NESIANEWS.COM – Tim balap asal Indonesia, Niti Racing Team, mulai mematangkan persiapan menjelang gelaran FIM Harley-Davidson Bagger World Cup 2026. Dua pembalap andalannya, Dimas Ekky Pratama (Indonesia) dan Oscar Gutierrez (Spanyol), menjalani sesi latihan perdana di Pertamina Mandalika International Circuit, NTB, Kamis (12/2/2026).
Sesi latihan ini menjadi langkah krusial bagi tim untuk beradaptasi dengan karakter motor Harley-Davidson Bagger sebelum menghadapi seri pembuka di Circuit of The Americas (COTA), Austin, Amerika Serikat.
Bagi Dimas Ekky Pratama, mantan pembalap Moto2 (2017–2021), kategori motor Bagger merupakan tantangan baru yang menuntut penyesuaian teknis berbeda. Mengingat motor dengan spesifikasi khusus World Cup belum tersedia di tanah air, sesi di Mandalika difokuskan pada pengenalan dasar.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
”Di Sirkuit Mandalika kita baru bisa merasakan karakter mesinnya seperti apa. Untuk cornering belum bisa maksimal karena ini bukan simulasi balap penuh, tapi ada poin positif yang bisa diambil, terutama untuk latihan start,” ujar Dimas.
Dimas menambahkan bahwa ia akan meningkatkan intensitas latihan fisik, termasuk interval training, guna menyesuaikan diri dengan durasi balap Bagger World Cup yang cenderung singkat namun intens.
Sementara itu, Oscar Gutierrez mengaku terkesan dengan kualitas Sirkuit Mandalika. Pembalap yang meraih peringkat ketiga klasemen akhir MotoE 2024 ini menilai kombinasi tikungan di Mandalika sangat ideal untuk menguji motor berdimensi besar seperti Harley-Davidson.
”Ini pertama kalinya saya di Mandalika dan sirkuit ini sangat indah. Banyak tikungan cepat dan lambat yang membuatnya sangat menyenangkan untuk dikendarai,” kata Oscar. Ia juga memuji kesiapan sistem digital flag dan profesionalisme kru marshal di sirkuit tersebut.
Principal Niti Racing, Angela Khuu, menegaskan bahwa keikutsertaan mereka adalah misi untuk membawa nama Indonesia ke panggung motorsport global. Menurutnya, status sebagai ajang baru memberikan peluang yang setara bagi semua peserta.
”Kami datang bukan hanya untuk berpartisipasi, tetapi untuk bertarung dan menang. Tantangan terbesar adalah memahami karakter mesin, namun kami optimistis dengan pondasi tim yang kuat,” tegas Angela.
Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria, turut mengapresiasi langkah Niti Racing. Ia menyatakan bahwa Sirkuit Mandalika kini tidak hanya sekadar venue balap, tetapi juga fasilitas berstandar dunia untuk pembinaan talenta nasional.
FIM Harley-Davidson Bagger World Cup 2026 sendiri akan melintasi enam sirkuit legendaris, mulai dari COTA, Mugello, Assen, Silverstone, MotorLand Aragon, hingga Red Bull Ring, dengan total 12 balapan sepanjang musim. (RED/REL)

































