Oknum TNI AD Diduga Pukul Warga Hingga Jari Nyaris Putus

Jumat, 12 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Seorang oknum anggota TNI AD di Medan Provinsi Sumatra Utara, Kamis 11 Mei 2023 diduga memukuli warga hingga jarinya nyaris putus.

Peristiwa itu, bermula dari adanya proyek pengaspalan jalan di jalan tuba 2, Kecamatan Medan Denai . Sekelompok pemuda setempat yang mengatasnamakan SPSI meminta pekerjaan ke pihak proyek tersebut.

BACA JUGA :  KASTA NTB DPD Lombok Timur Kembali Pertanyakan Progres Laporan Galian C ke Polda NTB

Setelah bertemu dengan Oknum TNI AD berinisial HS tidak ada kesepakatan atau pekerjaan yang bisa dikerjakan oleh Pemuda setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Malah oknum TNI AD tersebut arogan menganiaya warga yang datang ke lokasi dengan cara memukul pakai alat cangkul, sehingga jari tangan nyaris putus,”ujar Rizky Zulianda, salah satu dari warga setempat.

BACA JUGA :  Gubernur Iqbal Targetkan Dua Bulan Rampungkan Perbaikan Dapodik

Adapun korbannya bernama Andi Gunawan Nasution 37 tahun dengan alamat Gang Mesjid, kelurahan Tegal Sari Mandala 3, Kecamatan Medan Denai,jalan tuba 2.

“Perjanjian kerja dihubungi melalui telepon namun memaki. Jadi gimana pak ,kami mau kerja langsung “dipiting” oleh oknum TNI AD tersebut,”jelas nya lagi.

BACA JUGA :  Semangat Berbagi dalam Kebersamaan, ITDC Gelar Buka Bersama, Santunan dan Bagikan Paket Sembako

Setelah peristiwa tersebut, korban langsung dilarikan ke klinik terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

Setelah peristiwa tersebut, sejumlah frame video yang memperlihatkan aksi oknum tentara terebut beredar di media sosial.

Terpisah, Kapendam Letkol Inf Riko Julyanto Siagian, saat dikonfirmasi Wartawan, menyatakan belum bisa memberikan keterangan apapun.

Berita Terkait

Terjaring OTT KPK, Bupati Lombok Barat Dibawa ke Jakarta!
Aksi Damai Pemuda Batujai: Transparansi Proyek, Bansos, dan Pelayanan Desa Jadi Tuntutan
Semua Fakta dan Alat Bukti Siap Dibuka dalam Sidang Korupsi Pengadaan Dump Truck Rabu Depan
Kasta NTB Soroti Pengelolaan DBHCHT 2026, Desak Anggaran Berpihak pada Petani Tembakau
Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Terus Benahi Potensi Pendapatan Daerah
Di Balik Video Viral Penangkapan Warga di Praya Barat Daya, Ini Penjelasan Kuasa Hukum
Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara
Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng
Berita ini 35 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 20:16 WIB

Aksi Damai Pemuda Batujai: Transparansi Proyek, Bansos, dan Pelayanan Desa Jadi Tuntutan

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:39 WIB

Semua Fakta dan Alat Bukti Siap Dibuka dalam Sidang Korupsi Pengadaan Dump Truck Rabu Depan

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:25 WIB

Kasta NTB Soroti Pengelolaan DBHCHT 2026, Desak Anggaran Berpihak pada Petani Tembakau

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:53 WIB

Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Terus Benahi Potensi Pendapatan Daerah

Senin, 29 Juni 2026 - 14:10 WIB

Di Balik Video Viral Penangkapan Warga di Praya Barat Daya, Ini Penjelasan Kuasa Hukum

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:55 WIB

Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:38 WIB

Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:47 WIB

Kejari Lombok Tengah Berhasil Lelang Aset Koruptor Rp2,66 Miliar

BERITA TERBARU