NESIANEWS.COM – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang menerjang kawasan Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), sejak 23-24 Februari 2026.
Meski sempat memicu banjir di sejumlah ruas jalan sekitar Kuta Mandalika, operasional sirkuit tetap berjalan normal berkat sistem drainase yang berfungsi optimal.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan dengan intensitas tinggi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO). Puncaknya terjadi pada Selasa pagi sekitar pukul 10.00 WITA, di mana hujan deras membatasi jarak pandang selama hampir satu jam.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Pihak pengelola memastikan bahwa area utama lintasan (track) bebas dari genangan. Air yang terlihat di area sirkuit merupakan limpahan dari luar yang langsung mengalir ke bagian tepi melalui sistem drainase.
Meski lintasan utama aman, cuaca ekstrem menyebabkan beberapa kerusakan minor pada fasilitas pendukung. Tim operasional mencatat adanya kerusakan pada penutup LED gantry serta material promosi di Tikungan 1 dan Tikungan 17 akibat terpaan angin kencang.
Direktur Utama PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria, menyatakan bahwa pihaknya langsung melakukan langkah antisipasi dan perbaikan begitu hujan mereda sekitar pukul 11.30 WITA.
”Kami memastikan seluruh sistem pendukung sirkuit, termasuk sistem drainase dan kesiapan tim operasional, berada dalam kondisi optimal untuk menghadapi cuaca ekstrem. Keselamatan serta kelancaran seluruh aktivitas di kawasan Sirkuit Mandalika tetap menjadi prioritas utama,” ujar Priandhi dalam keterangan resminya.
Proses pembersihan menggunakan high pressure washer dan blower hanya memakan waktu singkat. Setelah dilakukan inspeksi menggunakan safety car pada pukul 12.00 WITA, lintasan dinyatakan bersih dan aman sesuai standar operasional.
Sirkuit pun langsung digunakan kembali untuk kegiatan Agya Arrive and Drive serta private track day roda dua yang telah dijadwalkan.
Priandhi menambahkan bahwa MGPA akan terus memantau perkembangan cuaca dari BMKG dan BPBD guna menjamin keamanan seluruh kalender event motorsport ke depan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
”Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada di tengah kondisi cuaca ekstrem yang sewaktu-waktu bisa melanda di manapun kita berada,” ungkap Priandhi Satria. (Der)

































