Laskar Sasak Loteng Bela Gubernur, Yang Dilakukan Oknum Serangan, Bukan Kritik

Jumat, 14 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Serangan bertubi-tubi yang terus dilancarkan kepada Gubernur NTB, Dr.HL.Muhammad Iqbal oleh segelintir orang yang atas namakan aktivis dinilai sudah bukan kritik yang konstruktif.

Apalagi isu-isu yang dilontarkan sudah tidak substansial khususnya diduga mengatasnamakan aktivis Bima dan Dompu, merupakan tindakan yang tidak sehat dalam ruang demokrasi.

“Sebagai bagian dari Laskar Sasak Lombok Tengah, kami melihat pola serangan ini bukan lagi kritik konstruktif, tetapi kami duga kuat upaya terstruktur dan sistematis untuk menjatuhkan Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, yang saat ini tengah berjuang keras membangun dan menyejahterakan seluruh wilayah NTB, termasuk Pulau Sumbawa dan Bima sendiri,” ucap Ketua Laskar Sasak Loteng, Lalu Toni, Jumat 14 Nopember 2025 di Praya.

BACA JUGA :  Indonesia International Culture Festival 2023

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA :  TNI-Polri Dan Stakeholder Dukung Program Pekarangan Bergizi di Loteng

Ironisnya, pihak-pihak yang justru sedang diperjuangkan kesejahteraannya, kini tampil sebagai aktor yang mendiskreditkan dan menyerang pemerintahan yang dipimpin oleh putra terbaik Lombok.

“Kami menduga ada pembiayaan dan agenda tersembunyi di balik gerakan ini, yang dibungkus dengan narasi aktivisme semu,” imbuh Lalu Toni.

Oleh karena itu, Laskar Sasak Lombok Tengah, menyatakan siap melawan setiap upaya yang bertujuan melemahkan dan menjatuhkan Gubernur NTB.

BACA JUGA :  Dugaan Intimidasi Terhadap Jurnalis, Polda NTB Tangani Serius

Pihaknya berdiri tegak membela kepemimpinan Lalu Muhammad Iqbal yang visioner, inklusif, dan berpihak pada kesejahteraan seluruh rakyat NTB tanpa membeda-bedakan wilayah maupun asal suku.

“Kami menyerukan agar seluruh elemen pemuda dan masyarakat NTB tidak terprovokasi oleh manuver politik sempit yang hanya merusak persaudaraan dan persatuan antar-pulau di Nusa Tenggara Barat ini,” pungkas Lalu Toni. (REL/RED)

Berita Terkait

Diduga Tahan Duit Bantuan ke Korban, Kantor Hotman 911 NTB Didatangi Massa
Terjaring OTT KPK, Bupati Lombok Barat Dibawa ke Jakarta!
Aksi Damai Pemuda Batujai: Transparansi Proyek, Bansos, dan Pelayanan Desa Jadi Tuntutan
Kasta NTB Soroti Pengelolaan DBHCHT 2026, Desak Anggaran Berpihak pada Petani Tembakau
Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Terus Benahi Potensi Pendapatan Daerah
Di Balik Video Viral Penangkapan Warga di Praya Barat Daya, Ini Penjelasan Kuasa Hukum
Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara
Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:06 WIB

Diduga Tahan Duit Bantuan ke Korban, Kantor Hotman 911 NTB Didatangi Massa

Senin, 20 Juli 2026 - 21:58 WIB

Terjaring OTT KPK, Bupati Lombok Barat Dibawa ke Jakarta!

Senin, 20 Juli 2026 - 20:16 WIB

Aksi Damai Pemuda Batujai: Transparansi Proyek, Bansos, dan Pelayanan Desa Jadi Tuntutan

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:25 WIB

Kasta NTB Soroti Pengelolaan DBHCHT 2026, Desak Anggaran Berpihak pada Petani Tembakau

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:53 WIB

Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Terus Benahi Potensi Pendapatan Daerah

Senin, 29 Juni 2026 - 14:10 WIB

Di Balik Video Viral Penangkapan Warga di Praya Barat Daya, Ini Penjelasan Kuasa Hukum

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:55 WIB

Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:38 WIB

Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng

BERITA TERBARU