasi dan race day. Cuaca cerah dan kondisi lintasan yang stabil mendukung jalannya latihan sepanjang hari.

Di kelas Kejurnas ITCR 1200, Avila Bahar dari Honda Racing Indonesia mencatat waktu tercepat 2 menit 3,994 detik.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara di kelas Kejurnas ITCR 1500, Fitra Eri membukukan catatan terbaik 2 menit 0,813 detik.

BACA JUGA :  DPW LSM Lidik NTB, kembali datangi Kejari Loteng, Minta Montong Ajan jadi atensi

Di kelas Kejurnas ITCR 3600, Henri mencatatkan waktu tercepat 1 menit 49,478 detik.

Di kelas Krida Agya One Make Race, Romy Tahrizi mencatatkan waktu tercepat 2 menit 6,040 detik.

Di kelas Subaru BRZ Super Series, Fitra Eri membukukan catatan waktu tercepat 1 menit 52,035 detik.

Di kelas TCR dan BMW M2, Michael Jorgi Yunus, menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 46,137 detik.

Di kategorri Time Attack, pembalap Yasuo Senna Iriawan mencatatkan waktu tercepat 1 menit 32,938.

Salah satu perhatian hari ini datang dari Ine Rosdiana, yang menjalani debutnya di Krida Agya One Make Race. Meski baru pertama kali tampil di ajang ini, Ine berhasil mencatatkan performa yang solid pada sesi free practice dengan best time 2:43.110 dan top speed 137.10 km/jam.

BACA JUGA :  Kasta NTB Laporkan Perusahaan di Lombok Timur Dugaan Eksploitasi Air Tanah Ilegal

Catatan tersebut menunjukkan progres positif karena ia masih beradaptasi dengan karakter mobil dan lintasan Mandalika. Setelah menyelesaikan latihan, Ine membagikan pengalamannya.

“Besok kan ada 8 lap, tadi aku juga cobain 8 lap di sesi free practice. Seru banget pas di mobil, nggak kerasa capek, tapi kerasa capeknya pas sudah turun. Tapi pas di mobil fun banget. Harapannya besok cuacanya bagus dan racenya lancar,” ujar Ine, (12/12/25).

Sejumlah mobil sempat keluar lintasan dan masuk area gravel. Beberapa kendaraan membutuhkan proses recovery menggunakan 4×4 rescue dan crane, sehingga red flag beberapa kali dikibarkan. Seluruh prosedur berlangsung aman dan terkoordinasi, memastikan sesi dapat kembali dilanjutkan sesuai jadwal.

Priandhi Satria, Direktur Utama PT. Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku perusahaan yang ditunjuk untuk mengelola Pertamina Mandalika International Circuit oleh PT. Injourney Tourism Development Corporation (ITDC) menyampaikan, sesi free practice hari ini menunjukkan antusiasme tinggi para pembalap.

BACA JUGA :  Program Arrive and Drive Berikan Pengalaman Balapan Bagi Para Pengunjung Pertamina Mandalika International Circuit

“Beberapa red flag yang terjadi dapat ditangani dengan sangat baik oleh tim di lapangan. Ini menjadi bukti bahwa aspek keselamatan, respons cepat, dan koordinasi seluruh unsur penyelenggaraan berjalan sesuai standar yang kami tetapkan,” jelasnya.

“Kami ingin memastikan Final Round MFoS berlangsung aman, kompetitif, dan memberikan pengalaman terbaik bagi semua peserta,” sambung Priandhi.

Setelah sesi latihan hari ini berjalan dinamis, MFoS Final Round 2025 bersiap memasuki rangkaian race yang akan berlangsung pada Sabtu-Minggu, 12-14 Desember 2025. Para peserta diprediksi akan menyuguhkan persaingan sengit di sesi race esok dan lusa.

Berita Terkait

Dorong Hidup Sehat dan Bahagia, Wabup Lombok Tengah Buka Pelatihan Instruktur Senam Lansia
Krida Agya Kartini Race 2026: Priandhi Satria Tinjau Beberapa Pembalap Perempuan Latihan Simulator
Sean Gelael Pastikan Balap GT World Challenge Asia di Pertamina Mandalika International Circuit
Krida Agya Mandalika Kartini Race 2026: Representasi Perempuan di Dunia Motorsport
Mandalika Kartini Race 2026 : Perempuan Indonesia di Lintasan Balap
Pemprov NTB Abadikan MotoGP Mandalika dalam Diorama, Warisan Sejarah untuk Generasi Mendatang
Hadirkan lebih dari 30 Mobil GT3 dari 17 Negara, Pertegas The Mandalika Sebagai Destinasi Sportainment Dunia
Perkuat Hubungan Pusat-Daerah, APPOI NTB Targetkan Standardisasi Pendidik Olahraga
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 09:20 WIB

Dorong Hidup Sehat dan Bahagia, Wabup Lombok Tengah Buka Pelatihan Instruktur Senam Lansia

Senin, 20 April 2026 - 17:59 WIB

Krida Agya Kartini Race 2026: Priandhi Satria Tinjau Beberapa Pembalap Perempuan Latihan Simulator

Sabtu, 18 April 2026 - 20:29 WIB

Sean Gelael Pastikan Balap GT World Challenge Asia di Pertamina Mandalika International Circuit

Selasa, 14 April 2026 - 06:59 WIB

Krida Agya Mandalika Kartini Race 2026: Representasi Perempuan di Dunia Motorsport

Kamis, 9 April 2026 - 20:03 WIB

Mandalika Kartini Race 2026 : Perempuan Indonesia di Lintasan Balap

Kamis, 9 April 2026 - 19:57 WIB

Pemprov NTB Abadikan MotoGP Mandalika dalam Diorama, Warisan Sejarah untuk Generasi Mendatang

Rabu, 8 April 2026 - 12:41 WIB

Hadirkan lebih dari 30 Mobil GT3 dari 17 Negara, Pertegas The Mandalika Sebagai Destinasi Sportainment Dunia

Rabu, 8 April 2026 - 07:47 WIB

Perkuat Hubungan Pusat-Daerah, APPOI NTB Targetkan Standardisasi Pendidik Olahraga

BERITA TERBARU