Bupati Lombok Tengah: Kegiatan Pujawali Wujud Pelestarian Tradisi Spiritual dan Nilai Budaya

Rabu, 15 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, S.IP., M.AP., menghadiri kegiatan keagamaan Pujawali yang dilaksanakan oleh umat Hindu di Pura Prajahita Praya, Selasa 14 Januari 2025.

Kehadiran Bupati ini menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap keberagaman agama dan tradisi yang ada di Lombok Tengah.

Dalam acara yang penuh khidmat ini, Bupati Lalu Pathul Bahri menyampaikan apresiasi atas kontribusi umat Hindu dalam menjaga harmoni dan kerukunan antar umat beragama di Lombok Tengah.

BACA JUGA :  Peluang Pathul Maju Ke Pemilihan Gubernur NTB Sangat Terbuka Lebar

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memelihara nilai-nilai toleransi, gotong royong, dan persatuan demi terciptanya kehidupan yang damai dan sejahtera.

BACA JUGA :  Pangdam I/BB Beserta Kapoldasu, Ucapkan Selamat Kepada Burju Simatupang ST Jabat Koordinator DPP SPRI Wilayah Barat

Kegiatan Pujawali di Pura Prajahita Praya merupakan salah satu wujud pelestarian tradisi spiritual yang memiliki nilai budaya tinggi. Umat Hindu memanfaatkan momen ini untuk berdoa, memperkuat keimanan, serta memohon keberkahan untuk kehidupan yang lebih baik.

“Melalui acara ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah berharap masyarakat dapat terus hidup berdampingan dalam keberagaman, dengan semangat saling menghormati dan mendukung satu sama lain dalam berbagai aspek kehidupan,” harapnya.

BACA JUGA :  Umar Tarip Meminta Pemda Tingkatkan Distribusi Alat dan Mesin Pertanian Modern

Kegiatan in, kata Pathul, menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya umat Hindu di Lombok Tengah.

“Semoga kegiatan Pujawali ini memberikan keberkahan, tidak hanya bagi umat Hindu, tetapi juga untuk seluruh masyarakat Lombok Tengah,” tutupnya.

Berita Terkait

Bawa Tenun dan Kerajinan Ketak, Dekranasda Lombok Tengah Tampil di Kriyanusa Jakarta
42 Pelajar Raih Juara di FTBI Lombok Tengah 2026
Sambut MotoGP Mandalika 2026, Ritual Betabeq Digelar di Sirkuit Mandalika
Pascakebakaran, Nyemulaq Awali Kebangkitan Sade
Lestarikan Tradisi, Pemkab Lombok Tengah Gelar Lebaran Ketupat 1447 H sebagai Warisan Generasi
ITDC Dukung Konektivitas Sosial Masyarakat melalui Program Mudik Gratis BUMN 2026 yang Aman dan Berkelanjutan
Pemkab Lombok Tengah Sosialisasikan Buku Pedoman Adat Sasak Masmirah
Sempat Vakum Lima Tahun, The Nusa Dua Festival 2025 Hadir Kembali dengan Kolaborasi Budaya Musik & Keindahan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 05:05 WIB

Bawa Tenun dan Kerajinan Ketak, Dekranasda Lombok Tengah Tampil di Kriyanusa Jakarta

Kamis, 24 September 2026 - 07:07 WIB

42 Pelajar Raih Juara di FTBI Lombok Tengah 2026

Kamis, 17 September 2026 - 08:15 WIB

Sambut MotoGP Mandalika 2026, Ritual Betabeq Digelar di Sirkuit Mandalika

Jumat, 4 September 2026 - 07:33 WIB

Pascakebakaran, Nyemulaq Awali Kebangkitan Sade

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:38 WIB

Lestarikan Tradisi, Pemkab Lombok Tengah Gelar Lebaran Ketupat 1447 H sebagai Warisan Generasi

Rabu, 18 Maret 2026 - 10:07 WIB

ITDC Dukung Konektivitas Sosial Masyarakat melalui Program Mudik Gratis BUMN 2026 yang Aman dan Berkelanjutan

Selasa, 16 Desember 2025 - 22:05 WIB

Pemkab Lombok Tengah Sosialisasikan Buku Pedoman Adat Sasak Masmirah

Minggu, 26 Oktober 2025 - 01:05 WIB

Sempat Vakum Lima Tahun, The Nusa Dua Festival 2025 Hadir Kembali dengan Kolaborasi Budaya Musik & Keindahan

BERITA TERBARU