ITDC Raih Penghargaan Tertinggi “Sapphire” pada Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026

Sabtu, 23 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) meraih predikat Sapphire, yakni penghargaan tertinggi pada ajang Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2026 yang diselenggarakan Hukumonline, di Le Meridien Hotel Jakarta, hari Jumat (22/5).

Pencapaian ini menjadi pengakuan atas konsistensi perusahaan yang intensif memperkuat tata kelola, pengendalian risiko, dan kepatuhan hukum sebagai fondasi pengembangan bisnis yang sehat, adaptif, dan berkelanjutan.

Penghargaan ini diukur dari tingkat implementasi kepatuhan perusahaan berdasarkan kompleksitas karakteristik bisnis dan lingkungan regulasi yang dihadapi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penilaian dilakukan terhadap berbagai aspek, mulai dari tata kelola perusahaan, mitigasi risiko, sistem pengendalian internal, hingga konsistensi penerapan prinsip keberlanjutan dalam operasional bisnis.

BACA JUGA :  4 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi Pengadaan Dump Truck dan Arm Roll Dinas Lingkungan Hidup Lombok Tengah

Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, menyampaikan bahwa penghargaan ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menerapkan tata kelola proses bisnis yang transparan dan akuntabel, sekaligus memperkuat fondasi perusahaan di tengah perkembangan industri pariwisata yang semakin dinamis.

“Penghargaan ini menjadi apresiasi atas upaya seluruh insan ITDC dalam menjaga integritas proses bisnis dan memperkuat fondasi tata kelola perusahaan. Kami percaya, tata kelola yang kuat tak hanya membangun kepercayaan para pemangku kepentingan, tetapi juga sebagai elemen penting dalam memastikan keberlangsungan pengembangan destinasi pariwisata kelas dunia,” ujar Ahmad Fajar.

Penghargaan ini sekaligus menegaskan komitmen ITDC dalam memperkuat praktik tata kelola perusahaan yang terus dikembangkan, guna memastikan seluruh proses bisnis berjalan secara prudent, akuntabel, dan selaras dengan dinamika regulasi.

BACA JUGA :  Tunjukkan Perkembangan Positif, Bumdes Maju Mandiri Segala Anyar Sumbang Rp 23 Juta untuk PADes 2025

Sebagai pengembang dan pengelola destinasi pariwisata, ITDC menjalankan model bisnis dengan spektrum regulasi yang luas. Yaitu mencakup pengelolaan kawasan, investasi, pengembangan infrastruktur, pengelolaan lingkungan, hingga kemitraan usaha yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Sebagai bagian dari InJourney Group, ITDC terus memperkuat kualitas pengelolaan perusahaan melalui penguatan sistem pengendalian internal, pengelolaan risiko secara terintegrasi, kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, serta peningkatan kualitas pengambilan keputusan bisnis yang prudent dan berorientasi jangka panjang.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengembangan dan pengelolaan Destinasi Pariwisata Kelas Dunia, yaitu The Nusa Dua di Bali, The Mandalika di Nusa Tenggara Barat, dan The Golo Mori di Nusa Tenggara Timur.

BACA JUGA :  Nursiah Dorong Seluruh Desa di Loteng untuk Bersaing dalam Penurunan Angka Stunting

Ketiga destinasi dikembangkan dengan menempatkan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, serta manfaat sosial bagi masyarakat sebagai bagian dari penciptaan nilai jangka panjang.

“Di tengah pertumbuhan sektor pariwisata yang kian dinamis, kami meyakini bahwa destinasi pariwisata harus dikelola secara bertanggung jawab, dengan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, aspek sosial, lingkungan, serta tata kelola yang baik agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. Penghargaan ini menjadi dorongan bagi ITDC untuk terus memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang adaptif, transparan, dan berorientasi jangka panjang dalam setiap proses bisnis dan pengelolaan kawasan ,” tutup Ahmad Fajar. (rls/red)

Berita Terkait

PAD Ditargetkan Tembus Rp36 Miliar, Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Gandeng PLN dan Bapenda Cegah Korupsi Pajak Listrik
Kolaborasi ITDC dan Kopassus Perkuat Sistem Pengamanan The Mandalika
600 Peserta Hadiri Rapat Tahunan Nasional Induk Koperasi Kredit Tahun Buku 2025 Digelar di GMCC
HPN Bekasi Raya 2026 kehadiran Ketua DPRD dan Ketua MUI Kota Bekasi jadi Simbol Penghormatan kepada Pers
Kejari Lombok Tengah Amankan Hak Sipil 112 Anak Rentan Lewat Program JAGOAN
Kejari Lombok Tengah Dorong PPAT Tingkatkan PAD dan Petakan Mafia Investasi Berkedok Konsultan
Lindungi Lahan Pertanian, NTB Mulai Arahkan Perumahan Vertikal
ITDC Raih Predikat Role Model Pengelolaan Pariwisata Hijau dari Tirbun Bali
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:34 WIB

PAD Ditargetkan Tembus Rp36 Miliar, Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Gandeng PLN dan Bapenda Cegah Korupsi Pajak Listrik

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:51 WIB

Kolaborasi ITDC dan Kopassus Perkuat Sistem Pengamanan The Mandalika

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:25 WIB

600 Peserta Hadiri Rapat Tahunan Nasional Induk Koperasi Kredit Tahun Buku 2025 Digelar di GMCC

Senin, 15 Juni 2026 - 10:19 WIB

HPN Bekasi Raya 2026 kehadiran Ketua DPRD dan Ketua MUI Kota Bekasi jadi Simbol Penghormatan kepada Pers

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:56 WIB

Kejari Lombok Tengah Amankan Hak Sipil 112 Anak Rentan Lewat Program JAGOAN

Minggu, 31 Mei 2026 - 04:59 WIB

Kejari Lombok Tengah Dorong PPAT Tingkatkan PAD dan Petakan Mafia Investasi Berkedok Konsultan

Minggu, 31 Mei 2026 - 04:49 WIB

Lindungi Lahan Pertanian, NTB Mulai Arahkan Perumahan Vertikal

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:35 WIB

ITDC Raih Predikat Role Model Pengelolaan Pariwisata Hijau dari Tirbun Bali

BERITA TERBARU