NESIANEWS.COM – Polres Lombok Tengah menggelar ajang Bhayangkara Riding Day pada hari ini, Sabtu (7/2/2026). Selain bertujuan menghidupkan ekosistem otomotif lokal, kegiatan ini menjadi sarana penggalangan dana kemanusiaan untuk warga terdampak musibah di wilayah Sumatera dan sekitarnya.
Aktris sekaligus pegiat otomotif, Sintya Marisca, hadir memeriahkan acara tersebut. Ia mengapresiasi langkah inovatif Polres Lombok Tengah yang menginisiasi kegiatan riding bagi komunitas motor.
”Kalau biasanya kita komunitas kan harus menggaet teman-teman kepolisian tapi teman-teman kepolisian yang ngadain langsung riding day kali ini,” ungkap Sintya saat jumpa pers di halaman Polres Lombok Tengah, Jumat (6/2/2026).
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Sintya menekankan bahwa acara ini memiliki dampak luas, mulai dari sisi kemanusiaan hingga pemberdayaan ekonomi bagi pelaku usaha mikro di sektor otomotif.
”Luar biasa ya karena nggak cuma nyenengin teman-teman di sekitar Lombok tapi juga ini sekaligus dalam rangka menggalang dana dari Lombok untuk teman-teman kita di Sumatera dan sekitarnya yang sedang mengalami fase-fase musibah,” katanya.
Ia juga berharap kegiatan ini mampu membangkitkan gairah bengkel dan penjual suku cadang yang sempat sepi.
“Yang tadi yang penjual sparepart tidak ada pembeli maka akhirnya jadi hidup lagi, aku harapannya sih dengan ada kegiatan ini enggak cuma bikin happy yang ikut aja tapi juga bisa buat happy teman-teman pegiat,” jelasnya.
Bagi Sintya, ini merupakan kali pertama dirinya terlibat dalam kegiatan berkendara yang diselenggarakan langsung oleh kepolisian di Lombok. Ia mengaku terkesan dengan pendekatan budaya yang diterapkan.
”Bersama kepolisian ini first time di Lombok Tengah. Jadi nggak sabar buat riding bareng,” sebutnya. Aku rasa ini Polres yang paling culture iya. Luar biasa! Jadi makin nggak sabar buat riding bareng,’ ungkapnya.
Terkait kendaraan, Sintya berencana menggunakan Vespa jenis smallframe yang menjadi kegemarannya untuk penggunaan harian.
”Jadi klasifikasi pertamanya motornya sehat dan saya yakin Vespa-Vespa di Lombok, Vespa-Vespa yang sehat, next-nya juga paling menyesuaikan sama outfit besok yang udah aku siapin dari Jakarta,” ujarnya seraya bercanda bahwa yang terpenting motor tersebut memiliki mesin agar bisa berjalan.
Sementara itu, Kapolres Lombok tengah Eko Yusmiarto, S.I.K., menjelaskan bahwa persiapan untuk acara tersebut sudah mencapai 95% dan melibatkan lebih dari 600 personel baik lokasi start dan finish.
Menurutnya, peserta yang tercatat melalui donasi telah mencapai lebih dari 2.300 orang. Angka ini masih mungkin bertambah karena penjualan tiket online masih berlangsung dan akan dibuka tiket di tempat (on the spot).
“Peserta untuk yang tercatat di kami yang donasi sekitar 2.300-an lebih, tapi masih bisa berkembang karena masih kita ticketing online, kemudian tiket di on spot juga kita akan buka. Nanti mungkin lebih dari itu, dan bahkan mungkin yang tidak tercatat secara donasi mungkin lebih banyak daripada itu,” jelasnya.

































